News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Beberkan Peran Masing-masing Pelaku Pembunuhan Berantai di Cianjur, Wowon Iming-imingi Hal Ini..

Fakta baru kasus pembunuhan berantai atau serial killer di Cianjur dan Bekasi. Adapun, Polisi beberkan peran masing-masing pelaku pembunuhan berantai di Cianjur
Selasa, 24 Januari 2023 - 04:58 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko (kiri), tersangka pembunuhan berantai Wowon Erawan (kanan).
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Rika Pangesti/ tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Publik dihebohkan dengan kasus pembunuhan berantai atau serial killer di Cianjur dan Bekasi. Terbaru, Polisi beberkan peran masing-masing pelaku pembunuhan berantai di Cianjur, Selasa, (23/1/2023).

Masih berlanjut soal kasus pembunuhan berantai yang didalangi oleh pria paruh baya di Cianjur, Jawa Barat, yang menewaskan korban hingga berjumlah 9 orang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah fakta terungkap setelah tersangka berhasil diringkus polisi di rumahnya di Cianjur. Pihak kepolisian telah meringkus tiga tersangka pembunuhan berantai di Cianjur-Bekasi yakni Wowon Erawan alias Aki (60), Solihin alias Dulah (63), dan Dede alias Solehudin (35).

Polisi Beberkan Peran Masing-masing Pelaku Pembunuhan Berantai di Cianjur

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andika selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya memberikan keterangan soal peran masing-masing pelaku pembunuhan berantai di Cianjur dan Bekasi.


Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. (Rika Pangesti/tvOnenews.com)

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber di Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, menerangkan tentang perkembangan kasus yang bikin geger publik belakangan ini.

"Tim dari Polda Metro Jaya menurunkan tim dari inter profesi, di antaranya di situ didampingi juga Psikologi Forensik. Terkait apa yang menjadi keterangan-keterangan pelaku sejauh ini hanya menjadi suatu catatan, catatan untuk dilakukan dinamika pengembangan kasus ini yang paling terutama secara scientific," ungkapnya yang dilansir dari tayangan Apa Kabar Indonesia Pagi, pada Selasa (23/1/2023).

Terkait peran masing-masing pelaku yang melancarkan aksi kejahatannya dengan mengubur para korbannya di beberapa titik rumahnya di Cianjur.

"Memang betul dalam hal Partner In Crime, 3 pelaku ini memiliki peran masing-masing. Tadi disampaikan sikap introvert-nya kepada masyarakat ataupun dianggap tokoh."

"Namun, demikian kami melihat dari Partner In Crime ini masing-masing memiliki peran sendiri. Seperti Wowon yang memberikan motivasi ataupun juga menyuruh melakukan. Sedangkan yang melakukan eksekusinya di situ adalah Duloh.

Modus yang dilakukan Wowon Erawan alias Aki yakni menarik perhatian korban agar mau menyerahkan harta bendanya. Modus Wowon ini dengan menebar iming-iming janji ke korban, berupa menggandakan uang.

"Dalam hal ini apa yang dijadikan untuk memotivasi itu semuanya para Partner In Crime itu. Ada yang memberikan janji, ada juga hal yang bersifat kondisi palsu. Seperti begitu ditagih, takut ketahuan dan berakibat kepada korban kehilangan nyawa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Sementara itu, untuk tersangka lainnya yakni Dede Solehudin yang merupakan bagian dari kelompok pembunuhan berantai Cianjur-Bekasi, yang juga menjadi korban keracunan akibat ulah Wowon Cs.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menceritakan kronologis awalnya Dede yang juga menjadi korban upaya pembunuhan yang didalangi oleh Wowon Cs, yang terungkap bagian dari komplotan serial Killer Cianjur dan Bekasi.

"Penyidik langsung turun ke lapangan melakukan olah TKP tim inafis. Kemudian dari 5 dan 3 meninggal dunia, 2 orang selamat dan 1 anak-anak.

Dede bertugas menemani Duloh untuk mencari kontrakan dan menggali lubang untuk calon korban yang akan dibunuhnya di Bekasi. Tapi nahasnya, dia meninum kopi yang mengandung racun tersebut dan turut menjadi korban.


Ketiga tersangka kasus pembunuhan berantai atau serial killer, Wowon Erawan (kiri), Duloh Solihin (tengah), Dede Solehudin (kanan).

Tetapi menurut polisi, Dede melakukan tindakan meminum kopi racun itu lantaran playing victim. seolah-olah masih bagian dari korban dari kelima orang yang ada di rumah tersebut.

Daftar rincian jenazah korban racun Wowon dan Duloh (Solihin)

  • TKP di Bekasi: 3 Jenazah

1. Ai Maimunah (40)

2. Ridwan Abdul Muiz (20)

Anak maimunah dari suami pertama

3. M Riswandi (16)

Anak Ai Maimunah dari suami pertama

  • TKP di Cianjur : 4 Jenazah di 3 lubang

4. Kerangka anak kecil atas nama Bayu di lubang pertama

5. Kerangka atas nama Noneng di lubang kedua

6. Kerangka atas nama Wiwik di lubang kedua

7. Kerangka atas nama Farida di lubang ketiga

  • TKP di Garut : 1 Jenazah

8. Siti Fatimah, TKW asal Garut yang didorong ke laut saat hendak menagih penggandaan uang dari Wowon.

9. Halimah (istri Wowon dan Ibu dari Ai Maimunah) dibunuh oleh Duloh (Solihin), Partner In Crime Wowon saat berobat kepada Solihin. (ind)
 

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Siapkan 1 Juta Ton Beras Subsidi, Harga Bisa Lebih Murah dari Pasaran

Pemerintah Siapkan 1 Juta Ton Beras Subsidi, Harga Bisa Lebih Murah dari Pasaran

Pemerintah menyiapkan 1 juta ton beras SPHP seharga Rp12.500 per kilogram untuk mengantisipasi lonjakan harga akibat potensi penurunan produksi padi saat
Korea Ungkap Efek Domino Besar Penundaan Piala Asia 2027

Korea Ungkap Efek Domino Besar Penundaan Piala Asia 2027

Pejabat KFA menyebut bahwa efek domino besar bisa terjadi akibat tertundanya Piala Asia 2027, termasuk pada kompetisi lain di bawah AFC dan bahkan di liga domestik.
Sakit Hati karena Asmara, Pria di Jombang Diduga Sebar Lima Video Pribadi Mantan Kekasih

Sakit Hati karena Asmara, Pria di Jombang Diduga Sebar Lima Video Pribadi Mantan Kekasih

Persoalan asmara diduga menjadi pemicu seorang pria berinisial MA (29) menyebarkan video pribadi mantan kekasihnya melalui media sosial TikTok.
Profil Kiky Saputri, Komika yang Viral karena Ucapan 'Rakyat Jelata', Dikenal Jago Roasting Pejabat

Profil Kiky Saputri, Komika yang Viral karena Ucapan 'Rakyat Jelata', Dikenal Jago Roasting Pejabat

Nama komika Kiky Saputri kembali menjadi perbincangan setelah potongan video lawas yang memuat celetukan “rakyat jelata” viral di media sosial. Ini profilnya.
Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Comeback Dramatis, Maung Bandung Lolos 16 Besar ACL 2

Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Comeback Dramatis, Maung Bandung Lolos 16 Besar ACL 2

Persib bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan Melbourne Victory 2-1. Gol Luka Menalo dan Balsa Sekulic memastikan Maung Bandung lolos ke 16 besar ACL 2.
Sekjen Gerindra Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum Terkait Sejumlah Perwira Polri

Sekjen Gerindra Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum Terkait Sejumlah Perwira Polri

Sugiono mengajak semua pihak menghormati proses hukum perwira Polri, mendalami dugaan penyadapan Presiden, serta menjaga soliditas dan pembangunan nasional.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Presiden Prabowo Copot Listyo Sigit dari Jabatan KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Presiden Prabowo Copot Listyo Sigit dari Jabatan KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Presiden RI Prabowo Subianto mencopot Listyo Sigit Prabowo dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Selengkapnya

Viral