GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Mempertegas Yaqut Menerima Uang di Korupsi Kuota Haji Usai Terbongkarnya Peran Dua Tersangka Baru dari Swasta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertegas bahwa eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dapat aliran dana dalam kasus korupsi kuota haji setelah ditetapkan dua tersangka baru dari pihak swasta.
Selasa, 31 Maret 2026 - 10:57 WIB
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertegas bahwa eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dapat aliran dana dalam kasus korupsi kuota haji setelah ditetapkan dua tersangka baru dari pihak swasta.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan, bahwa selama ini Yaqut kerap membantah bahwa tidak pernah ada aliran dana ke pribadi atas kasus rasuah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun KPK telah membongkar dua peran tersangka baru yakni Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour), Ismail Adham (ISM) dan Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba (ASR).

Keduanya sambung Asep, memiliki peran krusial, mulai dari mengikuti rapat dengan Yaqut dan sejumlah pihak di Kemenag sehingga terjadinya lobi-lobi pemutusan pembagian 50 persen haji khusus dan 50 persen haji reguler hingga adanya pemberian sejumlah uang ke staf khusus Yaqut, Ishfah Abidal Aziz (IAA) atau Gus Alex.

"Sudah jelas kedua orang ini (tersangka baru), disebutkan memberikan sejumlah uang. Yang ingin kami tekankan disini adalah ada sejumlah uang, kickback yang diterima. Tentu ini masuk ke pemenuhan unsur menguntukan diri sendiri," kata Asep saat konferensi pers, Senin (30/3/2026) malam.

Dengan pengungkapan peran kedua tersangka baru ini, ucap Asep, KPK menepis soal polemik yang menjadi pertanyaan di masyarakat bahwa Yaqut kerap menarasikan tidak pernah menerima uang di kasus ini.

"Kami dari awal sudah menyatakan, bahwa kita ingin fokus ke situ (penerimaan uang), supaya masyarakat mengetahui bahwa dengan ditangani dua orang ini, ini kan strategi nih," jelasnya.

Sebelumnya KPK membongkar peran Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour), Ismail Adham (ISM) dan Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba (ASR) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

KPK menyatakan, bahwa keduanya bersama-sama dengan Fuad Hasan Masyhur (FAM) selaku dewan pembina forum silaturahmi asosiasi travel haji dan umroh atau SATHU menemui mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dan staf khususnya Ishfah Abidal Aziz.

Pertemuan itu bertujuan untuk meminta penambahan kuota haji khusus yang melebihi ketentuan 8% sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Hingga dalam prosesnya dilakukan pembagian kuota haji reguler dan khususdengan skema 50% - 50%.

"Kedua tersangka saudara ISM dan saudara ASR bersama-sama dengan pihak Kementerian Agama, mengatur pengisian kuota haji khusus tambahan bagi perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan PT Makassar Toraja (Maktour)," kata Asep.

Bahwa hasil pertemuan itu juga terjadilah skema 'T0' yakni kode untuk percepatan keberangakatan jemaah tanpa antrean namun harus membayar biaya tambahan.

Hasil dari skema kode tersebut, Ismail diduga memberikan sejumlah uang kepada Ishfah atau Gus Alex sebesar USD30.000 dan ke Hilman Latief selaku Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama) sebesar USD 5.000 dan 16.000 SAR atau Riyal.

"Atas perbuatannya tersebut, PT Makassar Toraja (Maktour) memperoleh keuntungan tidak sah (illegal gain) pada tahun 2024 mencapai sekitar Rp27,8 miliar," ungkap Asep.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain Asep juga menuturkan, bahwa peran Asrul yaitu diduga memberikan sejumlah uang kepada Gus Alex sebesar USD 406.000.

"Atas pemberian itu, delapan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang terafiliasi dengan tersangka ASR juga memperoleh keuntungan tidak sah pada tahun 2024 dengan total sebesar Rp40,8miliar," tutur Asep. (aha/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik 1 April, Isu Kenaikan Dipastikan Hoaks

Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik 1 April, Isu Kenaikan Dipastikan Hoaks

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Pemerintah memastikan pasokan BBM tetap tersedia dan harga tetap terjangkau.
Kondisi Finansial Shio 1 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Kondisi Finansial Shio 1 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Simak ramalan kondisi finansial shio pada 1 April 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Peluang rezeki dan tantangan keuangan hari ini.
Pemerintah: Belum Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April, Masyarakat Diimbau Tenang

Pemerintah: Belum Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April, Masyarakat Diimbau Tenang

Pemerintah menyampaikan bahwa belum ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non subsidi, per 1 April 2026.
Ketum PSSI Erick Thohir Akhirnya Angkat Bicara Soal Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Negara Mana?

Ketum PSSI Erick Thohir Akhirnya Angkat Bicara Soal Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Negara Mana?

Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya ungkap teka-teki lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni. Benarkah John Herdman sudah kantongi nama lawan tangguh?
Usai Diperiksa Hari Ini, Gus Yaqut Kembali Bantah Terima Uang dari Korupsi Kuota Haji

Usai Diperiksa Hari Ini, Gus Yaqut Kembali Bantah Terima Uang dari Korupsi Kuota Haji

Gus Yaqut selaku tersangka kasus kuota haji, kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima aliran uang yang juga menyeret nama mantan stafsusnya, Gus Alex.
Sukses Raih Kemenangan Ketiganya di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Ternyata Dapat Dukungan Besar dari...

Sukses Raih Kemenangan Ketiganya di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Ternyata Dapat Dukungan Besar dari...

Pemuncak klasemen MotoGP 2026, Marco Bezzecchi, kembali melanjutkan performa impresifnya dengan kemenangan ketiga musim ini bersama Aprilia.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Reaksi Warga Bulgaria usai Jadi Juara FIFA Series 2026, Mereka Malah Malu dan Berbondong-bondong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Reaksi Warga Bulgaria usai Jadi Juara FIFA Series 2026, Mereka Malah Malu dan Berbondong-bondong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Warga Bulgaria justru malu usai timnya menang 1-0 atas Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026. Mereka malah puji penampilan solid Garuda asuhan John Herdman
Selengkapnya

Viral