Politeknik IDN Bogor Buat Geger! Tampilkan Lulusan Beromzet Ratusan Juta hingga Hafal Al Quran
- istimewa
Bogor, tvOnenews.com - Politeknik IDN Bogor geger kembali di dunia maya. Pasalnya, baru-baru ini viral di media sosial hingga hebohkan kalangan mahasiswa, karena Politeknik IDN Bogor tampilkan lulusan beromzet ratusan juta hingga hafal Al Quran.
Kabar itu mencuat usai Politeknik IDN Bogor gelar acara wisudahan sarjana terapan (D4) perdana di Gedung Pandansari, Taman Wiladatika Cibubur, pada Sabtu (16/5/2026).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kampus itu tak hanya meluluskan 73 wisudawan, kampus berbasis teknologi dan keislaman itu juga menampilkan sederet pencapaian unik para lulusannya.
Mulai dari mahasiswa berpenghasilan ratusan juta rupiah, pemilik omzet perusahaan ratusan juta, hingga wisudawan dengan hafalan Al Quran 25 juz mutqin.
Dalam hal ini, Direktur Politeknik IDN Bogor, Ari Ramadhan jelaskan, wisuda perdana ini menjadi momen bersejarah bagi kampus yang berdiri sejak tahun 2022 tersebut.
“Alhamdulillah pada hari Sabtu, 16 Mei 2026 kami melaksanakan wisuda perdana dengan jumlah wisudawan sebanyak 73 orang,” ujar Ari Ramadhan.
Ia menjelaskan, Politeknik IDN Bogor memiliki tiga program studi yakni Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan (TRKJ), Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), dan Teknologi Rekayasa Multimedia Grafis (TRMG). Dari total 73 wisudawan itu terdiri dari 23 mahasiswa TRKJ, 31 mahasiswa TRPL dan 19 mahasiswa TRMG.
Menurut Ari, Politeknik IDN Bogor merupakan lembaga pendidikan di bawah Yayasan IDN yang memiliki visi besar mencetak generasi muda berdaya saing nasional hingga internasional dengan jargon “Muda Mendunia”.
“Baik SMP, SMK maupun Politeknik IDN memiliki target capaian level nasional dan internasional, baik prestasi akademik maupun non akademik,” katanya.
Tak hanya fokus pada pendidikan teori, kampus ini juga menerapkan sistem magang hingga empat semester. Mahasiswa bahkan diwajibkan membangun perusahaan sendiri selama masa kuliah.
“Mahasiswa kami didorong untuk memiliki pengalaman industri lebih banyak, mencari project IT lebih luas, dan yang paling utama mereka membangun perusahaan sendiri sejak masih kuliah,” beber Ari.
Keunikan itulah yang kemudian ditampilkan dalam prosesi wisuda. Saat nama wisudawan dipanggil, layar besar menampilkan pencapaian dan prestasi masing-masing mahasiswa.
Untuk kategori akademik, sebanyak sembilan mahasiswa berhasil lulus cumlaude. Predikat IPK tertinggi diraih Andi Muhammad Bintang Fadhillah dari program studi TRKJ dengan IPK 3,97.
Sementara pada kategori non-akademik, sejumlah pencapaian mahasiswa sukses mencuri perhatian.
Najla Nafila tercatat sebagai wisudawan dengan pendapatan terbesar mencapai Rp710.704.000. Kemudian Ghazie Abdul Aziz berhasil menyelesaikan 500 project selama masa kuliah.
Ada pula Gilang Januar yang menjadi pengisi seminar dan training program IDN Mengajar sebanyak 33 event.
Prestasi lainnya diraih Dimas Pradipa Abiyuda yang telah mengunjungi 11 negara sekaligus memiliki omzet perusahaan terbesar melalui Crygle Studio dan Crygle Academy mencapai Rp312 juta.
Seluruh wisudawan memiliki hafalan sedikitnya 5 juz Alquran. Namun, di antara para sarjana terapan ini, Zulva Al’ilmi mendapat penghargaan hafalan Al Quran terbanyak dengan capaian 25 juz mutqin.
Selain itu, Faisal Nur Rochman meraih penghargaan sertifikat kompetensi nasional dan internasional terbanyak dengan total 63 sertifikat, sedangkan Mohamad Laits Sabit berhasil mengoleksi 10 gelar juara lomba.
Dalam wisuda tersebut, kampus juga memberikan penghargaan khusus kepada mahasiswa dengan dedikasi pengabdian terbaik berupa sertifikat dan hadiah Rp3 juta per orang.
Penghargaan diberikan kepada Fatky Muhammad Farhat dengan masa bakti 1.416 hari, Deni Aditya Warman selama 1.300 hari, serta Mane Mint Dahi dengan masa bakti 1.111 hari. Sementara penghargaan “The Most Impactful Student of Politeknik IDN Bogor” diberikan kepada Gilang Januar.
Kemudian, Pembina Yayasan IDN Dedi Gunawan sampaikan seminar motivasi tentang masa depan generasi muda dan target pencapaian finansial hingga Rp1 miliar sebelum usia 30 tahun.
“Ini sangat menggugah semangat wisudawan dan para orang tua,” ungkap Ari.
Saat ini, kata dia, Politeknik IDN Bogor terus mengalami pertumbuhan jumlah mahasiswa. Tahun 2022 sebanyak 73 mahasiswa, tahun 2023 meningkat menjadi 93 mahasiswa, tahun 2024 melonjak menjadi 198 mahasiswa, dan tahun 2025 mencapai 210 mahasiswa.
“Total mahasiswa aktif saat ini sebanyak 574 mahasiswa,” tutup Ari. (aag)
Load more