GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebaran Tak Setara? Yaqut di Rumah, Tahanan KPK Lain Bertahan di Rutan

Kontras Lebaran tahanan KPK, Yaqut sempat di rumah sementara puluhan lainnya tetap di rutan. Publik soroti dugaan perlakuan istimewa.
Selasa, 24 Maret 2026 - 21:46 WIB
Gus Yaqut dan Alex Lebaran di Rutan KPK
Sumber :
  • tvOnenews - Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Perayaan Idulfitri identik dengan momen kebersamaan keluarga. Namun bagi sebagian orang, terutama mereka yang tengah menjalani proses hukum, Lebaran harus dilalui dalam keterbatasan. Di rumah tahanan, suasana hari raya tetap terasa, meski jauh dari keluarga dan penuh keterbatasan ruang gerak.

Bagi para tahanan, Lebaran menjadi momen yang penuh haru. Tradisi seperti salat Id, makan bersama, hingga silaturahmi hanya bisa dilakukan secara terbatas. Rasa rindu terhadap keluarga pun menjadi bagian yang tak terpisahkan dari suasana hari kemenangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, kondisi berbeda bisa terjadi tergantung situasi hukum masing-masing tahanan. Ada yang tetap berada di dalam rutan, sementara sebagian lainnya mendapat kebijakan khusus sesuai kebutuhan penyidikan. Perbedaan ini kerap menjadi sorotan, terutama jika terjadi pada figur publik.

Situasi tersebut terlihat dalam perayaan Lebaran tahun ini di lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di tengah puluhan tahanan yang merayakan hari raya dari balik Rutan KPK, satu nama justru sempat merasakan suasana Lebaran di rumah.

Perbedaan inilah yang kemudian memunculkan perhatian publik. Kontras antara satu tahanan dengan lainnya dinilai cukup mencolok, terlebih momen Lebaran identik dengan nilai keadilan dan kebersamaan.

Yaqut Sempat Lebaran di Rumah, Tahanan Lain Tetap di Rutan

Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, diketahui sempat menjalani pengalihan status penahanan dari rutan menjadi tahanan rumah menjelang Lebaran 2026.

Yaqut awalnya ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sejak Kamis, 12 Maret 2026. Namun, tujuh hari kemudian atau pada 19 Maret 2026, status penahanannya dialihkan menjadi tahanan rumah, hanya dua hari sebelum Idulfitri.

Selama empat hari menjalani tahanan rumah, Yaqut pun dapat merayakan Lebaran bersama keluarga. Ia mengaku bersyukur bisa memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi, termasuk melakukan sungkem kepada ibundanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah saya bisa sungkem ke ibu saya,” ujar Yaqut saat kembali ke Gedung KPK.

Sementara itu, di waktu yang sama, puluhan tahanan KPK lainnya tetap menjalani Lebaran dari dalam rutan. Mereka tidak mendapatkan pengalihan penahanan dan harus merayakan hari raya dalam keterbatasan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Yahya Cholil Staquf, Nasaruddin Umar, Marzuqi Mustamar, hingga Abdussalam Shohib atau Gus Salam adalah nama-nama yang masuk radar Ketum PBNU selanjutnya...
Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak Presiden Prabowo Subianto mengangkat seluruh guru yang masih berstatus non-ASN menjadi ASN.
357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

Berdasarkan data Satgas PRR hingga 11 Mei 2026, jumlah hunian tetap atau huntap yang telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak mencapai 357 unit.
Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Berjuang sampai tetes darah terakhir, Timnas Indonesia tersingkir dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak. 
Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, Megatron ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung 'frustrasi' saat membela Red Sparks.
Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Ajax mengurus seluruh administrasi Maarten Paes, termasuk gaji yang harus dibayarkan hingga izin bekerja sang pemain di Belanda. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral