News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Keluarga soal Temuan Obat CTM dan Paracetamol dalam Tubuh Diplomat Arya Daru

Keluarga dari Arya Daru Pangayunan diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan meninggal dunia secara tragis di Jakarta angkat bicara terkait -
Kamis, 31 Juli 2025 - 17:59 WIB
Reaksi Keluarga soal Temuan Obat CTM dan Paracetamol dalam Tubuh Diplomat Arya Daru
Sumber :
  • Istimewa - Pixabay

Jakarta, tvOnenews.com – Keluarga dari Arya Daru Pangayunan diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan meninggal dunia secara tragis di Jakarta angkat bicara terkait hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri yang mengungkap adanya kandungan obat CTM (Chlorpheniramine) dan Paracetamol dalam tubuh korban.

Kakak ipar Arya Daru Meta Bagus menyampaikan bahwa konsumsi kedua jenis obat tersebut merupakan hal yang wajar dan lazim dilakukan masyarakat saat mengalami keluhan kesehatan ringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Namanya orang yang sakit itu kan lumrah ya. Kadang kita pusing ya minum Paracetamol, kadang kalau pas lagi sembelit ya obat sembelit dan lain sebagainya,” ujar Meta saat ditemui tvOne di kediaman keluarga di kawasan Banguntapan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Selasa (29/7/2025) malam.

Pihak keluarga Arya Daru berbeda pandangan soal pernyataan polisi sebut ADP bunuh diri.
Pihak keluarga Arya Daru berbeda pandangan soal pernyataan polisi sebut ADP bunuh diri.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube tvOne

 

Sebelumnya Polda Metro Jaya telah mengumumkan hasil penyelidikan awal penyebab kematian Arya Daru. Berdasarkan temuan di lapangan, korban disebut meninggal akibat kehabisan napas. 

Saat ditemukan di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kepala Arya dalam kondisi terlilit lakban.

Meski demikian pihak keluarga menolak anggapan bahwa Arya Daru meninggal karena bunuh diri. Meta dengan tegas menyatakan bahwa pihak keluarga meyakini ada kejanggalan dalam kematian tersebut.

“Kami meyakini bahwa almarhum tidak seperti itu (bunuh diri),” ungkap Meta.

Ia menambahkan keluarga saat ini masih berada dalam suasana duka mendalam. Di tengah situasi sulit, mereka memilih untuk fokus menjaga kondisi psikologis anak-anak Arya Daru yang ditinggalkan.

“Kami ini sedang fokus untuk tetap menjaga hati dan pikiran dari anak-anak almarhum. Karena kan seperti kita ketahui ini juga bukan proses yang mudah, kita semua tahu lah situasinya seperti ini. Ini sangat berat bagi kami,” tuturnya.

Barang Bukti Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru
Barang Bukti Kasus Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

 

Meta pun mengajak masyarakat dan media untuk ikut mengawal proses penyelidikan yang masih terus berjalan. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan luas publik terhadap kasus ini.

“Kami sangat-sangat menghargai sekali dukungan dari teman-teman media, dari seluruh masyarakat Indonesia mengenai kasus ini. Kami percaya bahwa kita semua bagian dari masyarakat ini percaya bahwa keadilan adalah milik bersama. Pada waktunya nanti kami juga percaya kebenaran akan terungkap dengan terang dan membawa keadilan dan ketenangan bagi baru, juga bagi yang ditinggalkan,” kata Meta.

Diketahui sebelumnya tim Puslabfor Polri yang diwakili oleh Adelano menjelaskan bahwa sebelum meninggal dunia Arya Daru sempat mengonsumsi beberapa jenis obat.

“Adanya konsumsi paparan obat sebelum kematian. Seluruh hasil pemeriksaan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang diserahkan kepada penyidik,” jelas Adelano saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Obat yang dikonsumsi di antaranya CTM dan Paracetamol. Adelano menyebut CTM merupakan antihistamin yang digunakan untuk meredakan alergi dan memiliki efek mengantuk, sementara Paracetamol dikenal sebagai pereda nyeri dan demam. Kombinasi kedua zat tersebut umum ditemukan dalam obat flu.

Pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian diplomat muda yang dikenal berdedikasi tersebut.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.
Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memberikan apresiasi kepada suporter setelah skuad Garuda menahan Malaysia di lanjutan ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral