News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sugiono Desak ASEAN Plus Three Berubah: Bangun Ketahanan Sebelum Krisis Hantam Kawasan

Sugiono menilai hampir tiga dekade perjalanan APT telah membuktikan bahwa keberhasilan forum tersebut lahir dari kerja sama yang menghasilkan manfaat nyata.
Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:59 WIB
Menteri Luar Negeri (Kemlu) RI Sugiono
Sumber :
  • dok. Kemlu

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mendorong, negara-negara anggota ASEAN Plus Three (APT) mengubah pendekatan dalam menghadapi tantangan global dengan memprioritaskan pembangunan ketahanan kawasan sebelum krisis terjadi.

Menurutnya, dinamika geopolitik dan ekonomi dunia yang semakin tidak menentu menuntut kawasan tidak lagi hanya fokus pada penanganan krisis, tetapi juga memperkuat sistem pencegahan sejak dini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan tersebut disampaikan Sugiono dalam Pertemuan ke-27 Menteri Luar Negeri ASEAN Plus Three yang mempertemukan negara-negara ASEAN dengan Jepang, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dan Republik Korea di Manila, Filipina.

Sugiono menilai hampir tiga dekade perjalanan APT telah membuktikan bahwa keberhasilan forum tersebut lahir dari kerja sama yang menghasilkan manfaat nyata, bukan sekadar komitmen politik.

“APT lahir dari krisis. Masa depannya harus ditentukan oleh ketahanan yang kita bangun sebelum krisis terjadi,” ujar Sugiono, dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, disrupsi global yang semakin cepat kini tidak hanya memengaruhi stabilitas politik, tetapi juga berdampak langsung terhadap ketahanan energi, pasokan pangan, hingga rantai pasok regional.

Karena itu, APT harus terus berinovasi agar mampu memberikan manfaat konkret bagi seluruh negara anggotanya.

Di sektor ketahanan pangan, Indonesia mendorong pengembangan ASEAN Plus Three Emergency Rice Reserve (APTERR) agar tidak hanya berfungsi sebagai cadangan beras darurat, tetapi berkembang menjadi platform kerja sama regional yang lebih komprehensif.

Melalui penguatan tersebut, Indonesia mengusulkan agar kerja sama APT mencakup inovasi di bidang pertanian, penguatan rantai pasok pangan, serta diversifikasi cadangan pangan kawasan guna menghadapi ancaman krisis di masa depan.

Di bidang keuangan, Sugiono menekankan pentingnya mengoptimalkan berbagai instrumen yang telah dimiliki APT, termasuk Chiang Mai Initiative Multilateralization (CMIM) sebagai jaring pengaman finansial kawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Indonesia menyambut baik perkembangan CMIM untuk mengimplementasikan Rapid Financing Facility (RFF) dan pengesahan roadmap menuju mekanisme penggunaan yang lebih efektif,” tegas Sugiono.

Selain penguatan sektor pangan dan keuangan, Indonesia juga menekankan pentingnya membangun arsitektur kawasan yang kokoh dengan berlandaskan Treaty on Amity and Cooperation (TAC) serta ASEAN Outlook on Indo-Pacific (AOIP).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.
Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berkomitmen penuh untuk membenahi berbagai persoalan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk di kawasan Kalumpang, Mamuju, Sulawesi Barat.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran sepeda motor Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 dipastikan hadir dengan skala lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mencatatkan lonjakan ekuitas menjadi Rp 2,77 triliun dan pertumbuhan penjualan 19% hingga kuartal III 2026. Perseroan.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral