Progres LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Tembus 92 Persen, Waskita Ungkap Tantangan Berat di Tengah Padatnya Jakarta
- Tangkapan Layar Instagram Waskita
Gunakan Metode Balance Cantilever di Tol Wiyoto Wiyono
Salah satu titik paling krusial dalam proyek ini berada di area perlintasan Jalur Aktif Tol Wiyoto Wiyono pada kilometer 1+700 hingga 2+100.
Untuk menjaga arus lalu lintas tol tetap berjalan normal selama pembangunan, Waskita menggunakan metode balance cantilever dengan bentang sepanjang 120 meter.
Metode tersebut memungkinkan pembangunan jalur layang dilakukan tanpa mengganggu aktivitas kendaraan di bawahnya.
Selain itu, tim konstruksi juga melakukan:
-
Survei monitoring harian
-
Pemeriksaan chamber secara berkala
-
Pemasangan jaring pengaman di sekeliling girder balance
Berkat langkah tersebut, proses pembangunan berhasil mencatatkan zero accident atau nol kecelakaan kerja selama konstruksi balance cantilever berlangsung.
“Perlintasan Wiyoto-Wiyono menjadi salah satu ikon terpenting dalam tes jalur beberapa waktu lalu,” ujar Paulus.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan di area tersebut menjadi bukti kemajuan teknologi konstruksi Indonesia dalam mengintegrasikan transportasi umum dengan jalur aktif di tengah kepadatan kota Jakarta.
Jakpro Pastikan Seluruh Sistem Diuji Ketat
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, mengatakan tahapan Testing and Commissioning dilakukan secara sistematis terhadap seluruh komponen operasional LRT.
Pengujian meliputi berbagai aspek penting seperti:
-
Jalur rel
-
Sistem persinyalan
-
Kelistrikan
-
Komunikasi
-
Integrasi operasional
Menurut Iwan, seluruh tahapan pengujian harus dilakukan secara matang karena LRT Jakarta nantinya akan melayani mobilitas ribuan warga setiap hari.
“Setiap meter pada jalur layang LRT Jakarta Fase 1B adalah tanggung jawab kami kepada masyarakat DKI Jakarta yang akan mengandalkan LRT setiap harinya,” kata Iwan.
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B sendiri telah dimulai sejak Oktober 2023 dengan nilai investasi mencapai Rp4,1 triliun.
Jika rampung sesuai target pada Agustus 2026, jalur Velodrome-Manggarai diharapkan mampu meningkatkan konektivitas transportasi publik sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta. (ant/nsp_
Load more