GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nadiem Dibidik KPK Usai Jadi Tersangka Korupsi oleh Kejagung, Hotman Paris Bocorkan Pengakuan soal Kasus Google Cloud

Nadiem Makarim tetap masuk radar KPK dalam kasus dugaan korupsi Google Cloud meski saat ini Kejagung telah menetapkannya sebagai tersangka kasus korupsi Chromebook.
Selasa, 9 September 2025 - 01:35 WIB
Hotman Paris membeberkan pengakuan Nadiem Makarim soal kasus pengadaan Google Cloud yang sedang ditangani KPK.
Sumber :
  • Kejagung/IG Hotman Paris

Jakarta, tvOnenews.com - Pengacara Hotman Paris Hutapea buka suara soal kasus dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang kini menjadi sorotan.

Pasalnya, kasus yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  ini juga menyeret-nyeret nama mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus Google Cloud ini berbeda dengan perkara pengadaan Chromebook yang tengah ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).

Sebagaimana diketahui, Nadiem kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung terkait perkara pengadaan laptop Chromebook.

Namun, Hotman Paris selaku kuasa hukum Nadiem menegaskan kliennya membantah keras tudingan soal kasus pengadaan Google Cloud yang ada di meja KPK.

Dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Pusat, Senin (8/9), Hotman membeberkan pengakuan Nadiem saat dirinya menanyakan langsung terkait kasus itu.

“Saya pernah tanya kepada Nadiem, 'Kasus KPK kenapa?’, ‘Itu malah saya makin jauh jauh jauh', katanya. Jawabannya begitu. 'Itu malah saya nggak terlibat langsung’ katanya,” kata Hotman menirukan ucapan Nadiem, dikutip Selasa (9/9/2025).

KPK sebelumnya menyampaikan bahwa saat ini sedang mendalami dugaan korupsi pengadaan Google Cloud sekaligus pengadaan kuota internet gratis di Kemendikbudristek. 

Kedua kasus itu kini kata KPK masih dalam tahap penyelidikan.

Sementara itu, Kejagung fokus pada kasus terpisah, yakni dugaan korupsi dalam program digitalisasi pendidikan tahun 2019-2022 yang melibatkan pengadaan Chromebook.

Hotman juga menyampaikan, Nadiem tidak merasa tertekan meski sudah dipanggil KPK sebagai saksi.

Kata Hotman, mantan Mendikbudristek itu tetap yakin tidak memiliki kaitan dengan kasus yang diselidiki.

“‘Tenang aja gua enggak ada kaitan di sana'. Itu saja jawabannya (Nadiem Makarim),” ungkap Hotman.

Sebelumnya, KPK membuka peluang bahwa Nadiem bisa saja menjadi tersangka meski sudah mengenakan jaket pink di Kejagung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memungkinkan (Nadiem tersangka), seperti dalam perkara Bank BJB itu kan ada satu orang tersangka yang ditetapkan oleh KPK dan juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/9).

Sejumlah pihak yang sudah dimintai keterangan oleh KPK terkait kasus Google Cloud itu adalah mantan Staf Khusus Nadiem, yakni Fiona Handayani pada 30 Juli 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Bongkar Akar Korupsi dari Pelayanan Publik, Perizinan hingga Bansos Jadi Sorotan Ombudsman

KPK Bongkar Akar Korupsi dari Pelayanan Publik, Perizinan hingga Bansos Jadi Sorotan Ombudsman

KPK dan Ombudsman RI memperkuat kerja sama pencegahan korupsi di sektor pelayanan publik, mulai dari perizinan hingga bantuan sosial.
Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, Penyebab Utama Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara, Roy sebut Dampak Perbuatan Nadiem

Terungkap, penyebab utama eks Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device
Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Bikin Deg-degan, Baru Beli Langsung ‘Boncos’ Rp183 Ribu per Gram

Harga emas Antam hari ini turun dengan selisih buyback mencapai Rp183 ribu per gram. Simak update terbaru dan hitungan untung ruginya.
Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Sama-sama Kesulitan di F1 2026, Ralf Schumacher Sebut Ini Sudah Waktunya Lewis Hamilton dan Fernando Alonso untuk Pensiun

Mantan pembalap Formula 1, Ralf Schumacher, mendesak dua pembalap senior di F1 2026, Lewis Hamilton dan Fernando Alonso, pertimbangkan pensiun pada akhir musim.
DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

DPR Minta Pemerintah Beri Kebijakan Afirmatif untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK

Nasib guru honorer di Indonesia menjadi pertanyaan sebagian publik, bahkan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad minta pemerintah memberi
Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Omongan Jujur Pengamat Belanda, Sebut Curacao Bisa Kalah dari Timnas Indonesia Meski Berstatus Peserta Piala Dunia 2026

Pengamat sepak bola Belanda menyindir Curacao jelang Piala Dunia 2026, bahkan menyebut mereka bisa kalah dari Timnas Indonesia jika kedua tim bertemu.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral