GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Periksa Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Usut Aliran Dana Dalam Kasus Suap Proyek yang Seret Bupati Ade Kuswara Kunang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap ijon proyek yang menyeret nama Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Selasa, 13 Januari 2026 - 00:50 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno (kanan) menjawab pertanyaan wartawan sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (12/1).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap ijon proyek yang menyeret nama Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Kali ini, KPK memanggil Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Nyumarno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, bahwa pihaknya terus mendalami aliran dana dari para tersangka atas kasus ini.

"Terus melakukan pendalaman terkait dengan dugaan-dugaan aliran uang dari para tersangka, yaitu saudara ADK, HMK, dan juga SRJ ini," katanya, Senin (12/1/2026).

Diketahui, di hari yang sama juga, KPK memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra (BS).

Pemeriksaan Beni untuk mendalami aliran uang yang masuk kepada dirinya.

"Itu yang kemudian didalami dalam pemeriksaan kali ini," ucapnya.

Sekadar informasi, kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 18 Desember 2025. Dalam OTT kesepuluh sepanjang tahun 2025 tersebut, penyidik KPK mengamankan 10 orang di wilayah Kabupaten Bekasi.

Sehari setelah OTT, tepatnya pada 19 Desember 2025, KPK mengungkapkan bahwa tujuh orang dari sepuluh pihak yang diamankan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Dua di antaranya adalah Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan.

Pada hari yang sama, KPK juga mengumumkan penyitaan uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di Kabupaten Bekasi.

KPK menyatakan Ade Kuswara dan HM Kunang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap, sementara Sarjan berstatus sebagai tersangka pemberi suap.

Sementara itu, dalam pengungkapan kasus ini, KPK panggil mantan Sekdis CKTR Beni Saputra.

Beni sempat mendatangi kantor KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi yang menyeret Ade Kuswara.

Beni tiba di KPK pada pagi hari, dan selesai sekira pukul 17.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat keluar dari gedung KPK, Beni yang menggunakan masker di wajahnya tak mengungkapkan sepatah kata kepada awak media.

Beni langsung bergegas keluar gedung KPK dan naik kendaraan taxi. (aha/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selat Hormuz Ditutup, Pramono Yakin Warga Jakarta Tak akan Panic Buying soal BBM

Selat Hormuz Ditutup, Pramono Yakin Warga Jakarta Tak akan Panic Buying soal BBM

Terkait kekhawatiran lonjakan subsidi energi akibat gejolak harga minyak dunia, Pramono Anung menegaskan belum ada dampak terhadap postur anggaran Pemprov saat ini.
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Gubernur Khofifah dampingi Wapres Gibran tinjau Pasar Gelondong Gede, Kabupaten Tuban.
Hujan dan Angin Puting Beliung Porak-porandakam Pohon dan Bangunan di Sampang, Satu Orang Tewas

Hujan dan Angin Puting Beliung Porak-porandakam Pohon dan Bangunan di Sampang, Satu Orang Tewas

Angin puting beliung disertai hujan deras di wilayah Camplong, Sampang memporak-porandakan sejumlah pohon dan bangunan rumah warga, bahkan dapur warga roboh.
Pemkab Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Rusak Jelang Arus Lebaran

Pemkab Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Rusak Jelang Arus Lebaran

Pemerintah Kabupaten Bekasi kebut perbaikan sejumlah ruas jalan menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Berhasil Finis di P2 saat MotoGP Thailand 2026, Pedro Acosta Malah Beberkan Kelemahan Besar KTM di Sirkuit Buriram

Berhasil Finis di P2 saat MotoGP Thailand 2026, Pedro Acosta Malah Beberkan Kelemahan Besar KTM di Sirkuit Buriram

Rider andalan KTM, Pedro Acosta, benar-benar memberi kejutan pada race perdana MotoGP 2026 yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand akhir pekan kemarin.
John Herdman Minta Tambah 2 Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, PSSI Beri Jawaban Tak Terduga

John Herdman Minta Tambah 2 Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, PSSI Beri Jawaban Tak Terduga

PSSI merespons permintaan John Herdman untuk menaturalisasi dua pemain diaspora baru bagi Timnas Indonesia. Arya Sinulingga menyebut prosesnya masih menunggu jadwal sidang DPR.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT