News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesal dengan Pramusaji di Gedung Pakuan, Dedi Mulyadi Blak-Blakan Bilang Tak Suka dengan Jenis Orang Seperti Ini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi jadi sorotan setelah menegur pramusaji yang bekerja di Gedung Pakuan. Ia blak-blakan ungkap tidak menyukai orang jenis ini.
Minggu, 22 Maret 2026 - 17:31 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menarik perhatian setelah interaksinya dengan dua orang pramusaji di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat.

Di sebuah video yang diunggah oleh YouTube Kang Dedi Mulyadi, sang gubernur menunjukkan rasa kesalnya terhadap seorang pramusaji yang berinteraksi dengannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, dalam rangka Lebaran 2026, pria yang juga dikenal sebagai KDM itu membagi-bagikan uang tunjangan hari raya (THR) kepada para pedagang dan petugas kebersihan di sekitar Gedung Pakuan.

Terlihat beberapa lembar uang rupiah berwarna merah di tangannya. Beberapa warga sekitar tampak mengelilingi sang gubernur yang membagikan THR  di halaman rumah dinasnya itu.

Ia juga sesekali memberikan pesan semangat kepada masyarakat yang menyapanya, mengingatkan agar tak lupa bersyukur dan tak boleh menyerah.

Namun, senyum sang gubernur mendadak berubah ketika ia didatangai dua orang pramusaji. Diketahui, dua pria pramusaji itu bekerja di Gedung Pakuan, melayani tamu atau siapa pun yang hadir di rumah dinas gubernur.

Kejadian itu bermula ketika dua orang pramusaji ikut mendatangi Dedi Mulyadi untuk meminta jatah THR. Namun, kedatangan sang pramusaji tidak disambut baik oleh sang gubernur.

Menurut Dedi, pramusaji yang mendatanginya itu tidak sopan karena terkesan mengejarnya. Ia pun langsung memberikan teguran dan mengatakan agar pramusaji itu menunggu saja THR yang akan diberikan.

Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya
Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi

"Jadi kalau ada orang memberi, nunggu aja jangan nyamper, enggak boleh. Kamu bukan orang miskin," kata Dedi, dikutip Minggu (22/3/2026).

Mantan Bupati Purwakarta ini meminta agar dua pramusaji itu tidak terbiasa minta-minta. Mestinya, mereka berdua lebih tertib karena merupakan pegawai di Gedung Pakuan.

"Ini Gedung Pakuan, enggak boleh punya jiwa miskin," katanya menegaskan.

Di hadapan dua pramusaji itu, Dedi mengungkapkan, dirinya suka memberi, tapi tidak suka jika ada yang meminta. Ia juga menyoroti status dua pegawai Gedung Pakuan tersebut yang menurutnya lebih baik dari para pedagang atau orang dengan pekerjaan tak tetap lainnya.

"Saya suka ngasih, tapi kalau orang yang tiba-tiba (minta) ini saya enggak suka. Apalagi kamu punya gaji kan, dibanding yang lain kamu lebih baik, kan," katanya.

Belum selesai sampai di situ, Dedi kemudian mengatakan bahwa pekerjaan pramusaji tidak melelahkan dibandingkan dengan pekerjaan lainnya seperti tukang sampah. 

Namun, pernyataan itu dibantah oleh sang pramusaji. Ia mengaku juga merasa lelah dengan pekerjaannya. Bantahan itu pun sontak membuat Dedi makin terlihat geram.

"Capek apa, saya tanya? Oke, keluar dari sini kerjanya!," seru Dedi ketika mendengar pengakuan sang pramusaji.

Ia kemudian mengungkapkan bahwa sehari-hari jarang berada di Gedung Pakuan. Selian itu, tamu-tamu pun jarang hadir ke rumah dinas gubernur. Hal ini mestinya membuat pekerjaan di dapur tidak melelahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, menurutnya, pekerjaan di dapur harusnya sangat ringan karena tidak banyak tamu yang harus dilayani setiap harinya. 

Sang pramusaji pun akhirnya mengerti setelah ditegur langsung oleh orang nomor satu Jawa Barat itu. Pria bertubuh kurus itu kemudian meminta maaf kepada Dedi. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akselerasi Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi

Akselerasi Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi

Hingga Juli 2026, PT PLN (Persero) melaporkan bahwa sekitar 9,2 gigawatt (GW) proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) telah memasuki fase eksekusi. 
Bergelimpangan, Sejumlah Peserta Gerak Jalan HUT Ke-81 RI di Pamekasan Pingsan

Bergelimpangan, Sejumlah Peserta Gerak Jalan HUT Ke-81 RI di Pamekasan Pingsan

Sejumlah peserta gerak jalan memperingati HUT RI ke-81 yang diikuti oleh siswa dan siswi di Kabupaten Madura, bergelimpangan di pinggir jalan lantaran pingsan.
Jepang Berniat Berperan Aktif, Motegi Akan Kunjungi Negara Timur Tengah

Jepang Berniat Berperan Aktif, Motegi Akan Kunjungi Negara Timur Tengah

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi, dijadwalkan berkunjung ke Arab Saudi dan Oman pekan depan untuk membahas isu Selat Hormuz.
Media Jerman Ungkap Kabar Terbaru Proses Transfer Striker Keturunan Indonesia Dean Zandbergen ke Klub Bundesliga 2

Media Jerman Ungkap Kabar Terbaru Proses Transfer Striker Keturunan Indonesia Dean Zandbergen ke Klub Bundesliga 2

Dean Zandbergen, striker keturunan Indonesia sekaligus kapten VVV Venlo, dilaporkan diminati Karlsruher SC dan sudah melakukan pembicaraan dengan klub Jerman.
Malaysia Kembali Perkuat Layanan Wisata Medis untuk Pasien Indonesia, Kali Ini di Kawasan Kuching

Malaysia Kembali Perkuat Layanan Wisata Medis untuk Pasien Indonesia, Kali Ini di Kawasan Kuching

Malaysia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu layanan wisata medis di Asia Tenggara, seiring meningkatnya jumlah pasien dari dalam maupun luar negeri yang mencari pelayanan kesehatan spesialis.
Tambang Ilegal Ditutup, Profit PT Timah Disebut Tembus Rp2,7 Triliun dalam 6 Bulan

Tambang Ilegal Ditutup, Profit PT Timah Disebut Tembus Rp2,7 Triliun dalam 6 Bulan

Prabowo menyebut profit PT Timah mencapai Rp2,7 triliun setelah 1.000 tambang ilegal di Bangka Belitung ditutup pada akhir 2025.

Trending

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Momen Puan Maharani Telat Datang ke Sidang Tahunan, Baru Tiba Setelah Prabowo

Momen Puan Maharani Telat Datang ke Sidang Tahunan, Baru Tiba Setelah Prabowo

Ketua DPR RI Puan Maharani telat datang ke Sidang Tahunan MPR RI 2026. Dia tiba setelah Presiden Prabowo Subianto.
Selengkapnya

Viral