News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringatan Keras Kejagung Imbas Penipuan Pendaftaran CPNS Kejaksaan Semakin Marak: Tidak Ada Ordal!

Melalui Biro Kepegawaian, Kejagung mengimbau isu pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 Kejaksaan RI resmi dibuka mengandung penipuan dan calo.
Jumat, 6 Februari 2026 - 20:03 WIB
Ilustrasi. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan peringatan keras terkait penipuan pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan Republik Indonesia.

Melalui Biro Kepegawaian, Kejagung mengingatkan masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan. Hal ini menyusul isu pembukaan pendaftaran CPNS 2026 di lingkungan Kejaksaan RI kian marak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imbauan dari Kejagung tidak lepas lantaran banyak oknum penipu atau calo mengatasnamakan seleksi rekrutmen CPNS untuk wilayah Kejaksaan RI.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna menegaskan, pihaknya akan terbuka dalam seluruh tahapan seleksi CPNS khususnya di lingkungan Kejaksaan.

"Proses rekrutmen CPNS Kejaksaan RI tidak dipungut biaya," ujar Anang dalam keterangan resminya diterima, Jumat (6/2/2026).

Kejaksaan Tidak Menjamin Kelulusan Seleksi CPNS

Ilustrasi Seleksi CPNS
Ilustrasi Seleksi CPNS
Sumber :
  • Dok. menpan.go.id

Anang menjelaskan, Kejaksaan RI akan melaksanakan seluruh tahapan seleksi CPNS secara objektif. Pihaknya menepis adanya isu menggunakan jalur orang dalam (ordal).

Kejaksaan juga akan bersikap transparan. Pihaknya sangat menghargai hasil jerih payah dan usaha para peserta yang mengikuti seleksi CPNS nanti.

Anang kembali menegaskan, sekalipun ditemukan adanya indikasi ordal, pihaknya tidak akan menjamin kelulusan dari seleksi CPNS.

"Tidak ada jalur khusus, tidak ada orang dalam, dan tidak ada pihak yang bisa menjamin kelulusan!," jelasnya.

2 Poin dari Kejagung Sikapi Seleksi CPNS

Informasi hoaks pembukaan pendaftaran seleksi CPNS 2026 bermula dari unggahan akun TikTok @infocpnskejaksaan. Dalam video itu, akun tersebut menuliskan pendaftaran CPNS Kejaksaan telah dibuka.

Melalui unggahan tersebut, pembukaan pendaftaran CPNS Kejaksaan telah berlangsung dari 30 Januari hingga 27 Februari.

"Info pendaftaran silahkan klik link pendaftaran di bio kami," tulis akun @infocpnskejaksaan dikutip tvOnenews.com, Jumat, 6 Februari 2026.

Terkait hal ini, Kejagung memberikan dua poin utama kepada masyarakat untuk menyikapi oknum penipuan atau calo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertama, masyarakat wajib waspada terhadap para oknum memanfaatkan seleksi CPNS. Masyarakat diminta tidak langsung percaya, apalagi kepada pihak yang mengaku punya koneksi ordal dari Kejaksaan.

Selain itu, banyak sekali oknum penipuan atau calo memberikan tawaran berupa bantuan agar mudah lulus. Dengan cara tersebut, mereka meminta imbalan uang atau bentuk lain guna membalas jasanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral