News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Beri Imbalan Uang untuk Masyarakat yang Membantu Pemadaman Karhutla di Ciremai

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia tengah menjadi perhatian banyak pihak. Sebab terjadi di berbagai wilayah, salah satunya di Gunung Ciremai.
Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:40 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Bapenda Jabar

Jakarta, tvonenews.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tengah mengoptimalkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Ciremai.

Dalam upayanya, Dedi Mulyadi memberikan imbalan uang sebesar Rp250 ribu perorang, yang turut membantu dalam pemadaman karhutla.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan Gubernur Jawa Barat itu juga menyiapkan bonus khusus. KDM akan memberikan ke masyarakat yang turun langsung membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan.

"Kami menyiapkan Rp250 ribu per orang untuk sehari kerja pemadaman api. Dan apabila apinya cepat terpadamkan segera, kami memberikan bonus," kata Dedi dikutip dari Antara, Jumat (23/10/2026).

Menurut Dedi langkah tersebut diambil guna memobilisasi warga secara masif di bawah komando kepala desa, ketua RT/RW, dan camat setempat agar titik api yang meluas dapat dipadamkan secara kilat.

Instruksi pengerahan massa secara khusus ditujukan kepada warga Desa Seda dan Desa Cibuntu di Kecamatan Pasawahan, yang wilayah perbatasannya berdekatan langsung dengan titik kobaran api.

"Kalau ada seribu orang warga naik ke sini, dalam satu jam apinya juga selesai. Karena kalau dibiarkan, akan menimbulkan kerawanan kebakaran yang lebih luas," tuturnya.

Dengan kondisi ini, KDM turut memohon doa dari masyarakat agar proses pemadaman berjalan lancar, sembari menegaskan imbauan agar warga memutus kebiasaan membakar ilalang di tengah cuaca terik dan belum meratanya curah hujan.

"Mohon doanya pada seluruh warga Jawa Barat dan masyarakat, agar kebakaran Gunung Ciremai segera teratasi. Jangan melakukan pembakaran-pembakaran ilalang untuk kepentingan pertanian dan sejenisnya. Di tengah-tengah udara lagi terik dan hujan masih belum turun secara merata," ujarnya.

Sejauh ini, berdasarkan laporan Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Jawa Barat, insiden karhutla yang terdeteksi sejak Rabu (21/10) malam tersebut melanda dua lokasi utama di Kabupaten Kuningan yaitu Desa Pasayangan (Kecamatan Lebakwangi).

Diketahui kebakaran melanda lahan bambu seluas 2 hektare, dengan area yang hangus terbakar dilaporkan mencapai 1,5 hektare.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Cirebon mengirimkan tim gabungan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai.

Melansir laman resmi cirebonkab.go.id, disebutkan pengerahan bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Pemkab Cirebon terhadap wilayah tetangga, yang tengah menghadapi bencana.

Pengiriman personel ini merupakan langkah tanggap pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pemadaman api di kawasan gunung. Total bantuan yang diturunkan berjumlah 48 personel gabungan dari beberapa instansi teknis.

“Sesuai arahan, kami menerjunkan 48 personel gabungan yang terdiri dari 25 orang BPBD, 20 orang Damkar, dan 10 orang dari Tagana,” jelas Sekretaris Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Syamsul Huda.(klw)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Pemerintah melalui Kemenhaj akan memperkuat pelayanan haji dan umrah indonesia. Guna melindungi seluruh jemaah agar aman saat menjalani ibadah.
5 Pemain Drama Korea Oh! My Guard yang Dibintangi Jung Yong Hwa dan Hong Seung Hee

5 Pemain Drama Korea Oh! My Guard yang Dibintangi Jung Yong Hwa dan Hong Seung Hee

Berikut daftar 5 pemain drama Korea Oh! My Guard yang dibintangi Jung Yong Hwa dan Hong Seung Hee.
Mantan Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Awalnya Sempat Menghindar hingga Kedua Kalinya Kena Kepala

Mantan Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Awalnya Sempat Menghindar hingga Kedua Kalinya Kena Kepala

Mantan anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Peristiwa ini bermula pada Kamis (22/10/2026) ketika istri pelaku menegur mandor bangunan agar menghentikan pekerjaan renovasi rumah yang berada di samping rumahnya.
78 Negara Debut di Piala Dunia, Timnas Indonesia U-15 Siap bersaing di Azerbaijan

78 Negara Debut di Piala Dunia, Timnas Indonesia U-15 Siap bersaing di Azerbaijan

Digelar di Baku, Azerbaijan, mulai 24 Oktober 2026, 189 negara di bawah naungan FIFA akan mengambil bagian dalam turnamen terbesar Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA.
Perampok Toko Emas Sadis di Jember Ditangkap, Terbelit Utang Rp 80 Juta

Perampok Toko Emas Sadis di Jember Ditangkap, Terbelit Utang Rp 80 Juta

Jajaran Polres Jember berhasil membongkar kasus perampokan yang menimpa Toko Emas Murni di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jumat.
Tak Punya Rekening Himbara, Bisakah Dana BSU 2026 Rp900 Ribu Tetap Cair?

Tak Punya Rekening Himbara, Bisakah Dana BSU 2026 Rp900 Ribu Tetap Cair?

Tak punya rekening Himbara, bisakah BSU 2026 Rp900 ribu tetap cair? Simak penjelasan jalur alternatif, pencairan lewat kantor pos, dan update aturan resmi.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT