GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harta Kekayaan Bupati Pati Sudewo yang Diciduk KPK, Sederet Tanah dan Mobil Mewah Bikin Melongo

KPK menyebut penangkapan Sudewo berkaitan dengan dugaan suap jual beli jabatan perangkat desa. 
Selasa, 20 Januari 2026 - 10:03 WIB
Bupati Pati, Sudewo.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Nama Bupati Pati Sudewo kembali menjadi sorotan publik. Kepala daerah yang sempat menuai protes warga karena kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen itu kini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (19/1/2026).

Hingga kini, KPK belum secara resmi merilis daftar pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, informasi yang beredar menyebutkan Sudewo menjadi salah satu pihak utama yang diamankan dalam operasi senyap lembaga antirasuah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profil dan Riwayat Pendidikan Sudewo

Sudewo merupakan politikus kelahiran Pati, Jawa Tengah, pada 11 Oktober 1968. Ia mengenyam pendidikan dasar di SD Negeri 1 Slungkep, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 1 Kayen dan SMA Negeri 1 Pati.

Pendidikan tinggi ditempuh Sudewo di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dengan meraih gelar Sarjana Teknik Sipil pada 1993. Ia kemudian melanjutkan studi magister dan memperoleh gelar S2 Teknik Pembangunan dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Karier Profesional dan Politik

Usai lulus, Sudewo memulai karier di sektor konstruksi sebagai pegawai PT Jaya Construction pada 1993–1994. Ia lalu beralih ke pemerintahan sebagai tenaga honorer di Departemen Pekerjaan Umum (PU) Kanwil Bali pada 1994–1995.

Pada 2002, Sudewo sempat maju sebagai calon Bupati Karanganyar berpasangan dengan Juliyatmono, meski belum berhasil memenangkan kontestasi. Ia kemudian aktif dalam berbagai agenda politik, termasuk menjadi koordinator tim sukses Pilkada Jawa Timur 2005 dan Pilgub Jawa Tengah 2008.

Karier politiknya kian menguat saat dipercaya menjabat Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi DPP Partai Gerindra pada 2019. Ia juga tercatat sebagai anggota DPR RI selama dua periode, yakni 2009–2013 dan 2019–2024.

Puncaknya, pada Pemilu 2024, Sudewo terpilih sebagai Bupati Pati periode 2025–2030, didampingi Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra.

Harta Kekayaan Sudewo Capai Rp31,5 Miliar

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 11 April 2025 dengan jenis laporan awal menjabat, total harta kekayaan Sudewo tercatat sebesar Rp31.519.711.746 atau sekitar Rp31,5 miliar.

Mayoritas kekayaan tersebut berupa aset tanah dan bangunan senilai Rp17.030.885.000, yang terdiri dari 31 bidang tanah tersebar di Pati, Surakarta, Yogyakarta, Bogor, Pacitan, hingga Tuban.

Selain itu, Sudewo juga memiliki aset alat transportasi dan mesin senilai Rp6.336.050.000, termasuk mobil mewah seperti BMW X5, Toyota Alphard, dan Toyota Land Cruiser. Harta lainnya meliputi surat berharga senilai Rp5.397.500.000, kas dan setara kas Rp1.960.276.746, serta harta bergerak lainnya Rp795.000.000. Sudewo tercatat tidak memiliki utang sehingga total harta kekayaannya mencapai Rp31,5 miliar.

Pernah Diperiksa KPK sebagai Saksi

Sebelum OTT terbaru, Sudewo pernah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pembangunan jalur kereta api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan pada September 2025.

Usai pemeriksaan, Sudewo menyatakan telah memberikan keterangan secara terbuka kepada penyidik.

“Saya dipanggil, dimintai keterangan sebagai saksi, semua pertanyaan saya jawab sejujurnya dan apa adanya,” kata Sudewo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Ia juga menegaskan bahwa uang yang diterimanya tidak berkaitan dengan kasus DJKA.

“Bahwa itu adalah uang pendapatan dari DPR RI, semua perinci, ada pemasukan, pendapatan, ada pengurangan,” ujarnya.

Pada Desember 2025, KPK menyatakan masih mendalami kemungkinan keterlibatan Sudewo.

“Kami sedang mengumpulkan pada setiap perkara ini apa keterlibatannya,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Senin (1/12/2025) malam.

OTT Terbaru dan Pemeriksaan Awal

Dalam OTT Senin (19/1/2026), Sudewo dilaporkan sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolres Pati. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan pihaknya akan segera mengumumkan identitas pihak yang diamankan.

“Ya, nanti kami akan update perkembangannya. Siapa saja yang diamankan, siapa saja yang dilakukan pemeriksaan, nanti kami akan sampaikan,” ujar Budi.

Ia juga mengungkapkan bahwa OTT tersebut turut mengamankan pihak yang diduga berperan sebagai pengepul dari unsur perangkat daerah.

“Ya, di antaranya itu yang diamankan (pengepul), nanti kami akan update secara lebih lengkap lagi,” tuturnya.

Dugaan Jual Beli Jabatan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK menyebut penangkapan Sudewo berkaitan dengan dugaan suap jual beli jabatan perangkat desa. 

“Terkait pengisian jabatan kepala urusan, kepala seksi, ataupun sekretaris desa,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Selasa (20/1/2026). (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kiper Lokal Bersinar, Teja Paku Alam Baru Kebobolan 10 Gol di ISL, Tapi Belum Dipanggil Timnas

Kiper Lokal Bersinar, Teja Paku Alam Baru Kebobolan 10 Gol di ISL, Tapi Belum Dipanggil Timnas

Teja Paku Alam tampil impresif di ISL dengan hanya kebobolan 10 gol dan 15 clean sheet. Namun kiper Persib Bandung ini belum mendapat panggilan Timnas.
Rupiah Jebol Rp17.000, Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Tekan Dolar Amerika Serikat

Rupiah Jebol Rp17.000, Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Tekan Dolar Amerika Serikat

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi fundamental ekonomi menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah gejolak pasar global.
Daftar 23 Pemain yang Diprediksi Masuk Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain yang Diprediksi Masuk Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 mulai terungkap. John Herdman diprediksi mencoret 18 nama, termasuk pemain-pemain dengan nama besar.
Polemik Regulasi Baru F1 2026 Masih Berlanjut, Carlos Sainz Ingatkan Banyaknya Komentar Buruk Bisa Rusak Citra Formula 1

Polemik Regulasi Baru F1 2026 Masih Berlanjut, Carlos Sainz Ingatkan Banyaknya Komentar Buruk Bisa Rusak Citra Formula 1

Perdebatan mengenai regulasi baru F1 2026 kembali memanas usai berakhirnya race pembuka musim ini di Grand Prix Australia yang berlangsung pada akhir pekan lalu
Jelang Sidang Putusan Praperadilan Yaqut, KPK Yakin Menang: Tidak Hanya soal Kerugian Negara

Jelang Sidang Putusan Praperadilan Yaqut, KPK Yakin Menang: Tidak Hanya soal Kerugian Negara

KPK menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Yaqut dalam kasus dugaan korupsi kuota Haji telah berkecukupan alat bukti dan sesuai dengan prosedur.
Gara-gara Elkan Baggott Comeback ke Timnas Indonesia, Skuad Perdana John Herdman Disorot Media Inggris

Gara-gara Elkan Baggott Comeback ke Timnas Indonesia, Skuad Perdana John Herdman Disorot Media Inggris

Kabar mengenai pemanggilan Elkan Baggott ke skuad Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 ternyata ikut mendapat perhatian dari media Inggris. Katanya...

Trending

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Pemanggilan Jay Idzes dan Emil Audero ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menarik perhatian media Italia. Simak selengkapnya.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT