GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Kamis, 28 Mei 2026 - 12:58 WIB
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI
Sumber :
  • Instagram/@w.o.d.d

Jakarta, tvOnenews.com - Dugaan adanya riset palsu dari Indonesia dalam ajang International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISPPD) di Kopenhagen, Denmark, pada 17-21 Mei 2026 menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecurigaan Dwi bermula ketika seorang koleganya mengajak menghadiri presentasi dua peserta asal Indonesia yang menggunakan nama “Dimas” dan “Riana”. Awalnya ia hanya membaca ringkasan penelitian atau abstrak secara singkat.

Namun setelah mempelajari kembali isi penelitian tersebut, Dwi menemukan sejumlah hal yang dianggap janggal. Ia kemudian berdiskusi dengan sesama peneliti dan supervisornya terkait grafik serta data yang digunakan dalam riset tersebut.

Salah satu poin yang paling menimbulkan tanda tanya ialah klaim pengambilan data primer di kawasan Pegunungan Andes, Peru, tanpa melibatkan peneliti maupun institusi lokal. Menurut Dwi, praktik seperti itu hampir tidak mungkin dilakukan dalam penelitian internasional.

“Mereka tuh ngumpulin data di Andes. Ngumpulin data dan enggak ada sama sekali kolaborator lokal di negara itu impossible untuk melakukan penelitian kayak gitu di negara orang. Itu salah satu keanehan yang paling menonjol,” ujarnya.

Tidak hanya isi penelitian, identitas pembicara dalam presentasi tersebut juga menimbulkan kecurigaan. Dalam salah satu sesi, seorang perempuan mempresentasikan riset berjudul Urban Heat Islands and Ageing Lung Vulnerability: Mapping Pneumococcal Pneumonia Risk and Climate-Exposed Older Adult Hotspots in LMIC Megacities dengan nama “Riana Dwi Kurniawati”.

Namun sekitar 10 menit berselang, perempuan yang sama kembali tampil di sesi lain dengan identitas berbeda setelah mengganti jilbab. 

Kali ini ia disebut sebagai “Dimas Fajar Prasetyo” dan membawakan penelitian berjudul AI-Fused Satellite Climate, Urban Heat and PCV Uptake to Prioritise Pneumococcal Booster Strategies for Frail Older Adults in LMIC Megacities.

Menurut Dwi, perempuan tersebut bahkan memperkenalkan dirinya kepada peserta lain dengan nama “Dimas”.

Belakangan diketahui sosok perempuan itu bernama Prihantini. Meski demikian, nama Prihantini justru tidak tercantum dalam daftar penulis pada dua penelitian yang ia presentasikan.

Berdasarkan informasi di laman resmi ISPPD, Prihantini diketahui mengajukan empat penelitian bersama Rifaldy Fajar dan Rini Winarti.

Prihantini dan Rifaldy tercatat menggunakan afiliasi AI-Biomedicine Research Group, IMCDS Biomed Research Foundation, Jakarta. Sedangkan Rini Winarti mencantumkan Departemen Biologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai institusinya.

Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa Prihantini, Rifaldy Fajar, Rini Winarti, dan Riana Dwi Kurniawati ternyata berasal dari kampus yang sama, yakni Universitas Negeri Yogyakarta.

Prihantini diketahui merupakan alumni jurusan Matematika angkatan 2015, sementara Rifaldy berasal dari jurusan yang sama angkatan 2014. Adapun Rini Winarti merupakan alumni Biologi angkatan 2014 dan Riana berasal dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2015.

Rifaldy dan Rini sebelumnya pernah meraih medali emas dalam ajang The Egyptian International Invention and Innovation Exhibition (EGYPTINVENT) 2016 di Kairo, Mesir yang berlangsung pada 8-10 Maret 2016, sebagaimana dikutip dari laman resmi UNY.

Selain itu, Rifaldy, Prihantini, dan Riana juga sempat tergabung dalam tim Departemen Pengembangan Kreativitas Mahasiswa BEM KM UNY yang berhasil membawa pulang medali emas dalam ajang The 2nd World Invention and Innovation Forum (WIIF) di Foshan, China, pada 22-25 November 2017.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Prof Nur Hidayanto, mengatakan pihak kampus saat ini masih melakukan penelusuran terkait keterlibatan alumni dalam polemik tersebut, seperti dikutip dari detikJogja.

Sementara itu, hingga kini detikEdu disebut belum memperoleh keterangan langsung dari pihak-pihak terkait. Sebelumnya, Rifaldy sempat mengunggah pernyataan di akun Threads dan Instagram pribadinya bahwa dirinya bersama tim peneliti lain tengah menyiapkan klarifikasi. Namun unggahan tersebut kemudian menghilang setelah akun media sosialnya ditutup. (nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MAN Surabaya Libatkan Siswa dalam Penyembelihan Hewan Kurban, Sapi Sempat Mengamuk

MAN Surabaya Libatkan Siswa dalam Penyembelihan Hewan Kurban, Sapi Sempat Mengamuk

Meski sempat meronta dan mengamuk, sapi kurban di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Surabaya berhasil dikendalikan oleh tukang jagal yang dibantu guru dan para siswa.
eremie Frimpong Dicoret dari Skuad Belanda, Ronald Koeman Ungkap Alasan Mengejutkan

eremie Frimpong Dicoret dari Skuad Belanda, Ronald Koeman Ungkap Alasan Mengejutkan

Ronald Koeman blak-blakan mengungkap alasan mencoret Jeremie Frimpong dari skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026, meski sang pemain membela Liverpool musim ini.
Anthony Leong Dorong Pengusaha Muda Kuasai Ekonomi Digital, E-Commerce hingga Live Streaming Commerce

Anthony Leong Dorong Pengusaha Muda Kuasai Ekonomi Digital, E-Commerce hingga Live Streaming Commerce

Calon Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Anthony Leong, menilai ekonomi digital akan menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.
Efek Investigasi Dedi Mulyadi Tak Main-main, Pengacara Toni Sebut Ririn Ditanyai Penyidik Sumbernya YouTube KDM

Efek Investigasi Dedi Mulyadi Tak Main-main, Pengacara Toni Sebut Ririn Ditanyai Penyidik Sumbernya YouTube KDM

Investigasi Dedi Mulyadi di YouTube KDM berdampak nyata. Pengacara Toni ungkap pertanyaan penyidik ke Ririn semuanya bersumber dari tayangan KDM. 
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: AFC Jebak Timnas Indonesia di Grup AFF

Hasil Drawing Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: AFC Jebak Timnas Indonesia di Grup AFF

Kali ini, AFC melakukan gebrakan dengan membagi kualifikasi menjadi dua, yakni untuk kualifikasi serta serta fase development. 
WBC Resmi Umumkan Agit Kabayel Jadi Lawan Oleksandr Usyk Selanjutnya di Duel Tinju Perebutan Gelar Juara Kelas Berat

WBC Resmi Umumkan Agit Kabayel Jadi Lawan Oleksandr Usyk Selanjutnya di Duel Tinju Perebutan Gelar Juara Kelas Berat

World Boxing Council (WBC) resmi mengumumkan bahwa Agit Kabayel bakal menjadi petinju yang akan dihadapi oleh Oleksandr Usyk di kelas berat.

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Seekor sapi kurban di Jalan Haji Djahawir, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, membuat heboh warga setelah mengamuk dan terperosok ke dalam saluran air pada Rabu (27/5) pagi. 
Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Siswi Cathlyn Yvaine Lesmana menjadi sorotan publik setelah digadang-gadang sebagai kandidat kuat delegasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026
Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Estafet kepemimpinan di tubuh Polda Maluku Utara resmi berganti. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyambut kedatangan Brigjen Arif Budiman sekaligus melepas Irjen Waris Agono.
Selengkapnya

Viral