Batam, tvOnenews.com - Peristiwa haru sekaligus memilukan terjadi di atas kapal KMP Lome dalam pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Buton menuju Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, Sabtu siang.
Seorang ibu rumah tangga bernama Asmidaru (38) meninggal dunia usai melahirkan bayinya di tengah perjalanan laut.
Asmidaru diketahui mengalami kontraksi hebat saat kapal sedang berlayar di tengah cuaca buruk yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi.
Kondisi tersebut memaksa proses persalinan dilakukan di atas kapal dengan peralatan medis yang terbatas.
Proses persalinan dibantu oleh tim medis gabungan yang terdiri dari Balai Karantina Kesehatan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, serta aparat kepolisian yang berada di lokasi. Dengan upaya tersebut, korban berhasil melahirkan seorang bayi perempuan.
Kepala KSOP Khusus Batam, Takwim Masuku, menyatakan bahwa penanganan darurat langsung dilakukan begitu korban menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan.
Setelah kapal sandar, Asmidaru segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Sudarsono Darmo Suito untuk mendapatkan perawatan intensif.
Namun, pihak rumah sakit menyatakan nyawa korban tidak tertolong dan Asmidaru dinyatakan meninggal dunia beberapa waktu setelah tiba di rumah sakit.
Sementara itu, pihak Balai Karantina Kesehatan memastikan bayi perempuan yang dilahirkan Asmidaru dalam kondisi selamat dan telah mendapatkan penanganan medis lanjutan. Bayi tersebut kini berada dalam pengawasan tenaga kesehatan.
Peristiwa ini menjadi perhatian berbagai pihak terkait pentingnya kesiapsiagaan layanan medis darurat di moda transportasi laut, terutama saat cuaca ekstrem, guna meminimalkan risiko terhadap keselamatan penumpang.