GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengungkap reaksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas namanya dicatut oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
Kamis, 21 Mei 2026 - 01:44 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Purwakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) memberikan jawaban tegas. Hal ini setelah namanya dicatut oleh oknum yang mengaku sebagai orang terdekatnya.

Reaksi dari KDM langsung diungkap oleh Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin melalui Instagram dan TikTok pribadinya pada Rabu (20/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abang Ijo menjelaskan, KDM tidak pernah memperintahkan siapa pun. Dedi Mulyadi bahkan tak menyuruh orang untuk mendatangi Wakil Bupati Purwakarta itu.

"Pak Gubernur jawab itu bukan perintah saya," ungkap Abang Ijo setelah bertemu dengan KDM di Lembur Pakuan dikutip, Kamis (21/5/2026).

Bang Jo sapaan akrabnya kaget mendengar jawaban tersebut. Reaksi itu membuat kecurigaannya terbukti bahwa oknum itu menjual nama KDM untuk kepentingan pribadinya.

Wabup Purwakarta Sesalkan Tindakan Oknum yang Jual Nama Dedi Mulyadi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bersama Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein & Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bersama Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein & Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin
Sumber :
  • Antara

Wakil Bupati Purwakarta itu sangat menyayangkan pengakuan tersebut. Sebab, oknum ini memberikan pengakuan bahwa dirinya adalah orang terdekat KDM.

Kedekatan inilah membuat oknum itu mendatangi Wakil Bupati Purwakarta. Dalihnya untuk menyampaikan perintah langsung dari KDM.

"Ternyata oknum tersebut hanya mengaku-ngaku," heran Abang Ijo.

Awal Mula Nama KDM Dicatut oleh Oknum Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Abang Ijo mengungkapkan pernyataan yang menggemparkan publik. Ia menginformasikan bahwa ada dugaan oknum yang membawa nama KDM.

Awal mula momen ini terjadi ketika Abang Ijo didatangi oleh oknum tersebut. Menariknya, sosok itu mengaku bagian dari orang terdekat Gubernur Jabar.

"Ada oknum, oknumnya itu orang terdekat Gubernur. Dia datang ke Bang Jo menjual nama Pak Gubernur," terangnya.

Ia tidak mudah percaya begitu saja. Wakil Bupati Purwakarta itu langsung bertindak secara tegas untuk memastikan kebenarannya.

Abang Ijo pilih menyambangi rumah Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Subang. Tujuannya untuk mengklarifikasi terkait kedatangan oknum yang mengaku diperintahkan oleh KDM.

"Bang Jo ke Lembur Pakuan untuk memastikan dan bertanya langsung apakah itu disuruh oleh Pak Gubernur," jelasnya.

Abang Ijo menyampaikan reaksi KDM dalam hasil pertemuan itu. Gubernur Jabar tidak merasa sama sekali menginstruksikan apa pun, termasuk mendatangi Wakil Bupati Purwakarta tersebut.

Abang Ijo berpesan kepada publik maupun pengikut KDM, termasuk warga Jabar. Tujuannya untuk tidak terjebak atas kegaduhan dari pihak coba memanfaatkan nama KDM.

Abang Ijo sepakat dengan jawaban tersebut. Ia mengajak masyarakat bersama-sama mendukung pemerintahan di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi.

Ia berharap masyarakat Jabar turut menjaga nama baik KDM. Menurutnya, tindakan oportunis dari oknum tersebut dapat merusak marwah hingga citra Dedi Mulyadi.

"Jangan sampai nama baik bapak aing tercoreng oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Apalagi sampai mencatut nama bapak aing demi kepentingan pribadinya," ajak dia.

Ia menginginkan hal seperti ini tidak terulang lagi. Wakil Bupati Purwakarta itu memastikan bahwa dirinya menjadi garda terdepan melawan oknum yang dapat merusak nama baik KDM.

"Pastinya masyarakat Jawa Barat sangat mencintai Pak Gubernur, bahkan Abang Ijo pun sama. Dengan cara apa kita mencintai beliau? Dengan membela beliau," tegasnya.

"Hal-hal seperti inilah yang merusak nama baik bapak aing, bahkan ngaku-ngaku satu neraca, satu akun. Waduh bahaya banget," sambungnya.

Hingga kini, Wakil Bupati Purwakarta itu belum membocorkan identitas sosok oknum tersebut. Kendati demikian, ia berjanji akan mengungkap kasus tersebut demi melindungi KDM.

"Nanti Bang Jo akan bongkar kasus ini jangan sampai marwah bapak aing rusak gara-gara yang tidak bertanggung jawab. Bang Jo mohon doanya, mohon proses," katanya.

Terakhir, ia berharap KDM selalu mendapat perlindungan agar terhindar dari oknum-oknum yang melancarkan kepentingan tertentu.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sarwendah Geram Difitnah Lakukan Pesugihan, Ternyata Begini Pernyataan Juru Kunci Gunung Kawi yang Viral

Sarwendah Geram Difitnah Lakukan Pesugihan, Ternyata Begini Pernyataan Juru Kunci Gunung Kawi yang Viral

Sarwendah tegas menepis semua tudingan mengenai pesugihan di Gunung Kawi. Bahkan isu tersebut dinilai telah menjadi fitnah yang dapat merugikan nama baiknya
Polda Metro Jaya Ringkus Enam Begal Bersajam, Salah Satunya yang Rampas Handphone Bocah Perekam Bus

Polda Metro Jaya Ringkus Enam Begal Bersajam, Salah Satunya yang Rampas Handphone Bocah Perekam Bus

Tim Pemburu Begal Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus enam pelaku begal yang beraksi di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Anindya Bakrie ke Anggota KIGC: Selaraskan Upaya Kadin Bermitra Strategis dengan Pemerintah

Anindya Bakrie ke Anggota KIGC: Selaraskan Upaya Kadin Bermitra Strategis dengan Pemerintah

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie meminta agar para anggota Kadin Indonesia Golf Club (KIGC) dapat menyelaraskan upaya Kadin bermitra strategis dengan pemerintah.
Dinilai Berisiko Terhadap Pertahanan Nasional, Peniliti Kritisi Keberadaan DPN

Dinilai Berisiko Terhadap Pertahanan Nasional, Peniliti Kritisi Keberadaan DPN

Peneliti public policy and governance, Gian Kasogi menilai potensi tumpang tindih kewenangan dalam persoalan kebijakan pertahanan nasional.
Lengkapi Bukti Kasus Pencabulan Belasan Santri, Polisi Geledah Ponpes di Ponorogo

Lengkapi Bukti Kasus Pencabulan Belasan Santri, Polisi Geledah Ponpes di Ponorogo

Guna memperkuat penyidikan kasus dugaan pencabulan terhadap belasan santri, jajaran Satreskrim Polres Ponorogo melakukan penggeledahan di sebuah pondok pesantren di wilayah Jambon, Jawa Timur, Rabu (20/5). 
Status Sekda Tangsel Diperdebatkan, Pengamat: Jangan Sampai Digiring ke Arah Politik

Status Sekda Tangsel Diperdebatkan, Pengamat: Jangan Sampai Digiring ke Arah Politik

Polemik mengenai status keabsahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, kini menjadi sorotan publik.

Trending

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Terdakwa Priyo Bagus Setiawan kembali membuat kecurigaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terang benderang soal Ririn Rifanto sebut 4 nama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Anindya Bakrie ke Anggota KIGC: Selaraskan Upaya Kadin Bermitra Strategis dengan Pemerintah

Anindya Bakrie ke Anggota KIGC: Selaraskan Upaya Kadin Bermitra Strategis dengan Pemerintah

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie meminta agar para anggota Kadin Indonesia Golf Club (KIGC) dapat menyelaraskan upaya Kadin bermitra strategis dengan pemerintah.
Lengkapi Bukti Kasus Pencabulan Belasan Santri, Polisi Geledah Ponpes di Ponorogo

Lengkapi Bukti Kasus Pencabulan Belasan Santri, Polisi Geledah Ponpes di Ponorogo

Guna memperkuat penyidikan kasus dugaan pencabulan terhadap belasan santri, jajaran Satreskrim Polres Ponorogo melakukan penggeledahan di sebuah pondok pesantren di wilayah Jambon, Jawa Timur, Rabu (20/5). 
Timwas Haji DPR RI Tinjau Hotel Al-Hidayah Mekkah, Pastikan Pelayanan Konsumsi 4.000 Jemaah Aman dan Memuaskan

Timwas Haji DPR RI Tinjau Hotel Al-Hidayah Mekkah, Pastikan Pelayanan Konsumsi 4.000 Jemaah Aman dan Memuaskan

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI terus bergerak untuk menjamin kenyamanan serta kelayakan fasilitas yang dibutuhkan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Bareskrim Polri Bakal Periksa Selebgram Inisial ZNM Terkait Gas N2O Ilegal Whip Pink

Bareskrim Polri Bakal Periksa Selebgram Inisial ZNM Terkait Gas N2O Ilegal Whip Pink

Bareskrim Polri akan melakukan pemeriksaan terhadap selebgram wanita berinisial NZM terkait penggunaan gas Nitrous Oxide (N2O) ilegal Whip Pink, pada Jumat (22/5) mendatang.
Status Sekda Tangsel Diperdebatkan, Pengamat: Jangan Sampai Digiring ke Arah Politik

Status Sekda Tangsel Diperdebatkan, Pengamat: Jangan Sampai Digiring ke Arah Politik

Polemik mengenai status keabsahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, kini menjadi sorotan publik.
RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Putuskan Pembagian 31 Persen Laba Bersih Dibagikan ke Pemegang Saham

RUPST Tahun Buku 2025, Jasa Marga Putuskan Pembagian 31 Persen Laba Bersih Dibagikan ke Pemegang Saham

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memutuskan pembagian dividen kepada para pemegang saham dengan nilai Rp1,1 triliun atau setara dengan 31 persen laba bersih Tahun Buku 2025.
Selengkapnya

Viral