LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MK Tidak Mendapat Alasan Kuat Atas Tudingan Cawe-cawe Presiden yang Didalilkan Pemohon

Senin, 22 April 2024

Jakarta, tvOnenews.com - Mk mementahkan dalil Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mengenai cawe-cawe Presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam pencalonan anaknya, Gibran Rakabuming Raka, yang menjadi pasangan Prabowo Subianto, paslon nomor urut 02. 

Hakim MK Daniel Yusmic P. Foekh menuturkan dalil Anies dan Muhaimin yang menyatakan bahwa kegagalan rencana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode disikapi Jokowi dengan mendukung salah satu paslon yang diposisikan sebagai pengganti presiden petahana, menurut Mahkamah, kebenarannya tidak dapat dibuktikan lebih lanjut oleh pemohon. 

“Bahwa berdasarkan pertimbangan hukum, Mahkamah menilai dalil Pemohon tidak beralasan menurut hukum,” kata Hakim MK Daniel Yusmic P. Foekh dalam sidang pembacaan putusan perkara PHPU Pilpres 2024 di Gedung I MK RI, Jakarta, Senin (22/4/2024). 

Daniel menjelaskan, Anies-Muhaimin selaku Pemohon mendalilkan terkait pernyataan Presiden Joko Widodo yang akan cawe-cawe dalam Pemilu 2024 ketika bertemu pemimpin redaksi sejumlah media serta content creator.

Untuk membuktikan dalil tersebut, kata Daniel, Pemohon mengajukan sejumlah alat bukti. 

Setelah dicermati, MK menilai dalil tersebut tidak diuraikan lebih lanjut oleh Pemohon terkait seperti apa makna dan dampak cawe-cawe yang dimaksud serta apa bukti tindakannya.

Daniel mengatakan, berbagai alat bukti yang diajukan Pemohon memang menunjukkan kegiatan dan pernyataan Presiden yang berkehendak untuk cawe-cawe dalam Pilpres 2024.

Namun, menurut MK, bukti tersebut tidak cukup kuat untuk membuktikan dalil Pemohon. 

“Menurut Mahkamah, tanpa bukti kuat dalam persidangan, tidak dapat begitu saja ditafsirkan sebagai kehendak untuk ikut campur dalam penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024 dengan menggunakan cara-cara di luar hukum dan di luar konstitusi,” kata Daniel. 

Daniel juga menyebut bahwa MK tidak mendapatkan bukti adanya korelasi antara bentuk cawe-cawe dengan potensi perolehan suara salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024. 

Atas pertimbangan-pertimbangan tersebut, MK pun menilai dalil Pemohon tidak beralasan hukum.

Diketahui, MK membacakan putusan perkara PHPU Pilpres 2024 pada hari Senin, 22 April 2024. 

Ketua MK Suhartoyo mengetuk palu pada pukul 08.59 WIB sebagai penanda dimulainya sidang sengketa pilpres tersebut. 

Adapun gugatan yang diajukan oleh Anies-Muhaimin teregistrasi dengan Nomor Perkara 1/PHPU.PRES-XXII/2024, sementara gugatan Ganjar-Mahfud teregistrasi dengan Nomor Perkara 2/PHPU.PRES-XXII/2024. 

Dalam permohonannya, pasangan Anies-Muhaimin maupun Ganjar-Mahfud pada intinya meminta MK membatalkan Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 tentang penetapan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2024.

Mereka juga memohon MK mendiskualifikasi pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai peserta Pilpres 2024. 

Kemudian, meminta MK memerintahkan kepada KPU melakukan pemungutan suara ulang Pilpres 2024 tanpa mengikutsertakan Prabowo-Gibran. (awy)

Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
img_title
02:56

Rencana Tapera Menimbulkan Polemik di Masyarakat

Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera yang sudah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo menuai pro dan kontra di masyarakat.
img_title
02:57

Menko Polhukam Tanggapi Jampidsus yang Dikuntit Densus 88

Sebelumnya, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto sudah menanggapi isu anggota Densus 88 membuntuti jaksa muda pidana khusus Febrie Adriansyah.
img_title
01:21

Kerugian Negara Ditaksir Sekitar Rp300 Triliun Rupiah Akibat Korupsi Timah

Kejagung akan memasukkan angka tersebut ke dalam dakwaan masing-masing tersangka dalam persidangan sebagai kategori kerugian negara.
img_title
00:53

42 Pengacara Siap Bela Pegi Alias Perong

Pegi Setiawan tersangka baru pada kasus pembunuhan Vina dan Eky mendapatkan dukungan moral dari puluhan pengacara dalam menghadapi kasus hukum yang menimpanya.
img_title
02:56

Hotman Paris dan Tim Ragukan Pegi sebagai DPO Kasus Pembunuhan Vina

Kuasa hukum Hotman Paris Hutapea memberikan respon atas perkembangan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon Jawa Barat.
img_title
03:37

54 Jemaah Haji Mendapat Perawatan Medis di KKHI Mekkah

Puluhan jemaah haji Indonesia mendapatkan perawatan medis di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Mekkah.  
img_title
10:03

Awal Mula Kemunculan 3 Nama Menjadi DPO Kasus Vina Namun Menjadi Satu

img_title
02:15

Komika Marshel Maju Pilkada Tangsel Diusung Gerindra

Komika Marshel Widianto menjadi salah satu kandidat yang diusung Partai Gerindra untuk maju di Pilkada Tangerang Selatan.
img_title
05:56

Spanduk Kaesang Mulai Bertebaran di Surabaya

Baliho bergambar Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mulai bertebaran di beberapa jalan protokol di Surabaya, Jawa Timur.
img_title
03:22

Menanti Pertarungan Ahok vs Bobby di Pilgub Sumut 2024

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi salah satu figur yang digadang-gadang untuk bertarung di Pilgub Sumatera Utara untuk bersaing melawan Bobby Nasution.
img_title
10:42

Hotman: Terlalu Cepat Mengatakan Pegi Otak Pelaku Pembunuhan

Hotman Paris Hutapea penasehat hukum keluarga almarhumah Vina, korban kasus pembunuhan dan pemerkosaan tahun 2016 silam di Cirebon kecewa atas hilangnya 2 DPO pelaku dalam kasus ini.
img_title
01:26

Banjir di Mamuju Tengah Mulai Surut

Banjir yang diakibatkan oleh meluapnya Sungai Kuo, di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat mulai surut. 
img_title
12:46

Ahmad Sahroni dan Pedangdut Nayunda jadi Saksi di Sidang SYL Hari Ini

Tim jaksa KPK menghadirkan penyanyi Nayunda Nabila Nizrinah dan Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni dalam sidang perkara dugaan korupsi di Kementan, hari ini (29/5/2024). 
img_title
04:24

Polisi Akan Periksa Tiga Rekan Kerja Pegi Setiawan

Tim penyidik dari Polda Jawa Barat akan memeriksa tiga rekan kuli bangunan tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky pada 2016 silam yaitu Pegi Setiawan pada Jumat (31/5/2024) mendatang.
img_title
01:47

Tragis! Wanita di Yogyakarta Tewas usai Suntik Payudara, 2 Orang Jadi Tersangka

Seorang wanita di Yogyakarta meninggal dunia setelah melakukan suntik payudara di salon kecantikan. Dua orang ditangkap dan ditetapkan menjadi tersangka.
img_title
06:16

Fakta Jasad Membusuk di Dalam Toren, Bikin Gempar Warga Tangsel

Warga Gang Samid Sian, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki yang membusuk di dalam toren milik salah satu warga. 
img_title
02:03

Aniaya Ibu Kandung yang Lumpuh, Anak dan Menantu di Pekanbaru Diamankan Polisi

Seorang anak bersama istrinya tega menganiaya ibu kandung yang sudah berusia 74 tahun.
img_title
01:58

Oknum Polisi di Makassar Dilaporkan Istri ke Propam Polri, Diduga Lakukan KDRT

Seorang oknum anggota polisi dilaporkan istrinya ke Propam Polda Sulawesi Selatan karena telah melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). 
img_title
01:33

Merinding, Detik-Detik Wahana Pasar Malam di Lampung Ambruk

Sebuah wahana permainan pasar malam di Kabupaten Way Kanan, Lampung ambruk saat digunakan oleh pengunjung. 
Jangan Lewatkan
Jadwalkan Pertemuan, PKB Beri Sinyal Sokong Anies Baswedan di Pilgub DKJ 2024

Jadwalkan Pertemuan, PKB Beri Sinyal Sokong Anies Baswedan di Pilgub DKJ 2024

PKB berencana melakukan pertemuan dengan Anies Baswedan dalam rangkaian pembahasan soal Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKJ Jakarta 2024.
Bamsoet Sepakat Rencana Pemerintahan Prabowo-Gibran Pisahkan Kementerian PUPR

Bamsoet Sepakat Rencana Pemerintahan Prabowo-Gibran Pisahkan Kementerian PUPR

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang berencana memisahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Bukan Jam Tiga Dini Hari, Ternyata Shalat Tahajud Disarankan Ustaz Adi Hidayat Adalah Jam Segini

Bukan Jam Tiga Dini Hari, Ternyata Shalat Tahajud Disarankan Ustaz Adi Hidayat Adalah Jam Segini

Namun ternyata, kata Ustaz Adi Hidayat, bagi yang sudah biasa, waktu terbaik untuk shalat tahajud ternyata bukan pukul 03.00 dini hari. Kapankah sebaiknya?
4 Amalan Ini Kata Syekh Ali Jaber Buat Rezeki Hadir Kapan Saja dan Mengikuti Posisi Kita Sebab Allah swt yang Bantu Langsung, Jangan Tinggalkan

4 Amalan Ini Kata Syekh Ali Jaber Buat Rezeki Hadir Kapan Saja dan Mengikuti Posisi Kita Sebab Allah swt yang Bantu Langsung, Jangan Tinggalkan

4 amalan ala Syekh Ali Jaber untuk rezeki yang mendatangi kita. Mudah dilakukan, semoga bisa diterapkan.
Kejagung RI Beberkan Fakta Penguntitan Anggota Densus 88 Antiteror Polri Kramat Terhadap Jampidsus

Kejagung RI Beberkan Fakta Penguntitan Anggota Densus 88 Antiteror Polri Kramat Terhadap Jampidsus

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI buka suara terkait dugaan penguntitan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah oleh Densus 88 Antiteror Polri.
Kerugian Negara Terus Bertambah Imbas Korupsi IUP PT Timah

Kerugian Negara Terus Bertambah Imbas Korupsi IUP PT Timah

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengumumkan secara resmi kerugian negara akibat dari praktik dugaan tindak pidana korupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022.
Niat Mau Shalat Dzuhur tapi 2 Rakaat Sudah Salam Karena Lupa Mau Lanjutin atau Ulang? Kata Buya Yahya Tidak Masalah Asalkan ...

Niat Mau Shalat Dzuhur tapi 2 Rakaat Sudah Salam Karena Lupa Mau Lanjutin atau Ulang? Kata Buya Yahya Tidak Masalah Asalkan ...

Terkadang lupa jumlah rakaat saat shalat, tapi bingung mau lanjutin atau nggak?. Ini penjelasan Buya Yahya
Pemerintah Didesak Tak Paksa Karyawan Swasta Ikut Program Iuran Tapera

Pemerintah Didesak Tak Paksa Karyawan Swasta Ikut Program Iuran Tapera

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI mendesak pemerintah tidak memaksa karyawan swasta ikut iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Kata Airlangga Hartarto Jika Indonesia Jadi Anggota OECD

Kata Airlangga Hartarto Jika Indonesia Jadi Anggota OECD

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengutarakan adanya peningkatan investasi produk domestik bruto (PDB) jika Indonesia menjadi anggota penuh Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD).
Pasca UU DKJ Ditandatangani Jokowi, Legislatif Jakarta Sorot Aliran Dana dari APBD

Pasca UU DKJ Ditandatangani Jokowi, Legislatif Jakarta Sorot Aliran Dana dari APBD

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoiruddin memberikan catatan penting pasca Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 25 April 2024 yang lalu.
Trending
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Pagi
06:00 - 06:30
Kabar Arena Pagi
06:30 - 08:30
Apa Kabar Indonesia Pagi
17:00 - 18:30
Kabar Petang
Selengkapnya