News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tepis Kekhawatiran Warga, PLN Tegaskan Rencana Pengembangan PLTP Gunung Ungaran Masih dalam Tahap Kajian

PLN menghormati perhatian dan aspirasi masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Semarang terkait rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran.
Senin, 7 September 2026 - 13:40 WIB
Pegawai PLN yang bertugas di salah satu pembangkit EBT PLTP Kamojang berkapasitas 140 megawatt (MW)
Sumber :
  • Istimewa

Semarang, tvOnenews.com — PT PLN (Persero) menghormati perhatian dan aspirasi masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Semarang terkait rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran, Jawa Tengah.

PLN menyampaikan bahwa rencana pengembangan PLTP Gunung Ungaran saat ini masih berada dalam tahap perencanaan dan studi kelayakan, serta belum memasuki tahap konstruksi maupun pengeboran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senior Manager Perijinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Jawa Bagian Tengah, Ferdyan Hijrah Kusuma, mengatakan proses pengembangan akan dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada hasil kajian dan ketentuan yang berlaku.

“PLN menghormati perhatian dan aspirasi masyarakat terkait rencana pengembangan panas bumi di kawasan Gunung Ungaran. Saat ini rencana tersebut masih dalam tahap perencanaan dan belum memasuki tahap konstruksi maupun pengeboran,” ujar Ferdyan.

Menurutnya, dalam proses perencanaan, PLN bersama para pihak terkait melakukan berbagai kajian yang mencakup aspek teknis, keselamatan, lingkungan, sosial, tata ruang, perizinan, hingga pelestarian cagar budaya.

“Setiap tahapan akan mempertimbangkan hasil kajian serta ketentuan dan peraturan yang berlaku. Masukan dan aspirasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses perencanaan,” katanya.

Perhatian terhadap Sumber Air dan Lingkungan

PLN memahami bahwa keberadaan sumber air dan keberlangsungan aktivitas masyarakat merupakan perhatian penting dalam rencana pengembangan panas bumi di Gunung Ungaran.

Karena itu, aspek kebutuhan air serta potensi dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat menjadi bagian dari kajian yang dilakukan sebelum kegiatan memasuki tahapan berikutnya.

Hasil kajian tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan dalam pemenuhan persyaratan dan perizinan lingkungan.

Pengembangan panas bumi juga memperhatikan kondisi bawah permukaan.

Sebelum menentukan lokasi sumur, dilakukan penelitian geologi dan geofisika untuk memahami kondisi batuan, air, panas, serta struktur bawah permukaan sebagai salah satu dasar dalam menentukan lokasi dan arah pengeboran.

Tidak Berada di Kawasan Candi Gedong Songo

Terkait kekhawatiran mengenai keberadaan Cagar Budaya Candi Gedong Songo, PLN menyampaikan bahwa rencana titik pengeboran tidak berada pada area Candi Gedong Songo.

“Apabila nantinya kegiatan memasuki tahap eksplorasi, lokasi pengeboran akan ditentukan dengan mempertimbangkan hasil kajian teknis, ketentuan zonasi, serta aturan perlindungan cagar budaya yang berlaku,” jelas Ferdyan.

PLN juga menyampaikan bahwa Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran memiliki cakupan wilayah yang luas.

Luasan WKP sebesar 29.800 hektare tidak berarti seluruh wilayah tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur PLTP.

Sementara itu, kebutuhan lahan untuk pembangunan PLTP dengan kapasitas rencana 55 MW masih menunggu hasil kajian dan analisis yang sedang dilakukan.

Terus Berkoordinasi dengan Pemerintah dan Masyarakat

PLN terus melakukan koordinasi dengan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, para ahli, pemangku kepentingan lainnya, serta masyarakat dalam proses pengembangan PLTP Gunung Ungaran.

“PLN terbuka terhadap masukan dan aspirasi masyarakat. Kami ingin setiap proses dilakukan secara transparan dan berdasarkan kajian dengan tetap memperhatikan keselamatan, kelestarian lingkungan, serta perlindungan warisan budaya,” tutur Ferdyan.

PLN berharap proses perencanaan dan kajian yang dilakukan dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada masyarakat mengenai rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran.

PLN juga akan terus membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, masyarakat, serta para pemangku kepentingan lainnya, sehingga setiap tahapan pengembangan dapat berjalan dengan mempertimbangkan berbagai masukan dan kondisi di lapangan, termasuk aspek sosial, lingkungan, serta pelestarian kawasan.  

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Kalah dari Madura United, Sandy Walsh Langsung Kirim Pesan untuk Bobotoh: Kami Akan Menjawabnya!

Persib Kalah dari Madura United, Sandy Walsh Langsung Kirim Pesan untuk Bobotoh: Kami Akan Menjawabnya!

Usai Persib Bandung kalah 0-1 dari Madura United, Sandy Walsh mengirim pesan khusus untuk Bobotoh dan berjanji bangkit saat menghadapi Garudayaksa FC (25/10).
AFC Resmi Ubah Jadwal Piala Asia, Timnas Indonesia Terdampak?

AFC Resmi Ubah Jadwal Piala Asia, Timnas Indonesia Terdampak?

AFC resmi mengubah siklus Piala Asia dari tahun ganjil ke genap mulai 2032. Piala Asia 2027 tetap dijadwalkan di Arab Saudi, meski masih ada potensi penundaan.
Motif Oknum Dokter Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sendiri di Bandung Terungkap

Motif Oknum Dokter Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sendiri di Bandung Terungkap

Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Barat (Polda Jabar) mengungkap penyebab oknum dokter di Bandung diduga mencabuli dan perkosa anak kandung karena sangat sayang.
Gianni Infantino Pamer Surat Dukungan Prabowo dari Erick Thohir, Begini Respons Presiden FIFA

Gianni Infantino Pamer Surat Dukungan Prabowo dari Erick Thohir, Begini Respons Presiden FIFA

Gianni Infantino mengaku terhormat setelah Erick Thohir menyerahkan surat dukungan Presiden Prabowo Subianto. Presiden FIFA itu pun menyampaikan terima kasih.
DPRD Jakarta Targetkan Operasional Flyover Latumenten Awal 2027

DPRD Jakarta Targetkan Operasional Flyover Latumenten Awal 2027

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth mengatakan progres pembangunan Flyover Latumenten dinilai berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Hitung-hitungan Peluang Kimi Antonelli jadi Juara Dunia Formula 1 Termuda di F1 GP Amerika Serikat 2026

Hitung-hitungan Peluang Kimi Antonelli jadi Juara Dunia Formula 1 Termuda di F1 GP Amerika Serikat 2026

Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, berpeluang mengunci gelar juara dunia Formula 1 di F1 GP Amerika Serikat 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral