News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Prabowo Suruh Purbaya Belajar ke Dirjen Pajak, Begini Respons Menkeu

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa katakan, bahwa Presiden Prabowo Subianto menyuruh dirinya belajar kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Bimo
Senin, 8 September 2025 - 21:49 WIB
Reshuffle Kabinet Dikaitkan dengan Demo Anarkis, Pengamat: Ada Aktor-aktor Lain Jadi Pertimbangan Prabowo
Sumber :
  • tvOnenews - Wildan

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa katakan, bahwa Presiden Prabowo Subianto menyuruh dirinya belajar kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Bimo Wijayanto.

"Saya disuruh (Presiden Prabowo) belajar sama Dirjen Pajak (Bimo Wijayanto)," beber Purbaya dalam Konferensi Pers di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau Anda lihat, biasanya yang konstan (tidak berubah) apa? Tax ratio (rasio pajak) kan konstan, tax per PDB (produk domestik bruto). Let's say kita enggak bisa dalam waktu dekat untuk meningkatkan tax, ya kita percepat pertumbuhan ekonominya. Kira-kira begitu," jelasnya.

Purbaya menegaskan memang tidak ada arahan khusus dari Presiden Prabowo soal menggenjot penerimaan negara. Akan tetapi, ia akan melihat bagaimana keadaan di internal Kemenkeu.

Ia juga menjawab soal nasib pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN). Namun menurutnya badan khusus seperti itu tak ada di dunia sehingga lebih baik mengoptimalkan sistem yang sudah ada saat ini.

"Belum ada (arahan pembentukan BPN). Kayaknya suka-suka saya kelihatannya. Saya tanya, Pak, gimana Pak, boleh enggak saya obrak-abrik?. Saya enggak tahu, karena saya baru, itu kode boleh apa enggak," tuturnya.

"Kalau menurut saya, yang langsung di bawah presiden, seperti yang Anda dengar-dengar itu, di dunia itu gak ada yang seperti itu. Kalau kita buat, kita sendirian, nanti aneh lagi. Jadi, kita akan optimalkan sistem yang ada," beber Purbaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan dia katakan,  kebiasaan jelek pemimpin anyar adalah mengobrak-abrik instansi, lalu membuat hal lain demi meninggalkan tonggak baru. Purbaya mengklaim dirinya tidak akan bertindak begitu, melainkan fokus mengoptimalkan sistem yang ada.

"Yang berhenti-berhenti kita optimalkan. Yang sudah jalan kita percepat lagi. Jadi, semua mesinnya bukan mesin baru. Ini mesin lama, tapi kita buat lebih bagus lagi ke depannya. Ini orang pintar-pintar semua di sini," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral