News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Buah Hercules Mendadak Tantang Sahroni, Minta Ketemu Langsung Bawa Saor Siagian, Ada Apa?

Ketua Umum GRIB Jaya Hercules masih menjadi perbincangan. Jika sebelumnya ia langsung turun, kini anak buahnya berani menantang Ahmad Sahroni dan Saor Siagian.
Rabu, 21 Mei 2025 - 11:08 WIB
Anak Buah Hercules Meradang Gara-Gara Ucapan Sahroni, Sekjen GRIB Beri Sindiran Menohok: Anda Preman Berkedok DPR
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut panjang perseteruan GRIB Jaya dan Hercules, kini bukan dengan purnawirawan TNI tapi dengan anggota DPR dan advokat.

Hercules sebelumnya jadi perhatian setelah melontarkan pernyataan tak patut terhadap perwira tinggi purnawirawan TNI Sutiyoso dan Rodon Pedrason.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hercules mengatakan bahwa Sutiyoso sebagai "bau tanah" sementara Rodon Pedrason disebutnya sebagai "jenderal ompong".

Meski sempat memanas, namun kini pria bernama asli Rosario de Marshal itu sudah meminta maaf atas perintah Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman.

Namun, nampaknya perseteruan yang melibatkan GRIB Jaya ini belum berakhir.

Giliran anak buah sang mantan preman maju ke depan, menantang beberapa orang tak terduga.

Ia adalah Sekjen GRIB Jaya, Zulfikar. Tangan kanan Hercules ini mendadak menatang Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dan advokat Saor Siagian.

Rasa kesal Zulfikar ini pun tak main-main. Pernyataan tegasnya diunggah dalam akun YouTube GRIB Jaya Jakarta.

Di dalam video YouTube tersebut, Nampak Sahroni mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi polisi yang menangkapi anggota GRIB Jaya yang memang bermasalah.

"Sekarang kita pingin tahu sejauh mana kecepatan selanjutnya satgas premanisme yang masih ada, jangan cuma tangkap yang kecil-kecil," kata politikus Partai NasDem itu dalam cuplikan program Kontroversi Metro TV.

Menanggapi pernyataan Sahroni, Zulfikar mengaku kecewa. Ia menyayangkan ucapan dari wakil rakyat tersebut.

"Kami menyayangkan hal itu. Bung, kami ini rakyat lho Bung. Kami ini rakyat Republik Indonesia. Orang GRIB Jaya itu orang yang resmi terdaftar di negara Republik Indonesia," ujar anak buah Hercules itu.

Menurutnya, jika memang GRIB Jaya dan Hercules dinilai telah melakukan kesalahan, maka ia minta didampingi dan diayomi.

Akhirnya, Zulfikar pun menantang Sahroni dan juga advokat Saor Siagian yang sempat mengecam Hercules dalam sidang Komisi III DPR RI beberapa Waktu lalu.

Ia meminta agar dua sosok itu bisa berhadapan langsung dengannya dan melanjutkan diskusi tentang ormas dan premanisme.

"Saya tunggu Anda bersama saudara Saor Siagian. Yuk, kita diskusi bareng," ujar dia.

Menurutnya, jika ingin membicarakan GRIB Jaya termasuk juga Hercules, maka datangkan juga pihak dari ormas tersebut.

Oleh karenanya, ia menantang agar Sahroni dan Saor Siagian mau berdiskusi secara terbuka membicarakan masalah ini. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Selengkapnya

Viral