GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Paparkan Strategi Perekonomian Indonesia, Presiden Prabowo Cetak Sejarah Baru

Presiden RI, Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun 2027, Rabu (20/5/2026).
Kamis, 21 Mei 2026 - 04:42 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto
Sumber :
  • YouTube tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun 2027, Rabu (20/5/2026).

Langkah Presiden Prabowo dalam penyampaian rencana kebijakannya bagi ekonomi nasional menuai respons positif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Relawan Jarnas for Prabowo-Gibran, Nasarudin mengatakan momentum tersebut sangat bersejarah karena untuk pertama kalinya Presiden RI hadir langsung dalam sidang paripurna penyampaian nota keuangan dan arah kebijakan fiskal negara.

“Paripurna hari ini sangat spesial dan bersejarah. Baru pertama kali dalam sejarah Presiden Republik Indonesia hadir langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN di hadapan parlemen. Ini menunjukkan bentuk penghormatan Presiden kepada DPR sebagai representasi rakyat Indonesia,” ujar Nasarudin, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Ketua Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran, Nasarudin
Ketua Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran, Nasarudin
Sumber :
  • Istimewa

Ia menilai keberanian Presiden Prabowo tampil langsung di tengah situasi geopolitik global yang penuh tekanan, ancaman krisis ekonomi dunia, serta kondisi nilai tukar rupiah yang masih berfluktuasi, merupakan bentuk kepemimpinan yang bertanggung jawab dan terbuka kepada rakyat.

“Di tengah kondisi global yang tidak mudah, Presiden Prabowo hadir langsung memberikan penjelasan kepada DPR sebagai lembaga yang mewakili lebih dari 270 juta rakyat Indonesia. Ini menunjukkan jiwa kepemimpinan yang kuat, transparan, dan penuh tanggung jawab,” katanya.

Nasarudin juga menyoroti pidato Presiden Prabowo yang menegaskan arah besar pembangunan nasional target pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen, kondisi keuangan negara, maupun tata kelola Sumber Daya Alam (SDA).

Menurutnya langkah pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam merupakan bentuk nyata keberpihakan negara terhadap kedaulatan ekonomi nasional.

“Kami semakin yakin bahwa Presiden Prabowo benar-benar ingin menjadikan bangsa ini berdaulat dan mengatur sumber daya alam Indonesia sebaik-baiknya. Selama ini terlalu banyak kebocoran dan penguasaan oleh segelintir pihak,” tegas Nasarudin.

Ia menyatakan kebijakan baru pemerintah yang mewajibkan ekspor komoditas strategis seperti kelapa sawit (CPO) hingga batu bara dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk sebagai single exporter merupakan langkah besar dalam memperkuat kendali negara terhadap kekayaan nasional.

“Presiden Prabowo hari ini menegaskan bahwa ekspor kelapa sawit sampai batu bara wajib melalui BUMN. Ini adalah langkah yang sangat berani dan patriotik. Negara hadir langsung mengelola komoditas strategis bangsa agar manfaatnya benar-benar kembali kepada rakyat Indonesia,” ujarnya.

Menurut Nasarudin, kebijakan tersebut sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dikuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Hari ini Presiden menyampaikan langsung di depan parlemen bahwa negara harus hadir dalam pengelolaan sumber daya alam. Kami sebagai rakyat sangat bangga ketika beliau menegaskan pengaturan ekspor batu bara dan CPO akan dikelola langsung oleh BUMN. Ini langkah luar biasa agar Indonesia benar-benar menjadi tuan di negeri sendiri,” lanjutnya.

Ia juga menilai kebijakan tersebut akan menutup celah praktik-praktik penyalahgunaan ekspor komoditas yang selama ini merugikan negara.

“Kita tahu dalam beberapa waktu terakhir banyak persoalan ekspor CPO yang disalahgunakan demi keuntungan kelompok tertentu. Karena itu kami percaya Presiden Prabowo sedang membuat kebijakan besar demi kepentingan bangsa dan negara,” katanya.

Selain itu, Nasarudin mengapresiasi sikap tegas Presiden Prabowo terhadap birokrasi yang lambat, praktik pungli, serta komitmen pemberantasan korupsi dan reformasi tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, semangat yang disampaikan Presiden dalam pidato tersebut sangat selaras dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026.

“Jiwa patriotisme Presiden Prabowo benar-benar terasa pada Hari Kebangkitan Nasional ini. Beliau ingin Indonesia berdiri tegak, mandiri, dan tidak bisa diintervensi oleh kepentingan mana pun. Semangat kebangkitan nasional hari ini adalah semangat agar Indonesia menjadi tuan di negeri sendiri,” katanya.

Nasarudin turut serta mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari rakyat, akademisi, pengamat, hingga dunia usaha untuk bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah demi kepentingan nasional.

“Kami berharap seluruh rakyat, ilmuwan, pengamat, dan pengusaha bersama-sama mendukung langkah Presiden. Meskipun mungkin ada sebagian pengusaha nakal yang merasa terganggu dengan kebijakan ini, tetapi bangsa ini harus dibangun untuk kepentingan rakyat Indonesia," ungkapnya.(raa)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gugatan Ditolak PTUN, SOKSI Pimpinan Misbakhun Dapati Kepastian Hukum

Gugatan Ditolak PTUN, SOKSI Pimpinan Misbakhun Dapati Kepastian Hukum

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menolak gugatan perkara Nomor 403/G/2025/PTUN.JKT.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Jurus Cepat Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Atasi Kelangkaan Minyakita, 88 Ton Segera Guyur Pasar

Jurus Cepat Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Atasi Kelangkaan Minyakita, 88 Ton Segera Guyur Pasar

Kelangkaan minyak goreng bersubsidi Minyakita yang sempat dikeluhkan warga dan pelaku usaha di Maluku Utara akan segera berakhir. 
Lihat Kondisi Ekonomi Nasional yang Tertekan, Akademis Minta Presiden Pertimbangan Keberadaan DPN

Lihat Kondisi Ekonomi Nasional yang Tertekan, Akademis Minta Presiden Pertimbangan Keberadaan DPN

Sejumlah akademisi turut menyampaikan pandangannya terkait keberadaan Dewan Pertahanan Nasional (DPN).
Kondisi Ekonomi Tak Stabil, Puluhan Anak Panti Terima Paket Bantuan Peralatan Sekolah

Kondisi Ekonomi Tak Stabil, Puluhan Anak Panti Terima Paket Bantuan Peralatan Sekolah

Berbagai pihak turut melakukan kegiatan sosial di tengah kondisi ekonomi Tanah Air yang tertekan.
Tak Terima Dituding Pesugihan, Kuasa Hukum Sarwendah akan Tempuh Jalur Hukum, Pesulap Merah: Harusnya Terima Kasih ke Kami

Tak Terima Dituding Pesugihan, Kuasa Hukum Sarwendah akan Tempuh Jalur Hukum, Pesulap Merah: Harusnya Terima Kasih ke Kami

Mantan istri Ruben Onsu, Sarwendah kembali diperbincangkan publik setelah dituding menjalankan ritual pesugihan di Gunung Kawi. Pesulap Merah berikan tanggapan

Trending

Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengungkap reaksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas namanya dicatut oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Terdakwa Priyo Bagus Setiawan kembali membuat kecurigaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terang benderang soal Ririn Rifanto sebut 4 nama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Wacana Syarat IQ 130 di Sekolah Maung Gagasan Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Beri Peringatan Keras

Wacana Syarat IQ 130 di Sekolah Maung Gagasan Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Beri Peringatan Keras

Program "Sekolah Maung" (Manusia Unggulan) yang menjadi terobosan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapatkan sorotan tajam dari parlemen. 
Lengkapi Bukti Kasus Pencabulan Belasan Santri, Polisi Geledah Ponpes di Ponorogo

Lengkapi Bukti Kasus Pencabulan Belasan Santri, Polisi Geledah Ponpes di Ponorogo

Guna memperkuat penyidikan kasus dugaan pencabulan terhadap belasan santri, jajaran Satreskrim Polres Ponorogo melakukan penggeledahan di sebuah pondok pesantren di wilayah Jambon, Jawa Timur, Rabu (20/5). 
Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polda Metro Jaya memastikan bahwa Model atau MUA Ansy Jan De Vries (ADV) bukan korban begal maupun tindakan kriminal lainnya. 
Instruksi Dedi Mulyadi usai Selamatkan 2 Anak Muda yang Kecelakaan di Lembang Bandung: Keluarga Segera ke RS!

Instruksi Dedi Mulyadi usai Selamatkan 2 Anak Muda yang Kecelakaan di Lembang Bandung: Keluarga Segera ke RS!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta keluarga datang ke rumah sakit. Hal itu usai menyelamatkan 2 anak muda yang kecelakaan di Lembang, Bandung Barat.
Selengkapnya

Viral