Media Italia Ungkap Data Mencengangkan Jay Idzes, Lini Pertahanan Sassuolo Kocar-kacir Tanpa Bek Timnas Indonesia
- Instagram @352id
Jakarta, tvOnenews.com - Media Italia baru tersadar kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes memiliki peran sangat besar di Sassuolo. Bukan sekadar pemain inti, Idzes disebut menjadi salah satu sosok paling sulit digantikan di lini belakang Neroverdi musim ini.
Media Italia, Il Resto del Carlino, menyoroti perbedaan mencolok pertahanan Sassuolo ketika Jay Idzes bermain dan saat dirinya absen karena cedera tumit. Dalam laporan tersebut, Idzes disebut berpeluang kembali tampil pada laga terakhir Sassuolo melawan Parma setelah sebelumnya menepi akibat masalah fisik.
"Sedikit informasi yang bocor dari Mapei Football Center, tempat Sassuolo mempersiapkan pertandingan liga terakhir mereka, menunjukkan bahwa ia mungkin akan kembali dan menyelesaikan musim yang telah membuatnya tak tergantikan (34 penampilan, semuanya sebagai starter), di posisinya," tulis laporan Il Resto del Carlino dikutip pada Rabu (20/5/2026).
"Artinya, di jantung pertahanan yang sedang kesulitan tanpa Jay Idzes, dan bagaimanapun juga, jauh lebih kesulitan daripada saat ia berada di lapangan," lanjutnya.
- Instagram @jayidzes
Jay Idzes mengalami cedera saat Sassuolo menang 2-0 atas AC Milan di Stadion Mapei. Pada laga itu, bek asal Indonesia tersebut hanya bermain 40 menit sebelum digantikan Woyo Coulibaly.
Absennya Idzes ternyata memberi dampak besar bagi pertahanan Sassuolo. Tanpa dirinya, Sassuolo kebobolan tujuh gol dalam tiga pertandingan atau rata-rata 2,33 gol per laga.
Angka itu sangat kontras ketika Idzes berada di lapangan. Bersama mantan bek Venezia tersebut, Sassuolo hanya kebobolan 42 gol dalam 34 pertandingan atau sekitar 1,23 gol per laga.
Catatan menit bermain Idzes juga menunjukkan betapa besarnya kepercayaan pelatih Fabio Grosso. Ia sudah mencatat lebih dari 3.000 menit bermain dan menjadi pemain Sassuolo dengan menit tampil terbanyak musim ini.
- Instagram @seriea
Lebih menarik lagi, Jay Idzes tampil dalam 34 pertandingan dan semuanya dimulai sebagai starter. Statistik tersebut menjadi bukti bahwa posisinya di jantung pertahanan Sassuolo hampir tidak tersentuh.
"Buktinya? Mengingat rekor menit bermain pemain Indonesia ini (lebih dari 3.000 menit di lapangan, menjadikannya pemain yang paling sering dimainkan musim ini), angka-angka tersebut berbicara sendiri," tulis Il Resto del Carlino
"Dan angka-angka tersebut menunjukkan bahwa dalam tiga pertandingan di mana Idzes tidak berada di lapangan, Sassuolo kebobolan tujuh gol, atau 2,33 gol per pertandingan, satu gol setiap 38 menit bermain, sementara dengan dia di tengah pertahanan, mereka kebobolan 42 gol dalam 34 pertandingan," sambungnya,.
"Singkatnya, perbedaan yang jelas ini menunjukkan betapa cedera bek tengah tersebut telah memengaruhi performa Neroverdi di akhir musim, musim yang penuh gejolak seperti cuaca akhir-akhir ini: dalam tiga pertandingan, kemenangan melawan Como dan Milan serta hasil imbang di Florence, dengan dua kekalahan terakhir melawan Torino dan Lecce," pungkasnya.
Sassuolo kini tertahan di angka 49 poin, jumlah yang sama dengan total gol kebobolan mereka sejauh musim ini. Karena itu, kembalinya Jay Idzes dianggap bisa menjadi modal penting untuk menutup musim dengan hasil lebih manis.
Jika kembali tampil melawan Parma, Idzes bukan hanya berpeluang membantu Sassuolo memburu poin ke-50. Ia juga bisa membantu Neroverdi menghindari catatan kebobolan yang semakin membengkak pada laga terakhir musim ini. (fan)
Load more