KPK Periksa Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Usut Aliran Dana Dalam Kasus Suap Proyek yang Seret Bupati Ade Kuswara Kunang
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap ijon proyek yang menyeret nama Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Kali ini, KPK memanggil Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Nyumarno.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, bahwa pihaknya terus mendalami aliran dana dari para tersangka atas kasus ini.
"Terus melakukan pendalaman terkait dengan dugaan-dugaan aliran uang dari para tersangka, yaitu saudara ADK, HMK, dan juga SRJ ini," katanya, Senin (12/1/2026).
Diketahui, di hari yang sama juga, KPK memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra (BS).
Pemeriksaan Beni untuk mendalami aliran uang yang masuk kepada dirinya.
"Itu yang kemudian didalami dalam pemeriksaan kali ini," ucapnya.
Sekadar informasi, kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 18 Desember 2025. Dalam OTT kesepuluh sepanjang tahun 2025 tersebut, penyidik KPK mengamankan 10 orang di wilayah Kabupaten Bekasi.
Sehari setelah OTT, tepatnya pada 19 Desember 2025, KPK mengungkapkan bahwa tujuh orang dari sepuluh pihak yang diamankan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Dua di antaranya adalah Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan.
Pada hari yang sama, KPK juga mengumumkan penyitaan uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di Kabupaten Bekasi.
KPK menyatakan Ade Kuswara dan HM Kunang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap, sementara Sarjan berstatus sebagai tersangka pemberi suap.
Sementara itu, dalam pengungkapan kasus ini, KPK panggil mantan Sekdis CKTR Beni Saputra.
Beni sempat mendatangi kantor KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi yang menyeret Ade Kuswara.
Beni tiba di KPK pada pagi hari, dan selesai sekira pukul 17.00 WIB.
Saat keluar dari gedung KPK, Beni yang menggunakan masker di wajahnya tak mengungkapkan sepatah kata kepada awak media.
Beni langsung bergegas keluar gedung KPK dan naik kendaraan taxi. (aha/dpi)
Load more