News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fenomena Pod Getar: Modus Baru Peradaran Narkoba di Indonesia, Jadi Sorotan BNN dan DPR

Pod Getar, nama itu digunakan sebagian warga Indonesia khususnya Medan sebagai nama vape mengandung narkotika. Bahkan, fenomena Pod Getar menjadi pembicaraan
Selasa, 5 Mei 2026 - 19:58 WIB
Fenomena Pod Getar: Modus Baru Peradaran Narkoba di Indonesia, Jadi Sorotan BNN dan DPR
Sumber :
  • istimewa - istock photo

Sebelumnya diberitakan, seorang oknum perwira menengah (Pamen) Polri Polda Sumatera Utara (Sumut) berinisial Kompol DK viral di media sosial (medsos) TikTok dan Instagram. Pasalnya, ia diduga menggunakan 'pod getar' (vape mengandung narkotika).

Buntut dari pemberitaan tersebut, Polda Sumut mengambil langkah tegas dengan menempatkan Kasubbagmin Binops Ditsamapta Polda Sumut itu ke dalam sel penempatan khusus (patsus). Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Sumut, KBP Ferry Walintukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kabar itu, Polda Metro Jaya membongkar praktik clandestine lab atau pabrik rumahan pembuatan cartridge vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat.

Operasi pengungkapan ini dilakukan Direktorat Reserse Narkoba melalui Unit 4 Subdit 1.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial S (38) pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika jenis liquid di sebuah rumah kos di Kelurahan Krukut.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Indah Hartantiningrum menuturkan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan itu.

Pihaknya berhasil mengungkap laboratorium gelap pembuatan cartridge vape narkotika yang dijalankan pelaku di kamar kos tersebut.

Petugas melakukan penyelidikan dan penggerebekan di TKP.

“Pada hari Jumat tanggal 1 Mei 2026 pukul 21.00 WIB, kami Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah melakukan pengungkapan clandestine lab narkotika golongan II jenis etomidate yang dilakukan terduga pelaku berinisial S (38) di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat,” ujarnya kepada wartawan Minggu (3/5/2026).

Menurut dia, cairan bibit etomidate bersama bahan campuran PG dan etanol itu diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 500 cartridge.

Saat penggeledahan di kamar kos, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 34 cartridge siap edar, 49 cartridge bekas isi ulang, 550 kemasan kosong berbagai merek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian satu botol liquid bibit etomidate, enam botol liquid campuran, serta alat produksi seperti panci elektrik, bejana, insulin, gelas ukur, dan alat pres.

Saat ini terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bak Jay Idzes, Mathew Baker Sampaikan Kata-kata Berkelas Jelang Perjuangan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Bak Jay Idzes, Mathew Baker Sampaikan Kata-kata Berkelas Jelang Perjuangan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Mathew Baker optimistis Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Garuda Asia wajib finis 8 besar di Piala Asia U-17 meski dihadang Jepang dan Qatar.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Pejalan Kaki dari Bengkulu 7 Bulan Cuma Mau Bertemu Dirinya: Saya Kasih Duit

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kaget Pejalan Kaki dari Bengkulu 7 Bulan Cuma Mau Bertemu Dirinya: Saya Kasih Duit

Video Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos terdiam dengar pengakuan pemuda asal Sumatera Utara nekat jalan kaki dari Bengkulu-Malut selama 7 bulan viral.
Cerdas Saja Tidak Cukup! Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Harus Adaptif Hadapi Kompleksitas

Cerdas Saja Tidak Cukup! Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Harus Adaptif Hadapi Kompleksitas

Tantangan pemerintah daerah saat ini bahkan mencakup dampak geopolitik global, perubahan kebijakan nasional yang dinamis, hingga tuntutan masyarakat di tingkat lokal.
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Puluhan Santri di Pati, Pemerintah Didesak Turun Tangan Beri Perlindungan ke Korban

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Puluhan Santri di Pati, Pemerintah Didesak Turun Tangan Beri Perlindungan ke Korban

Pemerintah didesak untuk turun tangan dalam kasus dugaan kekerasan seksual puluhan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah.
Sispala Jakarta Apresiasi Dukungan UNJ dalam Sukseskan Seleksi Cabor Panjat Tebing O²SN Jenjang SMA se-Jakarta Timur

Sispala Jakarta Apresiasi Dukungan UNJ dalam Sukseskan Seleksi Cabor Panjat Tebing O²SN Jenjang SMA se-Jakarta Timur

Siswa Pecinta Alam (Sispala) Jakarta mengapresiasi dukungan UNJ yang telah memfasilitasi pelaksanaan seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMA
Ketua Yayasan Akui Kepemilikan Daycare Little Aresha Yogyakarta, Didirikan Sejak 2017

Ketua Yayasan Akui Kepemilikan Daycare Little Aresha Yogyakarta, Didirikan Sejak 2017

Diyah Kusumastuti (51) selaku Ketua Yayasan yang menaungi Daycare Little Aresha akhirnya memberikan klarifikasi terkait kepemilikan lembaga tersebut. 

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Selengkapnya

Viral