News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Rangkaian Kematian 9 Korban Serial Killer di Cianjur Bekasi, Kekejian Wowon dan Duloh

Terkuak rangkaian kematian 9 korban Serial Killer di Cianjur Bekasi, kekejian Wowon dan Duloh. Kejanggalan ini berawal dari sekeluarga di Bekasi tewas keracunan
Minggu, 22 Januari 2023 - 07:54 WIB
Pembunuhan berantai di tanah pasundan yang menewaskan 9 orang, lubang mayat salah satu korban (kiri), Wowon Erawan saat diringkus polisi (kanan).
Sumber :
  • Sumber : Rizki Amana / Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Bikin geger publik soal pembunuhan berantai yang dilakukan pria paruh baya di Bekasi dan Cianjur. Adapun kini terungkap rangkaian kematian 9 korban Serial Killer di Cianjur Bekasi, kekejian Wowon dan Duloh  Minggu (22/1/2023).

Pihak kepolisian telah meringkus tiga tersangka pembunuhan berantai yakni Wowon Erawan alias Aki (60), Solihin alias Dulah (63), dan Dede alias Solehudin (35).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terungkap rangkaian kematian 9 korban Serial Killer di Cianjur Bekasi, kekejian Wowon dan Duloh. Kejanggalan ini berawal  dari sekeluarga di Bantargebang Bekasi tewas keracunan hingga terbongkar ke penemuan mayat di Cianjur.


Pembunuhan Berantai atau serial Killer yang dilakukan Wowon dan Duloh yang menipu korban hingga membunuhnya, Minggu (22/1/2023)
 

Korban pembunuhan berantai atau serial killer Bekasi-Cianjur oleh Wowon Erawan alias Aki Cs sejauh ini berjumlah 9 orang. Korban yang pertama mereka bunuh adalah tenaga kerja wanita (TKW) bernama Siti.

Wowon memerintahkan Noneng, orangtua dari istrinya yang bernama Wiwin, untuk mendorong Siti ke laut saat perjalanan menuju Mataram, Nusa Tenggara Barat. Setelah hanyut, jasadnya kemudian ditemukan warga dan dimakamkan di Garut.

Korban selanjutnya adalah Farida, yang dikubur di dalam lubang di rumah di Cianjur, Jawa Barat. Kemudian, Noneng dibunuh partner in crime Wowon, yakni Solihin alias Duloh.

"Noneng itu dibunuh sama si Duloh. Jadi, sebelum dibunuh si Duloh, si Noneng itu diantar oleh Wowon ke rumah Duloh," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko di Markas Polda Metro Jaya, Jumat, 20 Januari 2023.

Setelah mertuanya dibunuh, baru Wiwin yang merupakan istrinya dibunuh. Wowon sejauh ini disebut punya 6 istri, Wiwin juga anak dari Noneng. Jasad Noneng dan Wiwin ini dikubur dalam satu lubang yang sama di area rumah di Cianjur.

"Pada malam yang sama, Wiwin diantar oleh si Wowon ke rumah Duloh, lalu dieksekusi juga. Makanya dikubur dalam satu lubang," ujarnya.


Penemuan barang salah satu korban pembunuhan berantai yang digali oleh pihak kepolisian di rumah pelaku di Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (20/1/2023). (Rizki Amana/tim tvOnenews.com
 

Korban selanjutnya adalah Halimah yang dieksekusi Duloh. Halimah adalah istri Wowon yang lain. Setelah dibunuh, Halimah dikembalikan ke keluarga di kampung halamannya. Duloh berdalih Halimah tewas karena sakit.

"Dikembalikan oleh tersangka Solihin alias Duloh ke keluarga, dibilangnya kalau Halimah meninggal karena sakit, padahal dibunuh Duloh," katanya.

Kemudian, Wowon menikahi Maemunah, anak dari Halimah yang juga mantan istrinya. Dari pernikahan ini, mereka punya dua anak yaitu Bayu dan Neng Ayu. Bayu dibunuh oleh Duloh di Cianjur dan dikubur dalam sebuah lubang di samping rumah Wowon.

Singkat cerita, pembunuhan beralih ke Bantar Gebang, Kota Bekasi. Tiga orang dibunuh dengan cara diracun dan dicekik di lokasi ini. Mereka adalah Maemunah, Ridwan Abdul Muiz, dan Riswandi (anak Maemunah dari eks suami bernama Didin). Satu korban atas nama Neng Ayu yang juga anak Wowon dengan Maemunah selamat dalam pembunuhan di Bekasi.


Lubang Ditemukannya Jasad Noneng dan Farida yang Berada Tepat di Belakang Rumah Duloh di Kawasan Cianjur, Jawa Barat (tim tvOnenews)
 

Diberitakan sebelumya, kepolisian mengungkap rangkaian pembunuhan berantai terhadap 9 korbannya oleh tiga tersangka yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede Solehudin.  

Peran masing-masing tersangka pembunuhan berantai atau Serial Killer di Cianjur-Bekasi

Pihak tim tvOnenews mendapati video rangkaian penangkapan dari tiga tersangka tersebut.  

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Indrawieny Panjiyoga mengatakan pembunuhan berantai itu terungkap usai pihaknya menangkap dua pelaku yakni Wowon dan Duloh secara bersamaan di kawasan Cianjur, Jawa Barat.  

"Tim Gabungan berhasil mengamankan pelaku satu atas nama Wowon alias Aki pada hari Selasa tanggal 17 Januari 2023 sekitar pukul 01.30 WIB di Kampung Babakan Mande, Gunungsari, Ciranjang, Cianjur dan Solihin alias Duloh," ungkapnya.  

Panjiyoga menuturkan dua tersangka tersebut memiliki peran masing-masing dalam kasus pembunuhan berantai tersebut.  

Tersangka Wowon berperan sebagai otak dari pembunuhan berantai terhadap 9 korban lainnya.  

"Wowon peran yang menyuruh melakukan pembunuhan dan pemberi dana," katanya. 

Sementara Duloh berperan sebagai penyedia tempat pembunuhan terhadap 5 korban yakni Noneng, Wiwin, Farida, Bayu, dan Halimah.

"Duloh yang mengontrakan rumah sebagai TKP pembunuhan, mengantar korban dari Cianjur ke tempat kontrakan (TKP) di Bekasi, membeli racun, meracik racun kedalam kopi lalu diberikan kepada para korban," ungkapnya. 
 

Berikut daftar 9 korban pembunuhan di Bekasi dan Cianjur oleh tiga tersangka :  

Di TKP Bekasi : 

1. Ai Maemunah istri dari Wowon 

2. Riswandi Anak dari Ai Maemunah

3. Ridwan Abdul Muiz Anak dari Ai Maemunah

Di TKP Cianjur :

1. Noneng selaku Ibu dari Wiwin dan Mertua Wowon

2. Wiwin selaku Istri dari Wowon  
3. Bayu selaku balita usia 2 tahun anak Wowon dan Ai Maimunah  
4. Farida selaku Tenaga Kerja Wanita (TKW) 
5. Halimah istri Wowon yang juga ibu kandung Ai Maimunah 

Di TKP Garut :  

1. Siti selaku TKW. 


(viva/ind/raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dominasi Tak Berbuah Kemenangan, Hendri Susilo Beberkan Masalah Besar Malut United

Dominasi Tak Berbuah Kemenangan, Hendri Susilo Beberkan Masalah Besar Malut United

Pelatih Malut United Hendri Susilo mengungkap alasan skuadnya kalah dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Agen Sudah di Italia! Mateta Sepakati Gaji 3,5 Juta Euro, Transfer ke AC Milan Tinggal Menghitung Jam?

Agen Sudah di Italia! Mateta Sepakati Gaji 3,5 Juta Euro, Transfer ke AC Milan Tinggal Menghitung Jam?

Klub Liga Italia,  AC Milan mendapatkan angin segar dalam perburuan Jean-Philippe Mateta pada bursa transfer musim dingin kali ini.
Duo Cisse di San Siro! Usai El Hadj Malick, AC Milan Kini Pastikan Kedatangan Alphadjo Cisse Jelang Bursa Transfer Musim Dingin Tutup

Duo Cisse di San Siro! Usai El Hadj Malick, AC Milan Kini Pastikan Kedatangan Alphadjo Cisse Jelang Bursa Transfer Musim Dingin Tutup

AC Milan menunjukkan ketegasan langkahnya dalam mengamankan talenta muda potensial untuk masa depan klub.
Belum Rasakan Podium Juara di MotoGP, Pedro Acosta: KTM dan Saya Masih Punya Kelemahan

Belum Rasakan Podium Juara di MotoGP, Pedro Acosta: KTM dan Saya Masih Punya Kelemahan

Pedro Acosta pun menyadari ekspektasi besar yang mengiringinya bersama KTM di kelas utama MotoGP
Begini Adab Pinjam Uang dalam Islam

Begini Adab Pinjam Uang dalam Islam

Seringkali peminjam uang melupakan, bagaimana adabnya ketika meminta bantuan pinjam dana. Ini pesan bijak Buya Yahya
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta: Jangan Campur Adukan Politik dan Agama

Ketua DPD Golkar DKI Jakarta: Jangan Campur Adukan Politik dan Agama

Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar menyebut acara kerohanian partai jangan dicampuradukkan antara politik dengan agama.

Trending

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
4 Pemain Kelas Dunia yang Bisa Direkrut Persib Jelang Penutupan Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Nomor 1 Bisa Temani Federico Barba

4 Pemain Kelas Dunia yang Bisa Direkrut Persib Jelang Penutupan Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Nomor 1 Bisa Temani Federico Barba

Persib Bandung masih adem ayem di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, tapi peluang merekrut 4 pemain kelas dunia untuk menemani Federico Barba masih terbuka.
Rizky Ridho Kasih Salam Perpisahan kepada Rio Fahmi dan Hansamu Yama, Isyarat Jadi Pemain yang Dilepas Persija Jakarta?

Rizky Ridho Kasih Salam Perpisahan kepada Rio Fahmi dan Hansamu Yama, Isyarat Jadi Pemain yang Dilepas Persija Jakarta?

Meski belum diumumkan secara resmi, namun kapten Persija Jakarta Rizky Ridho seolah memberi isyarat jika Rio Fahmi dan Hansamu Yama akan dilepas Macan Kemayoran
12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 1 Februari 2026: Angka Hoki Aries hingga Pisces, Siapa Paling Hoki?

12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 1 Februari 2026: Angka Hoki Aries hingga Pisces, Siapa Paling Hoki?

Ramalan keuangan zodiak 1 Februari 2026 membahas Aries hingga Pisces, lengkap dengan angka hoki, peluang rezeki, kondisi finansial, dan zodiak paling hokii
Frustrasi Tak Kunjung Dapat Striker Baru, Juventus Pertimbangkan Reunian dengan Pemain Veteran?

Frustrasi Tak Kunjung Dapat Striker Baru, Juventus Pertimbangkan Reunian dengan Pemain Veteran?

Pencarian Juventus soal striker baru yang tak kunjung mendapatkan titik terang berdampak pada kabar tidak terduga menjelang penutupan bursa transfer musim dingin. Nama Alvaro Morata mencuat.
4 Nama Sudah Dikantongi, Langkah John Herdman Bidik Pemain Keturunan Top Eropa Dipuji Media Vietnam

4 Nama Sudah Dikantongi, Langkah John Herdman Bidik Pemain Keturunan Top Eropa Dipuji Media Vietnam

Langkah Timnas Indonesia dalam proyek naturalisasi kembali menyedot perhatian media luar negeri. Media Vietnam puji langkah John Herdman bidik pemain top Eropa.
Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Dugaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina yang melibatkan Riza Chalid Cs terus bergulir dan menjadi sorotan tajam publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT