GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi Sidak Sekolah, KDM Murka Curiga Adanya Dugaan Laporan Palsu Program Kerja BYD dan VinFast: Bohong Semua!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) geram saat menemukan fakta di SMKN 2 Subang. Laporan program kerja pabrik mobil listrik BYD dan VinFast tidak beres.
Jumat, 3 April 2026 - 15:53 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) geram saat sidak SMKN 2 Subang
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) geram. Luapan emosinya tidak terbendung saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) SMKN 2 Subang, Kamis (2/4/2026).

Dalam kunjungan itu, KDM geleng-geleng kepala. Ia kecewa banyak fasilitas SMKN 2 Subang terlihat kumuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM tidak hanya geram terhadap pihak SMKN 2 Subang. Ia juga emosi saat menemukan fakta lapangan terkait dugaan laporan palsu program kerja di pabrik mobil listrik BYD dan VinFast di Subang.

KDM langsung menelepon Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto. Ia menduga ada yang tidak beres terkait laporan formal diterima olehnya tidak sesuai fakta di lapangan.

"Laporannya iya saja di depan umum, fakta di lapangannya? Belum!," ujar KDM dalam keterangan melalui video dikutip, Jumat (3/4/2026).

KDM Curiga Ada Kebohongan soal Laporan Program Kerja BYD & VinFast

Dedi Mulyadi (KDM) murka menduga adanya temuan laporan palsu program kerja BYD dan VinFast saat sidak ke SMKN 2 Subang
Dedi Mulyadi (KDM) murka menduga adanya temuan laporan palsu program kerja BYD dan VinFast saat sidak ke SMKN 2 Subang
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Saat itu KDM didampingi pihak sekolah menyapa siswa kelas XII jurusan Industri di SMKN 2 Subang. Di momen tersebut, ia menyinggung soal proyek pabrik mobil listrik BYD dan VinFast.

Pasalnya KDM mendukung program kerja dan pembangunan pabrik BYD serta VinFast di Subang. Tujuan utamanya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

KDM ingin para siswa sekolah yang lulus dan warga lokal mudah mendapat lapangan kerja secara masif. Proyek pabrik BYD sendiri akan menyerap sekitar 16.000 hingga 18.000 tenaga kerja di Jabar.

Namun KDM sendiri mengkhususkan persiapan mendukung proyek ini sekitar 4.500 SDM lokal. Minimal ia akan menarik warga dari Subang untuk bisa bekerja dan mengisi posisi di pabrik tersebut.

KDM menginginkan para calon pekerja lokal mendapat pelatihan lebih dulu. Tujuannya untuk memastikan mereka memiliki bekal kerja yang kuat sebelum terjun ke sana.

Pria bernama Dedi Mulyadi itu pun bertanya kepada para siswa kelas XII di SMKN 2 Subang terkait laporan program kerja BYD dan VinFest.

"Saya nanya, sudah ada yang dilatih untuk BYD?," tanya KDM.

Sejumlah siswa kelas XII kompak mengaku belum mendapat laporan tersebut. KDM kembali bertanya terkait tindakan nyata mereka mengikuti proses rekrutmen di VinFast.

"Belum," ucap para siswa kelas XII SMKN 2 Subang.

KDM langsung terkejut mendengar jawabannya. Gubernur Jabar itu juga kaget pihak sekolah mengaku para siswa kelas XII belum didaftarkan mengikuti proyek tersebut.

Alasan pihak sekolah belum mendaftarkan nama mereka karena belum memiliki ijazah. Akan tetapi, KDM membantah pembelaan tersebut lantaran para siswa kelas XII sudah diberi akses pendaftaran proyek tersebut.

Dalam hal ini, KDM mencurigai klaim laporan program kerja ini. Ia hanya mendengar proyek terjun ke pabrik mobil listrik BYD dan VinFast Subang dianggap sudah berjalan.

Menurut KDM, sistem laporan ini hanya dinilai sebagai "Asal Bapak Senang (ABS)". Sontak, ia emosi lantaran fakta di lapangan menunjukkan para siswa kelas XII belum mengetahui proyek itu.

"Cara ngomongnya tidak meyakinkan. Berarti, dari mulai Dinas Provinsi sampai ini bohong semua!," kesal KDM.

Di hadapan pihak sekolah, mantan Bupati Purwakarta ini mendesak Kadisdik Jabar langsung turun tangan dan meninjau kejelasan proyek ini. Ia meminta agar Disdik tidak sekadar menerima laporan di balik meja.

Dari pengakuan siswa di lokasi, ia mencium fungsi kontrol di Kantor Cabang Dinas (KCD) dan UPTD tidak beres. Ia menduga ada pembiaran terhadap kondisi lingkungan dan produktivitas sekolah.

"Saya telepon Kepala Dinas Pendidikan! Siapapun yang kerja nggak benar, kamu turun sebagai Kepala Dinas ke sekolah. Coba cek, banyak sekolah berantakan, UPTD tidak berfungsi, sistem rekrutmen kerja online belum berjalan!," terangnya dengan nada tinggi saat telepon Kadisdik Jabar.

Dedi Mulyadi Kasih Deadline

Dalam kondisi yang geram, Dedi Mulyadi memberikan tenggat waktu kepada Kadisdik Jabar. Ia meminta Disdik melakukan pembenahan terhadap sekolah di Jabar selama satu minggu.

Mantan anggota DPR ini mendesak agar Disdik Jabar minimal evaluasi dari segi aspek kebersihan, manajemen kurikulum produktif hingga validasi data persiapan kerja untuk siswa.

"Beresin seminggu ini! Saya nggak mau kinerja di Provinsi Jawa Barat carut-marut. Bilang ke semua kepala sekolahnya, saya kasih waktu satu minggu buat beresin semuanya!," perintah dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia tidak segan memberikan konsekuensi dapat mengancam jabatan pihak yang tidak bekerja secara optimal hingga bermalas-malasan. Sebab, setiap laporan kinerja akan divalidasi di lapangan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Pemain Bintang yang Dicoret Carlo Ancelotti dari Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Ada 'GOAT' Antony hingga Joao Pedro

Daftar Pemain Bintang yang Dicoret Carlo Ancelotti dari Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Ada 'GOAT' Antony hingga Joao Pedro

Carlo Ancelotti bikin kejutan di skuad final Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Neymar kembali dipercaya, tapi Antony, Joao Pedro hingga Richarlison dicoret.
Harapan KDM Usai Kirab Milangkala Tatar Sunda untuk Jabar Tuai Sorotan Publik

Harapan KDM Usai Kirab Milangkala Tatar Sunda untuk Jabar Tuai Sorotan Publik

Usai Kirab Milangkala Tatar Sunda seluruh daerah di Jabar, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) melontarkan harapan. Sontak, harapan itu tuai sorotan publik di
Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Resmi Ditahan Usai Sanksi PTDH

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Resmi Ditahan Usai Sanksi PTDH

Mantan Kasat Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang resmi dilakukan penahanan di rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri terkait kasus dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba di Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Update Kondisi Johann Zarco Pasca Kecelakaan Horor di MotoGP Catalunya 2026, Rider Asal Prancis itu Mengaku...

Update Kondisi Johann Zarco Pasca Kecelakaan Horor di MotoGP Catalunya 2026, Rider Asal Prancis itu Mengaku...

Rider LCR Honda, Johann Zarco, memberi kabar terbaru setelah kecelakaan horor di restart kedua MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan kemarin.
Zulhas Gandeng TNI untuk Proyek Ubah Gunungan Sampah Jadi BBM, Bantargebang Jadi Target

Zulhas Gandeng TNI untuk Proyek Ubah Gunungan Sampah Jadi BBM, Bantargebang Jadi Target

Zulhas mengatakan proyek pengolahan sampah menjadi BBM yang akan melibatkan TNI hingga BRIN merupakan bagian dari transformasi besar dalam sistem pengelolaan sampah.
KPK Bongkar Materi Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji, Bahas Kuota Tambahan 2022

KPK Bongkar Materi Pemeriksaan Muhadjir Effendy di Kasus Korupsi Kuota Haji, Bahas Kuota Tambahan 2022

KPK mengungkap materi pemeriksaan Muhadjir Effendy terkait kasus korupsi kuota haji 2023-2024, termasuk soal kuota tambahan haji 2022.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Selengkapnya

Viral