News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Polda Metro Jaya Siapkan Langkah Tegas

Permintaan masker meningkat di tengah menyebarnya abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau
Kamis, 10 September 2026 - 11:23 WIB
Tampilan foto udara erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sumber :
  • Antara

Pemantauan polisi sebelumnya dilakukan pada Selasa, 8 September 2026, dengan mendatangi distributor PT AMP Distribusi di Jakarta Barat. Dalam pengecekan tersebut, petugas menemukan sejumlah harga eceran masker, yakni KN95 Rp115.000 per box, Duckbill Rp130.000 per box, Earloop Rp50.000 per box, dan Konvek Rp137.000 per box.

Pengecekan kemudian berlanjut pada Rabu, 9 September 2026, di produsen masker PT Arista, Kota Depok. Harga eceran yang ditemukan untuk KN95 sebesar Rp111.000 per box, Duckbill Rp130.000 per box, Earloop 4PLY Rp90.000 per box, dan Konvek Rp137.000 per box.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemantauan dari hulu hingga hilir tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masker masyarakat dapat terpenuhi sekaligus menjaga perdagangan tetap berjalan secara wajar selama meningkatnya permintaan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Foe peace simbolon

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Barcelona Bantai Feyenoord 5-1 di Liga Champions, Hansi Flick Beri Sanjungan Selangit ke Raphinha

Barcelona Bantai Feyenoord 5-1 di Liga Champions, Hansi Flick Beri Sanjungan Selangit ke Raphinha

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, melemparkan pujian kepada Raphinha seusai kemenangan 5-1 atas Feyenoord Rotterdam. Sang penyerang asal Brasil mencatatkan dwigol dalam laga tersebut.
5 Fakta Terbaru Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Area Pencarian Kini Diperluas

5 Fakta Terbaru Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Area Pencarian Kini Diperluas

Fakta terbaru pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau. Tim SAR terus memperluas area pencarian di Selat Sunda.
Media Korea Ikut Soroti Junaida Santi, Singgung Masalah Gender dan Absen Bela Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026

Media Korea Ikut Soroti Junaida Santi, Singgung Masalah Gender dan Absen Bela Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026

Media Korea Selatan turut menyoroti absennya Junaida Santi dari Timnas Voli Putri Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2026. Pemain yang menyandang status MVP Proliga 2025 tersebut disebut belum dapat tampil di kompetisi internasional karena persoalan pemeriksaan jenis kelamin.
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Pekanbaru Sudah Mulai Tatap Muka

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Pekanbaru Sudah Mulai Tatap Muka

Kegiatan belajar mengajar di Kota Pekanbaru sudah dilakukan secara tatap muka. Walau demikian, proses belajar masih dilaksanakan terbatas dengan menerapkan sejumlah protocol Kesehatan karena kualitas Udara masih dalam kategori tidak sehat.
DPR Usul Pemerintah Tidak Matikan Fenomena Sound Horeg, tapi Diatur Supaya Tertib

DPR Usul Pemerintah Tidak Matikan Fenomena Sound Horeg, tapi Diatur Supaya Tertib

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq meminta pemerintah tidak mematikan fenomena Sound Horeg yang berkembang di tengah masyarakat.
Kalsel Dinyatakan Nihil Hotspot Karhutla, Pengendalian Kalbar dan Kalteng Diperkuat

Kalsel Dinyatakan Nihil Hotspot Karhutla, Pengendalian Kalbar dan Kalteng Diperkuat

Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama pada wilayah yang masih menunjukkan konsentrasi hotspot tinggi.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral