GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejumlah Klub Championship Bisa Mengawali Musim Depan dengan Poin Minus, Begini Pemaparan I.League

Sanksi diberikan karena klub-klub terkait belum memenuhi sejumlah aspek wajib dalam proses club licensing musim 2026-2027.
Rabu, 13 Mei 2026 - 21:23 WIB
Hasil Club Licensing Cycle 2025-2026 Super League
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Operasional I.League, Asep Saputra mengungkap kemungkinan adanya sejumlah klub Championship yang akan memulai kompetisi musim depan dengan poin minus di klasemen. Sanksi tersebut diberikan karena klub-klub terkait belum memenuhi sejumlah aspek wajib dalam proses club licensing musim 2026-2027.

‎Hal itu ia sampaikan langsung dalam konferensi pers bersama awak media di Kantor I.League, Jakarta pada Rabu (13/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Asep menjelaskan bahwa pengurangan poin akan diberlakukan kepada klub yang gagal memenuhi aspek kategori A dalam lisensi klub profesional. Menurutnya, keputusan tersebut sudah diterima oleh klub sehingga tinggal menunggu implementasi saat kompetisi dimulai.

‎“Klub yang gagal memenuhi aspek kategori A ada konsekuensi sanksi pengurangan poin. Klub sudah menerima keputusan tersebut, sehingga nantinya ada klub yang memulai musim dengan minus poin di klasemen,” ujar Asep.

‎Meski begitu, klub-klub yang belum memenuhi syarat masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding. Operator kompetisi memberikan tenggat waktu pengajuan banding hingga 22 Mei 2026.

‎Dalam pemaparan hasil national club licensing musim 2026/27, Asep menyebut hanya FC Bekasi City yang berhasil meraih status full granted untuk lisensi Championship. Sementara itu, 11 klub lainnya masih belum memenuhi persyaratan karena terdapat kekurangan pada aspek kategori A yang bersifat wajib.

‎Menurut Asep, penerapan sanksi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme kompetisi sepak bola Indonesia. I.League ingin memastikan setiap klub memenuhi standar administrasi, infrastruktur, hingga tata kelola klub secara menyeluruh.

‎Selain membahas Championship, Asep juga memaparkan hasil lisensi untuk klub-klub Super League. Dari total 18 klub peserta musim ini, sebanyak 17 klub berhasil mendapatkan lisensi Super League.

‎Satu-satunya klub yang gagal memenuhi persyaratan lisensi adalah PSBS Biak. Klub tersebut dinilai belum mampu memenuhi beberapa poin wajib dalam kategori A yang menjadi syarat utama proses lisensi.

‎“Berdasarkan 18 klub Super League musim ini, ada 17 klub yang granted untuk lisensi Super League. Satu klub gagal mendapatkan lisensi karena ada beberapa poin pada kriteria kategori A yang wajib dijalankan namun tidak terpenuhi, yaitu PSBS Biak,” kata Asep.

‎Dari 17 klub yang lolos lisensi Super League, delapan klub berhasil meraih status full granted. Klub-klub tersebut adalah PSM Makassar, Dewa United Banten, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Borneo FC Samarinda, Persib Bandung, Persita Tangerang, dan Persija Jakarta.

‎Sementara itu, sembilan klub lainnya memperoleh status granted with sanction atau lolos dengan catatan sanksi administratif. Klub-klub tersebut yakni Bhayangkara Presisi Lampung FC, Bali United, Arema FC, Malut United, Semen Padang, Madura United, Persis Solo, dan Persijap Jepara.

‎Asep menegaskan bahwa seluruh klub promosi ke Super League wajib memiliki lisensi Super League. Aturan tersebut diterapkan demi menjaga standar profesionalisme kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.

‎Dari kompetisi Championship, terdapat sembilan klub yang telah berhasil memenuhi lisensi Super League. Klub-klub tersebut adalah PSIM Yogyakarta, PSS Sleman, Persipura Jayapura, Deltras FC, PS Barito Putera, Adhyaksa FC Banten, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, dan Garudayaksa FC.

‎Dengan demikian, tiga klub promosi dipastikan aman secara administratif untuk tampil di Super League musim depan. Hal itu membuat klub promosi tidak lagi dibayangi persoalan lisensi menjelang bergulirnya kompetisi.

‎Asep juga menyoroti perkembangan klub-klub Liga Nusantara dalam proses menuju profesionalisme. Menurutnya, sejumlah klub mulai menunjukkan kemajuan positif dalam memenuhi standar lisensi nasional.

‎“Tiga klub promosi sudah mendapatkan lisensi, jadi posisi mereka aman. Sementara klub lain yang lolos lisensi meski tidak promosi tetap memiliki nilai tambah tersendiri,” ucap Asep.

‎“Ada empat klub dari Liga Nusantara yang sudah menjalani lisensi Championship dan tiga di antaranya granted. Ini menunjukkan arah pembinaan yang baik,” sambungnya.

‎Selain lisensi domestik, operator kompetisi juga mencatat peningkatan jumlah klub yang mengajukan lisensi level Asia. Sebanyak delapan klub berhasil mendapatkan lisensi AFC Champions League Two (ACL 2) dengan status full granted.

‎Delapan klub tersebut yakni PSM Makassar, Dewa United, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Borneo FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persita Tangerang. Sementara delapan klub lainnya memperoleh status granted with sanction untuk lisensi ACL 2.

‎Dengan hasil tersebut, tiga klub teratas klasemen akhir Super League dipastikan aman secara administratif apabila berhak tampil di kompetisi Asia musim depan. Sementara itu, PSIM Yogyakarta memilih tidak mengajukan lisensi ACL 2 musim ini. (igp/hfp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Asep Edi Suheri Naik Pangkat Bintang Tiga, Polda Metro Jaya Kini Dipimpin Komjen

Asep Edi Suheri Naik Pangkat Bintang Tiga, Polda Metro Jaya Kini Dipimpin Komjen

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen). 
Bikin John Herdman Senyum, Siapa Nama 5 Pemain Diaspora Baru yang Dipanggil ke Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027?

Bikin John Herdman Senyum, Siapa Nama 5 Pemain Diaspora Baru yang Dipanggil ke Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027?

Kabar gembira datang dari Timnas Indonesia, dimana John Herdman dikabarkan telah mengajukan lima pemain tambahan jelang Piala Asia 2027. Siapa nama-namanya?
Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari kebiajakan baru Dedi Mulyadi hingga omongan Khabib Nurmagomedov.
Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 sektor ganda campuran yang pertemukan pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT