News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelajar Dilarang Ikut Demo, Ratusan Siswa Diamankan Polisi saat Menuju DPR

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyayangkan masih adanya pelajar yang mencoba terlibat dalam aksi unjuk rasa bersama para buruh.
Kamis, 28 Agustus 2025 - 15:23 WIB
Aksi mahasiswa unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, dipukul mundur petugas, Kamis (28/8).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvonenews.com – Sebanyak 120 pelajar diamankan jajaran kepolisian saat hendak menuju kawasan Gedung DPR/MPR RI untuk mengikuti aksi unjuk rasa yang digelar oleh kelompok buruh, pada Kamis (28/8/2025) pagi.

Para pelajar tersebut dicegah dan diamankan karena dianggap rentan dan tidak memiliki kewenangan untuk ikut serta dalam aksi demonstrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menyayangkan masih adanya pelajar yang mencoba terlibat dalam aksi unjuk rasa.

Ade Ary menuturkan, pada pukul 08.30 WIB pagi tadi, aparat telah mengamankan para siswa yang sebagian besar masih berseragam sekolah.

"Kami sayangkan ini masih terjadi. Ada laporan 120 pelajar yang dicegah, dilindungi, diamankan, dan diayomi oleh anggota karena mereka akan bergerak ke gedung DPR/MPR RI untuk ikut melaksanakan aksi penyampaian pendapat," ujar Ade Ary kepada wartawan, Rabu.

Ia menegaskan bahwa aksi demonstrasi yang digelar hari ini merupakan agenda kelompok buruh, dan hanya pihak yang terdaftar serta mengikuti prosedur yang diperbolehkan menyampaikan pendapat di muka umum.

Dari hasil penyekatan oleh sejumlah Polres di wilayah Polda Metro Jaya, berikut rincian pelajar yang diamankan:

• Polres Metro Bekasi Kabupaten: 48 pelajar, berasal dari Bekasi, Indramayu, dan Cirebon

• Polres Metro Tangerang Kota: 11 pelajar dari wilayah Rincang, Serang

• Polres Metro Bekasi Kota: 29 pelajar, berasal dari Cirebon dan Purwakarta

• Polres Metro Depok: 7 pelajar dari Depok

• Polres Metro Jakarta Pusat: 25 pelajar, berasal dari Indramayu dan Cianjur

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa sebagian besar siswa tersebut berangkat tanpa izin orang tua dan membolos sekolah. Informasi ajakan mengikuti demonstrasi diduga berasal dari media sosial.

"Hasil interogasi di lapangan, mereka memang berniat ikut unjuk rasa. Informasi ajakan didapat dari media sosial. Ini menjadi keprihatinan bersama karena mereka berangkat tanpa izin, bahkan masih berseragam," kata Ade Ary.

Pihak kepolisian kini tengah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder, termasuk Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan orang tua untuk memberikan edukasi kepada para pelajar.

"Tujuannya bukan sekadar mencegah, tapi melindungi anak-anak karena mereka adalah kelompok rentan. Kami akan kumpulkan semua di Polda untuk dilakukan pembinaan bersama," imbuhnya.

Ade Ary menambahkan, belum ada indikasi bahwa para pelajar membawa senjata atau peralatan berbahaya.

Namun, pihaknya tetap melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada pihak yang sengaja mengoordinasikan keterlibatan pelajar dalam aksi hari ini.

"Kami masih mendalami apakah ada pihak yang mengoordinir. Yang pasti, anak-anak ini harusnya belajar, bukan ikut aksi. Mereka pamit dari rumah untuk sekolah, tapi malah ke sini. Ini yang kami cegah," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak, terutama dalam penggunaan media sosial.

"Media sosial ini jangkauannya luas, jangan sampai digunakan untuk memprovokasi anak-anak. Mari bersama jaga ketertiban dan lindungi generasi muda kita," pungkasnya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil 2026 Capai 160 Ribu, Ini Syarat Lengkap dan Cara Daftar CPNS

Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil 2026 Capai 160 Ribu, Ini Syarat Lengkap dan Cara Daftar CPNS

Formasi calon pegawai negeri sipil 2026 capai 160 ribu. Simak syarat CPNS, dokumen wajib, dan cara daftar calon pegawai negeri sipil terbaru.
Prabowo Sindir Keras Pengkritik Dengan Analogi Bangun Jembatan, Tidak Ikut Serta Tapi Banyak Komentar

Prabowo Sindir Keras Pengkritik Dengan Analogi Bangun Jembatan, Tidak Ikut Serta Tapi Banyak Komentar

Prabowo menegaskan perbedaan sikap adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, menurutnya, persoalan muncul ketika kritik tidak diiringi kontribusi nyata.
Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles mengumumkan hasil penyelidikan jaksa terhadap Dean James melalui akun sosial media klub, Rabu (8/4/2026).
Demokrasi Harus Tetap dalam Koridor Hukum, Mahasiswa Serukan Persatuan di Tengah Polemik Pernyataan Politik

Demokrasi Harus Tetap dalam Koridor Hukum, Mahasiswa Serukan Persatuan di Tengah Polemik Pernyataan Politik

Mahasiswa serukan demokrasi tetap dalam koridor hukum usai polemik pernyataan politik. Tekankan persatuan dan stabilitas nasional di tengah dinamika.
Kondisi Finansial Zodiak 9 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 9 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 9 April 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Prabowo Tegaskan Indonesia Masih Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah: Kondisi Kita Lebih Baik dari Bangsa Lain

Prabowo Tegaskan Indonesia Masih Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah: Kondisi Kita Lebih Baik dari Bangsa Lain

Prabowo mengungkapkan bahwa kesimpulan tentang kondisi RI saat ini bukan sekadar asumsi, melainkan hasil analisis data dan laporan yang diterimanya dari jajaran menteri.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana terdapat laga-laga krusial, termasuk Megawati Hangestri akan menjalani big match bersama Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral