GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berat! Eks Kabareskrim Singgung Permintaan Maaf Resbob kepada Masyarakat Sunda, Ternyata...

Eks Kabareskrim Susno Duadji mengapresiasi jajaran Polda Jabar yang berhasil mengungkap dan menangkap Resbob dari pelariannya di Semarang, Jawa Tengah.
Rabu, 17 Desember 2025 - 14:24 WIB
Konten Kreator Adimas Firdaus alias Resbob sudah pakai baju tahanan hijau di Mapolda Jabar
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Susno Duadji menanggapi kasus dugaan ujaran kebencian yang menimpa konten kreator Muhamad Adimas Firdaus alias Resbob.

Sebelumnya, Susno Duadji mengapresiasi jajaran Polda Jabar yang berhasil mengungkap dan menangkap Resbob dari pelariannya di Semarang, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi tepat sekali, apa yang dilakukan. Ini dikenakan Undang-undang ITE dan pasalnya adalah 45 tentang penyebaran, ujaran kebencian, permusuhan terhadap suatu kelompok (Suku Sunda), dengan ancaman cukup berat 6 tahun penjara," kata Susno dikutip dari YouTube KompasTV, Selasa (16/12/2025).

Mantan Kabaresrim Mabes Polri Susno Duadji
Mantan Kabaresrim Mabes Polri Susno Duadji
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Eks Kabareskrim mengatakan kasus ujaran kebencian oleh Resbob ini harus jadi pelajaran bagi seluruh masyarakat.

"Siapapun yang suka bermain di media sosial, baik di YouTube, Facebook, Instagram, dan di X. Kita bebas menyampaikan pendapat, bebas memberikan sesuatu di media sosial, tapi janganlah melakukan suatu hal-hal yang mengarah kepada tindak pidana. Kalau ini jelas tindak pidana," jelasnya.

Sejauh ini pasal yang disangkakan terhadap Resbob sudah tepat. Namun kemungkinan masih akan ada pasal yang disangkakan setelah yang bersangkutan diperiksa polisi.

"Nantinya akan berkembang dalam pemeriksaan. Nah nantinya setelah diperiksa langsung, disidik, diberita acara, saya yakin akan bisa bertambah lagi pasalnya," katanya. 

Menurut Susno, kasus ini akan memberatkan Resbob, ketika sang konten kreator mengetahui risiko postingannya tersebut.

"Kemudian yang memberatkannya, bahwa dia mestinya bisa berpikir karena dia adalah seorang mahasiswa yang cukup terpelajar. Mestinya dia tahu, jangan sampai hanya untuk tujuan tertentu, misalnya mencari follower, kemuadin membuat sesuatu postingan yang menarik perhatian. Tapi bukan hanya menarik, tapi kemudian menimbulkan kemarahan," tuturnya.

Selain itu, yang memberatkan adalah Resbob sempat mencoba melarikan diri ke sejumlah tempat di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Jelas karena dia kabur berarti dia menghindar dari tanggung jawab, itu yang memberatkan. Beda kalau dia langsung begitu peristiwa dia menyerahkan diri, menyesali, itu lain. Kalau sekarang tertangkap dulu setelah kabur, bersembunyi, baru minta maaf. Permintaan maaf tidak menghapuskan tindak pidana begitu," tambahnya.

Bahkan, dua rekan Resbob yang ikut diperiksa polisi, bisa ikut terseret dalam kasus ini.

"Apakah turut serta membantu atau apa, nanti akan terungkap dari hasil pemeriksaan tersangka. Sejauh mana peran yang memberikan bantuan itu," katanya. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daging Kurban Dimasak dan Dimakan Bersama oleh Panitia, Memangnya Boleh? Begini Penjelasan Buya Yahya

Daging Kurban Dimasak dan Dimakan Bersama oleh Panitia, Memangnya Boleh? Begini Penjelasan Buya Yahya

Bolehkah daging kurban dimasak dan dimakan bersama-sama oleh panitia? Simak penjelasan Buya Yahya mengenai syariat pembagian daging kurban Idul Adha.
Kemenag Geram Ibadah GMS Bantul Dibubarkan Massa, Stafsus Menag Minta Kapolda DIY Segera Tangkap Pelaku

Kemenag Geram Ibadah GMS Bantul Dibubarkan Massa, Stafsus Menag Minta Kapolda DIY Segera Tangkap Pelaku

Kemenag mengecam pembubaran ibadah GMS Bantul oleh massa FJI. Stafsus Menag mendesak Kapolda DIY segera menangkap pelaku aksi tersebut.
Insiden Ledakan Kapal Tanker "Bintang Energi" Guncang Dermaga Depot Pertamina Pontianak, Tiga Orang Terluka

Insiden Ledakan Kapal Tanker "Bintang Energi" Guncang Dermaga Depot Pertamina Pontianak, Tiga Orang Terluka

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kawasan perairan Sungai Kapuas pada Senin (25/5/2026) siang. Kapal berjenis tanker bernama "Bintang Energi" milik PT Pertamina Patra Niaga dilaporkan mengalami ledakan hebat saat tengah bersandar.
Tito Karnavian Ungkap 3.800 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Sudah Pulih, Sebagian Siswa Masih Belajar di Tenda

Tito Karnavian Ungkap 3.800 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Sudah Pulih, Sebagian Siswa Masih Belajar di Tenda

Mendagri Tito Karnavian menyebut 3.800 sekolah terdampak banjir Sumatera telah diperbaiki. Namun, sebagian siswa masih belajar di tenda darurat.
Pemulangan 9 WNI Bukti Nyata Efektivitas Diplomasi RI

Pemulangan 9 WNI Bukti Nyata Efektivitas Diplomasi RI

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di kawasan konflik Timur Tengah.
Mualem Ungkap Pemulihan Infrastruktur di Aceh Pasca Banjir Bandang Baru 30 Persen

Mualem Ungkap Pemulihan Infrastruktur di Aceh Pasca Banjir Bandang Baru 30 Persen

Gubernur Mualem mengaku beberapa infrastruktur di Aceh seperti jembatan, jalan raya, hingga sekolah masih mengalami kerusakan dan ada yang belum diperbaiki.

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yakin Indonesia tak akan collape walau rupiah melemah terhadap dolar AS hingga IHSG yang tertekan
Selengkapnya

Viral