News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi Yudisial Diminta Pantau Perkara PK Alex Denni, Ini Alasannya

PBHI meminta KY untuk mengawasi permohonan perkara PK mantan Deputi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Alex Denni.
Kamis, 13 Februari 2025 - 16:55 WIB
Komisi Yudisial (KY) diminta untuk melakukan pengawasan terhadap proses permohonan perkara Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh mantan Deputi KemenPAN-RB Alex Denni.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Badan Pengurus Nasional Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Julius Ibrani meminta Komisi Yudisial (KY) mengawasi permohonan perkara Peninjauan Kembali (PK) mantan Deputi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Alex Denni.

PBHI juga meminta Komisi Yudisial lakukan pengawasan terhadap Mahkamah Agung (MA) yang memeriksa dan mengadili perkara Alex Denni di tingkat PK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini PBHI sampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai.

Julius mengatakan, berkas perkara Alex Denni untuk pemeriksaan pada tingkat PK telah dikirimkan sebanyak dua kali kepada Kepaniteraan Mahkamah Agung.

Namun, hingga saat ini berkas PK perkara tersebut belum diterima Kepaniteraan MA sehingga belum terdapat nomor register perkara PK. 

tvonenews

Padahal, berdasarkan pedoman yang dirilis MA, Panitera harus segera mengirimkan berkas perkara permohonan PK ke MA dalam waktu 30 hari setelah pemeriksaan persidangan selesai.

Sementara Alex Denni, yang telah menjalani masa hukumannya selama delapan bulan dari vonis 1 tahun penjara, telah mengajukan PK melalui Pengadilan Negeri Bandung sejak 12 Desember 2024.

“Berkas PK yang hingga saat ini belum diterima di Kepaniteraan MA merupakan bentuk undue delay atau pelambatan proses hukum yang menghambat jalannya peradilan. Hal ini berpotensi melanggar prinsip peradilan yang cepat, sederhana, dan berbiaya ringan sebagaimana diamanatkan UU Nomor 48 Tahun 2009,” ujar Julius dalam keterangannya, Kamis (13/2/2025). 

Selain itu, Julius menerangkan, tidak diunggahnya informasi terkait perkara tersebut dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) MA serta tidak disampaikannya informasi kepada kuasa hukum maupun pihak pencari keadilan bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik dan transparansi proses keadilan.

“Keadaan ini menimbulkan ketidakadilan serta ketidakpastian hukum bagi para pencari keadilan,” imbuh Julius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karenanya, dalam rangka mengungkap kebenaran materiil guna mewujudkan keadilan yang hakiki serta memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi peradilan, PBHI meminta Komisi Yudisial RI perlu segera mengambil tindakan yang sesuai dengan kewenangannya.

Selain melakukan pengawasan terhadap MA yang memeriksa dan mengadili perkara di tingkat PK, PBHI meminta KY memanggil dan memeriksa Pengadilan Negeri Bandung terkait berkas perkara tindak pidana korupsi dalam pemeriksaan pada tingkat PK atas nama terpidana Alex Denni yang saat ini belum diterima di Kepaniteraan MA meski telah dikirim kepada Panitera MA pada 12 Desember 2024. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dipuji sebagai Kuota Asia Terbaik di V-League, Zhong Hui Blak-blakan soal Peran Besar Ratu Voli Korea

Dipuji sebagai Kuota Asia Terbaik di V-League, Zhong Hui Blak-blakan soal Peran Besar Ratu Voli Korea

Pemain anyar Red Sparks, Zhong Hui, menjadi sorotan setelah tampil impresif pada ajang NH Nonghyup Yeosu Cup 2026. Kenang Peran besar Kim Yeon-koung.
Videonya Viral di Medsos, Ruben Onsu Layangkan Tiga Laporan ke Polda Metro Jaya

Videonya Viral di Medsos, Ruben Onsu Layangkan Tiga Laporan ke Polda Metro Jaya

Ruben Onsu jadi sorotan setelah viral videonya di media sosial, yang menunjukkan ia sedang panggilan video (video call) dengan seorang pria.
Vale Indonesia Dorong Pertumbuhan UMKM Melalui Rumah Oleh-Oleh Telaloa

Vale Indonesia Dorong Pertumbuhan UMKM Melalui Rumah Oleh-Oleh Telaloa

PT Vale Indonesia Tbk (Vale Indonesia) memberikan pendampingan hingga mendorong peningkatan peluang pemasaran bagi pelaku UMKM melalui Rumah Oleh-Oleh Telaloa
Persib Bandung Bidik Kemenangan Beruntun di ACL Two 2026/2027, Marc Klok Ingin Maung Bandung Sapu Bersih 6 Poin

Persib Bandung Bidik Kemenangan Beruntun di ACL Two 2026/2027, Marc Klok Ingin Maung Bandung Sapu Bersih 6 Poin

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, menegaskan ambisi Maung Bandung untuk melanjutkan tren kemenangan di gelaran AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.
Viral Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Diduga Sarapan di Singapura saat Karhutla, Ternyata Segini Harta Kekayaannya

Viral Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Diduga Sarapan di Singapura saat Karhutla, Ternyata Segini Harta Kekayaannya

Foto Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yang viral diduga sarapan di Singapura saat karhutla menjadi sorotan. Simak rincian harta kekayaannya berdasarkan LHKPN 2025.
Netflix Beri 'Hadiah' untuk Juara Piala Dunia 2026, Eksklusif Siarkan Edisi 2030 di Spanyol

Netflix Beri 'Hadiah' untuk Juara Piala Dunia 2026, Eksklusif Siarkan Edisi 2030 di Spanyol

Netflix resmi mendapatkan hak eksklusif untuk menayangkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2030 secara langsung bagi penonton di Spanyol dan Andorra.

Trending

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Cara Nonton Aksi Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Hyundai Hillstate Lawan Expressway Hi-Pass Hari Ini

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya bersama Hyundai Hillstate saat melawan Expressway Hi-Pass di laga perdana.
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 
Zhong Hui 'Gendong' Red Sparks di KOVO Cup 2026, Sosok Megawati Hangestri Perlahan Tergantikan

Zhong Hui 'Gendong' Red Sparks di KOVO Cup 2026, Sosok Megawati Hangestri Perlahan Tergantikan

Outside Hitter asal China Zhong Hui mulai bisa mengambil alih peran sebagai mesin poin di KOVO Cup 2026, fans Red Sparks perlahan lupakan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral