News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yuk Mengenal Partai Berkarya

Partai berkarya didirikan oleh Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto). Partai Berkarya menjadikan figur keluarga Cendana sebagai daya tarik atas spirit Soeharto.
Selasa, 31 Mei 2022 - 15:47 WIB
Ilustrasi Partai Berkarya
Sumber :
  • ANTARA

Partai Beringin Karya atau biasa disebut Partai Berkarya adalah sebuah partai politik yang merupakan fusi dari 2 partai politik, yaitu Partai Beringin Karya dan Partai Nasional Republik.

Partai berkarya didirikan oleh Hutomo Mandala Putra (Tommy Shoerharto). Partai Berkarya menjadikan figur keluarga Cendana sebagai daya tarik atas spirit Soeharto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejarah Berdirinya Partai Beringin Karya

Menurut informasi yang dikutip melalui situs resmi, awal berdirinya Partai Berkarya tercatat pada akta notaris pada tanggal 2 Mei 2016. 

Kemudian, pada tanggal 13 Oktober 2016 terbit Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang mengesahkan penggabungkan Partai Berkarya dan Partai Nasional Republik (NASREP).

Sejak berdirinya Partai Berkarya 2 Mei 2016, sosok ketua Partai Berkarya telah berganti sebanyak tiga kali. 

Kepemimpinan 

Sosok tokoh Ketua Umum pertama Partai Berkarya adalah Neneng Anjarwati Tuty. Ia menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya pada periode 2016 hingga 2018.

 

Kemudian selepas Neneng Anjarwati Tuty, kursi Ketua Umum Partai Berkarya digantikan oleh Hutomo Mandala atau biasa dikenal Tommy Shoeharto. Ia menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya periode 2018-2020.

Selanjutnya, tokoh ketiga yang menduduki kursi Ketua Umum Partai Berkarya adalah Muchdi Purwoprandjono atau Muchdi Pr yang merupakan mantan petinggi Badan Intelijen Negara (BIN) Mayjen TNI (PURN) dimulai sejak 2020 hingga saat ini.

Kepesertaan Pemilu

Awalnya partai berkarya memiliki target minimal satu kursi setiap dapil di semua tingkatan. Atau jika dikonversikan setara dengan 78 kursi atau setaara dengan 13,7 persen suara.

Dalam survei Indo Barometer yang digelar 15-22 April 2018 di 34 provinsi terhadap 1.200 responden itu, 32,9 persen menganggap Soeharto berhasil memimpin Indonesia, kemudian disusul Soekarno (21,3 persen), Jokowi (17,8 persen), SBY (11,6 persen), BJ Habibie (3,5 persen), Gus Dur (1,7 persen), dan Megawati (0,6 persen). 

Pada Pemilu 2019 Partai Berkarya menjadi salah satu peserta dengan perolehan suara sebanyak 2.902.495 suara (2,09 persen).

Namun, dengan perolehan suara tersebut, Partai Berkarya tidak memenuhi ambang batas parlemen Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).


Tokoh Partai Berkarya yang Terkenal/Populer 

Partai yang didirikan putra Presiden ke-2 RI Soeharto, yaitu Tommy Soeharto dipastikan akan menarik sejumlah tokoh ternama di Indonesia sebagai kadernya.

Salah satu tokoh ternama dan terpopuler yang ada pada Partai Berkarya ini adalah politikus senior dari Partai Golkar Priyo Budi Santoso, dan motivator kondang Mario Teguh, juga Elza Syarief seorang pengacara.

1.Priyo Budi Santoso bergabung menjadi pengurus inti.

Kader Partai Golkar yang ternyata juga mantan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, merupakan tokoh pertama yang sudah dipastikan bergabung dengan Partai Berkarya.

Menurut Sekretaris Jendral Partai Berkarya Baddarudin Andi, bergabungnya Priyo di Partai Berkarya merupakan ajakan langsung dari sang pendiri, Tommy Soeharto.

Selain ada Priyo Budi Santoso, ada pula seorang motivator populer Mario Teguh yang akan masuk partai berkarya, kata Badaruddin. 


2.Mario Teguh 

Mario Teguh merupakan tokoh yang memiliki potensi lumbung suara besar untuk Pileg 2019 karena memiliki cukup banyak penggemar. 

Mario sempat datang pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Berkarya di Solo, Jawa Tengah, yang diadakan pada tahun lalu atas undangan langsung dari Tommy.


Visi dan Misi Partai Berkarya 

Visi 

Partai Berkarya bersama dengan masyarakat luas berperan mewujudkan tatanan kehidupan bangsa Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, merdeka, bersatu, berdaulat, adil, makmur, aman dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Misi

1. Mempertahankan keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

2. Mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana termaktub di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

3. Mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat melalui pembangunan di berbagai bidang yang berorientasi pada stabilitas nasional yang dinamis, pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan pemerataan pembangunan dan hasil- hasilnya.

4. Membangun karakter bangsa, tata kelola pemerintahan dan sistem demokrasi yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan kepribadian bangsa Indonesia dalam upaya membangun kehidupan masyarakat yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bermartabat, berkeadilan, berkesetaraan, aman, dan sejahtera.

5. Mewujudkan Pemerintahan yang bersih dan berwibawa melalui penyelenggaraan negara yang demokratis, transparan dan akuntabel yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

6. Membangun sistem perekonomian nasional yang berorientasi pada penguatan ekonomi kerakyatan, membuka kesempatan berusaha dan lapangan kerja seluas-luasnya bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan rakyat dengan memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya alam secara tepat guna dan berdaya guna serta berkeadilan, berwawasan kelingkungan dan kemaritiman

Logo atau Lambang Partai Berkarya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lambang Partai Berkarya adalah pohon beringin seperti nama Partai nya. Lambang ini berlatar belakang kuning yang dikelilingi oleh rantai, dan dibagian bawahnya terdapat pita yang bertuliskan Beringin Karya.

Awalnya, logo Partai Berkarya dinilai mirip dengan Partai Golkar. Namun, Tuty menegaskan hal itu hanya semata-mata sama dan bukan suatu upaya untuk meniru Partai Golkar. (mg4/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hak Hukum Alam untuk Hidup: Pohon, Hutan dan Ekosistemnya

Hak Hukum Alam untuk Hidup: Pohon, Hutan dan Ekosistemnya

Indonesia menempati posisi ke-6 di daftar negara penyumbang emisi karbon terbesar di dunia.
Link Live Streaming Perempat Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Alwi Farhan Hingga Fajar/Fikri Berebut Tiket ke Semifinal

Link Live Streaming Perempat Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Alwi Farhan Hingga Fajar/Fikri Berebut Tiket ke Semifinal

Link live streaming perempat final bulu tangkis Asian Games 2026 hari ini, Minggu (27/9/2026). Sebanyak lima wakil Indonesia akan kembali berjuang demi mengamankan tiket semifinal sekaligus memastikan medali nomor individu mulai pukul 07.30 WIB.
Banjir Cuan Awal Pekan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Mandi Keberuntungan pada 28 September 2026

Banjir Cuan Awal Pekan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Mandi Keberuntungan pada 28 September 2026

Ada lima zodiak yang diprediksi akan mendapat keberuntungan melimpah dan menikmati kelancaran luar biasa pada esok hari tanggal 28 September 2026. Siapa saja?
Jadwal Voli Asian Games 2026, Minggu 27 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Thailand

Jadwal Voli Asian Games 2026, Minggu 27 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Thailand

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada Timnas Voli Indonesia yang akan memulai perjuangannya dari babak fase grup. Skuad Garuda akan berhadapan dengan Thailand di laga perdananya.
Jadwal Perempat Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Indonesia Kirim 5 Wakil, Ada Alwi Farhan Hingga Fajar/Fikri

Jadwal Perempat Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Indonesia Kirim 5 Wakil, Ada Alwi Farhan Hingga Fajar/Fikri

Jadwal perempat final bulu tangkis Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana Indonesia memiliki lima wakil di babak delapan besar termasuk Alwi Farhan hingga Fajar/Fikri yang akan tampil di nomor perseorangan.
Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan larangan membawa pulang santapan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Minggu 27 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Thailand

Jadwal Voli Asian Games 2026, Minggu 27 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Thailand

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada Timnas Voli Indonesia yang akan memulai perjuangannya dari babak fase grup. Skuad Garuda akan berhadapan dengan Thailand di laga perdananya.
Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan larangan membawa pulang santapan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral