GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tahun Politik, Mahfud MD Minta BNPT Hati-Hati Banyak Orang Frustasi Bikin Kekacauan

Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berhati-hati pada tahun politik 2023-2024.
Senin, 30 Januari 2023 - 18:57 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD saat menghadiri workshop Peningkatan Kapasitas Reformasi Birokrasi dan Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja BNPT.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berhati-hati pada tahun politik 2023-2024 ini.

Sebab, menurut Mahfud MD, di tahun politik ini biasanya banyak orang frustasi di bidang politik. Kemudian menimbulkan kekacauan di tengah keramaian politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahun ini adalah tahun politik. Hati hati, kadang kala dari situ muncul provokasi yang kemudian menimbulkan ide dan langkah bagi orang-orang yang frustasi di bidang politik," kata Mahfud MD saat memberikan sambutan dalam workshop Peningkatan Kapasitas Reformasi Birokrasi dan Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja BNPT.

"Atau memang ingin mengambil kesempatan membuat kekacauan di dalam keramaian politik. Harus hati hati 2023-2024," sambungnya.

Selain itu, kata Mahfud MD, yang sering menjadi tameng isu dan membuat gaduh kekacauan ialah isu pemindahan ibukota negara.

"Pemindahan ibukota negara juga jadi isu, supaya hati hati betul, BNPT, Densus. Hati hati, jangan sampai," ucapnya.

Ketua Kompolnas ini juga mengungkapkan bahwa, sering kali aparat keamanan dinilai sebelah mata oleh masyarakat. Pasalnya banyak yang menyalahkan aparat bila terjadi tindak terorisme.

"Kita ini sering diombang-ambingkan oleh sikap ambigu, satu pihak masyarakat mengatakan 'sikat terorisme, itu membahayakan'," terang Mahfud MD.

"Tapi satu pihak ada yang mengatakan, jangan represif dong ini kan negara demokrasi. Kadang kala kita terjebak di soal begitu," lanjutnya.

Menurut Mahfud MD, penggunaan hak demokrasi sudah jelas terukur dalam undang-undang terkait kapan semestinya digunakan.

"Padahal udah bisa diukur dalam penggunaan hak demokrasi dan terorisme itu. Jangan sampai terjadi kalau kita bertindak, maka dibilang represif. Tapi kalau ada bom, wah kamu bodoh kok gak ditindak. Bingung kita," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh sebab itu, kata Mahfud MD, kita harus tegas.

"Kalau gejalanya itu harus kita tindak. Jangan sampai demokrasi, hak asasi itu digunakan untuk menghancurkan masyarakat dan negara kita," pungkasnya.(rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SMAN 1 Pontianak Pilih Mundur dari LCC Ulang, Pastikan Ikut Lagi: Sampai Jumpa di 2027!

SMAN 1 Pontianak Pilih Mundur dari LCC Ulang, Pastikan Ikut Lagi: Sampai Jumpa di 2027!

SMAN 1 Pontianak memastikan akan kembali ikut LCC 4 Pilar pada 2027 meski menolak mengikuti final ulang tahun 2026.
SMAN 1 Pontianak Tegas Tolak Lomba Ulang LCC 4 Pilar MPR, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

SMAN 1 Pontianak Tegas Tolak Lomba Ulang LCC 4 Pilar MPR, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

SMAN 1 Pontianak menolak ikut lomba ulang LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar dan memilih menghormati hasil yang telah ditetapkan.
Dari Kawan Jadi Lawan, Vanja Bukilic Terang-terangan Mengaku Ini Kalahkan Megawati Hangestri di V League Musim Depan

Dari Kawan Jadi Lawan, Vanja Bukilic Terang-terangan Mengaku Ini Kalahkan Megawati Hangestri di V League Musim Depan

V League 2026/2027 akan diwarnai duel kawan lama yang pernah jadi salah satu duet pemain asing tertajam di Liga Voli Korea, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Tragedi PMI Tenggelam di Malaysia, DPR RI: Bukti Negara Lalai

Tragedi PMI Tenggelam di Malaysia, DPR RI: Bukti Negara Lalai

Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, mengecam keras tragedi tenggelamnya kapal yang mengangkut 37 pekerja migran Indonesia (PMI) non-prosedural asal Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara, di perairan Malaysia. Hingga Selasa (12/5/2026), sebanyak 14 orang dilaporkan masih hilang.
Gara-gara Yeom Hye-seon Pelatih Hyundai E&C Hillstate Datang Langsung ke Indonesia Temui Megawati Hangestri

Gara-gara Yeom Hye-seon Pelatih Hyundai E&C Hillstate Datang Langsung ke Indonesia Temui Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung sempat datang ke Indonesia tepatnya ketika final Proliga 2026 untuk menyaksikan aksi Megawati Hangestri sebelum resmi merekrutnya pada awal pekan ini. 
Diabaikan John Herdman dari Timnas Indonesia, Kiper Berdarah Surabaya Ini Justru Dilirik Klub Legendaris Liga Belanda

Diabaikan John Herdman dari Timnas Indonesia, Kiper Berdarah Surabaya Ini Justru Dilirik Klub Legendaris Liga Belanda

Kayne van Oevelen, kiper keturunan Indonesia yang diabaikan John Herdman dari Timnas Indonesia, masuk radar Feyenoord usai tampil impresif bersama FC Volendam.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral