News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendes Bocorkan Fakta Mencengangkan soal Lahan Kuburan hingga Penegak Hukum di Desa: Saya Kira Ini Menyedihkan

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bocorkan soal fakta mencengankan soal lahan kuburan di desa hingga singgung penegak
Senin, 7 September 2026 - 19:48 WIB
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto
Sumber :
  • Setpres

“Contoh terdekat, Pimpinan dan para anggota Baleg, tidak jauh dari ibu kota negara, di Bogor. Saya sudah ke sana, Sukawangi, ada tiga desa, 100% menjadi kawasan hutan. Sementara di situ ada pondok pesantren, ada masjid, puskesmas, jalan negara sudah ada, sertifikat sudah terbit, pemilu ikut terus, bayar pajak, tapi desanya masuk 100% kawasan hutan. Dan ada ibu-ibu yang ditangkap, bapak-bapak yang dipenjara. Saya kira ini harus kita akhiri dengan undang-undang ini,” beber Yandri.

Selain itu, ia menyebutkan, bahwa persoalan desa dalam kawasan hutan bukan kasus yang berdiri sendiri. Berdasarkan pemadanan awal data kawasan hutan dengan wilayah desa, terdapat puluhan ribu desa yang berada di dalam atau berbatasan langsung dengan kawasan hutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyebut terdapat 35.974 wilayah kawasan hutan berdasarkan hasil koordinasi Kementerian Desa dan PDT dengan Kementerian Kehutanan, Badan Informasi Geospasial, serta Kementerian Dalam Negeri.

Dari jumlah tersebut, hasil pemadanan awal menunjukkan terdapat 34.323 desa yang berada di dalam atau berbatasan langsung dengan kawasan hutan.

“Berdasarkan pemadanan awal dengan pola kawasan hutan, terdapat 34.323 desa, Pak Ketua. Ada 34.323 desa yang berada di dalam atau berbatasan langsung dengan kawasan tersebut,” katanya.

Yandri menjelaskan, istilah desa dalam kawasan hutan tidak serta-merta berarti seluruh wilayah administratif desa tersebut berada di dalam kawasan hutan.

“Memang ada yang 100% dalam kawasan hutan, ada sebagian, ada yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan,” ujarnya.

Jumlah tersebut, menurut Yandri, sangat signifikan jika dibandingkan dengan total desa di Indonesia yang mencapai 75.266 desa.

“Bayangkan jumlah desa ada 75.266, yang bersinggungan dengan hutan 34.323, setengahnya, Pimpinan. Oleh karena itu, sangat strategis rancangan undang-undang ini,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yandri menyebut, 34.323 desa tersebut mencakup sekitar 72,28 juta penduduk. Desa-desa tersebut tersebar di hampir seluruh provinsi dengan karakteristik serta tingkat persoalan yang berbeda-beda.

“Selanjutnya, data menunjukkan bahwa persoalan desa dalam kawasan hutan bersifat nasional. Sebanyak 34.323 desa dengan jumlah penduduk sekitar 72,28 juta jiwa teridentifikasi berada di dalam atau berbatasan dengan kawasan hutan. Sebarannya terdapat di hampir seluruh provinsi dengan karakter dan tingkat persoalan yang berbeda-beda,” bebernya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kalahkan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Resmi Menangkan Ballon d’Or of All Time

Kalahkan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Resmi Menangkan Ballon d’Or of All Time

Cristiano Ronaldo berhasil membawa pulang gelar Ballon d’Or of All Time (BOAT) pada Kamis (29/10/2026) dini hari tadi WIB. Dia mengalahkan Lionel Messi dalam pemungutan suara.
Koalisi Netanyahu Khawatir dengan Peningkatan Partisipasi Warga Arab Keturunan Palestina di Pemilu Israel

Koalisi Netanyahu Khawatir dengan Peningkatan Partisipasi Warga Arab Keturunan Palestina di Pemilu Israel

Partisipasi warga Arab keturunan Palestina dalam Pemilu Israel 2026 kemarin membuat koalisi Partai Likud yang dipimpin petahana Benjamin Netanyahu khawatir.
Klasemen Liga Italia 2026-2027: Inter Milan Kembali Klaim Puncak, Juventus dan AC Milan Kompak Kalah

Klasemen Liga Italia 2026-2027: Inter Milan Kembali Klaim Puncak, Juventus dan AC Milan Kompak Kalah

Inter Milan berhasil mengklaim puncak klasemen sementara Liga Italia 2026-2027 yang sempat direbut Lazio. Sedangkan Juventus dan AC Milan sama-sama gagal memperbaiki peringkat.
Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Di saat pihak keluarga curiga ibu-anak di Madiun tak ada kabar sejak 20 September 2026, tersangka pembunuhan tidak merespons.
Amri/Nita Siap Tantang Dejan/Felisha di Babak Kedua Hylo Open 2026

Amri/Nita Siap Tantang Dejan/Felisha di Babak Kedua Hylo Open 2026

Persaingan ganda campuran Indonesia di babak 16 besar Hylo Open 2026 dipastkan berlangsung seru. Pasalnya Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah akan berhadapan dengan Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di Saarbrücken, Jerman, Kamis (29/10/2026).
Dejan/Felisha Lolos ke 16 Besar Hylo Open 2026, Akui Sempat Kesulitan Lawan Wakil Tuan Rumah

Dejan/Felisha Lolos ke 16 Besar Hylo Open 2026, Akui Sempat Kesulitan Lawan Wakil Tuan Rumah

Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berhasil lolos ke babak kedua Hylo Open 2026. Meski demikian, pasangan baru tersebut mengaku sempat mengalami kesulitan di babak pertama.

Trending

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Nasib tragis menimpa perempuan inisial SR (22), seorang asisten rumah tangga (ART) asal Banten yang menjadi korban penyiksaan keji oleh majikannya di Malaysia. 
Selengkapnya

Viral