Sedang Asyik Bagikan THR, Dedi Mulyadi Tiba-Tiba Naik Pitam Minta Pramusaji Ini Berhenti Bekerja
- Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi sorotan setelah dirinya memberikan teguran kepada pramusaji di Gedung Pakuan sampai memintanya berhenti bekerja.
Dedi Mulyadi dikenal sebagai gubernur yang kerap membagikan aktivitasnya melalui media sosial, salah satunya di dalam YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Pria yang juga dikenal sebagai Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini tak lupa membagikan momen dirinya menghabiskan momen Idulfitri di rumah dinasnya tersebut. Salah satunya ketika ia sedang memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat sekitar.
Di dalam salah satu video yang diunggah YouTube tersebut, terlihat KDM membawa beberapa lembar uang rupiah berwarna merah. Ia kemudian menyapa petugas kebersihan dan pedagang yang ada di sekitar tempatnya bekerja.
Masih sambil menyampirkan sajadah di pundaknya, pria yang pernah menjadi Bupati Purwakarta itu memberikan lembaran uang Rp100 ribu tersebut kepada masyarakat sekitar.
- Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi
Tak perlu waktu lama, sejumlah pedagang dan warga di sekitar mengerubunginya untuk mendapatkan THR dari sang gubernur. Interaksi itu pun berlangsung hangat sambil sesekali Dedi memberikan pesan kepada masyarakat.
Suasana mendadak berubah ketika dua orang pramusaji yang bekerja di Gedung Pakuan mendatanginya. Dua pria tersebut juga meminta THR dari sang gubernur.
Akan tetapi, tampaknya hal ini tidak disukai oleh KDM. Menurutnya, pramusaji yang mendatanginya itu terlalu meminta-minta padahal dirinya sedang sibuk membagikan uang kepada masyarakat lainnya.
"Saya suka ngasih, tapi kalau orang yang tiba-tiba begini saya enggak suka," katanya tegas.
Ia juga menilai para pramusaji Gedung Pakuan mestinya tidak meminta-minta THR seperti pedagang di sekitar karena sudah memiliki gaji tetap. Bahkan, kata Dedi, pramusaji itu bukanlah termasuk orang miskin.
"Apalagi kamu punya gaji kan, dibanding yang lain kamu lebih baik, kan?," ujarnya lagi.
Kedua pramusaji itu hanya terdiam mendengarkan teguran dari sang gubernur. KDM kemudian kembali berbicara bahwa pekerjaan pramusaji mestinya tidak lebih berat dari pekerjaan lainnya.
Load more