GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konflik Rempang, Sejarah Panjang Suku Laut dan Tanah Adat, Ini Penjelasan Profesor Hukum

Bentrok antara penduduk Pulau Rempang dan aparat keamanan yang berlangsung beberapa hari terakhir ini telah berakhir.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 20 September 2023 - 09:14 WIB
Profesor Dr Soenarno Edy Wibowo, S.H., M.H. pakar hukum dari Universtias Negeri Surabaya (Unesa)
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Bentrok antara penduduk Pulau Rempang dan aparat keamanan yang berlangsung beberapa hari terakhir ini telah berakhir. Konflik tersebut dipicu perselisihan mengenai tanah adat yang ditempati suku laut dan kepemilikan oleh investor, yang akan dijadikan kawasan industri dan hunian, ecocity.

Profesor Dr Soenarno Edy Wibowo, S.H., M.H.  pakar hukum dari Universtias Negeri Surabaya (Unesa) menegaskan, bahwa akar konflik ini sangat kompleks. Pulau Rempang telah lama dihuni oleh suku laut yang memiliki hubungan erat dengan lautan dan bergantung pada sumber daya laut untuk kehidupan mereka sehari-hari. Tanah adat ini dianggap sebagai pusat budaya dan spiritual mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, pemerintah setempat mengklaim kepemilikan Pulau Rempang, telah mencoba mengembangkan wilayah tersebut untuk tujuan komersial. Hal ini mencakup proyek Industri dan pembangunan infrastruktur yang mengancam tanah adat suku laut.

“Sebenarnya mudah kita selesaikan, harus ada koordinasi kalau kita bicara adat. Ya bicara Melayu, harus ada pelepasan dulu jangan sampai Pemerintah nyerobot, harus ada musawarah dan mufakat. Semua harus dikoordinasikan dulu  baru ketingkatkan wilayah baru ke Pemerintah pusat, artinya negara sekarang ini ibaratkan tahun kaget. kalau tahun 2004 itu katanya sudah muncul Hak Guna Usaha atau yang di sebut (HGU),” ujarnya saat dikomfirmasi, Selasa (19/9) di kantornya.

Profesor Hukum ini menambahkan, disitu ada suku laut yang puluhan tahun tinggal, dan banyak situs-situs Kerajaan Trah, Kerajaan Siak Indrapura.

“Kalau enggak salah waktu itu sudah menduduki 340 tahun. Sekarang ini mungkin sudah 7 turunan beranak pinak suku lautnya. Masyarakat sana itu suku lautnya, ibaratkan seperti ikan yang tidak ada air, tidak bisa hidup,” terangnya.

Pemerintah, kata Bowo, harus memberikan sesuatu kesejahteraan dan kemasyarakatan. Jangan sampai pemerintah nantinya membuat perpecahan.

“Kita gali lagi pokok permasalahannya dulu, kita harus melihat masalah Papua bagaimana bisa menyelesaikan, perlu diperhatikan masalah ini kepada Pemerintah, jangan sampai menjadi salah satu alat kekuasaan alat kekuatan, simbolis kita (NKRI) Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jangan sampai negara kita terpecah belah,” ujarnya dengan nada khawatir.

Konflik mencapai titik kritis, saat aparat keamanan mencoba untuk menggusur penduduk Pulau Rempang, yang masyarakatnya nelayan di pesisir pantai yang akan berupaya menentang pembangunan tersebut. Demonstrasi besas-besaran akan berubah menjadi bentrokan, antara penduduk dan aparat, yang akan menyebabkan banyak luka-luka di kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemerintah setempat harus berusaha untuk meredahkan ketegangan dengan mendekati para pemimpin suku laut dan perwakilan adat setempat. Mereka berharap untuk mencapai kesepakatan yang memadukan kepentingan kedua belah pihak dan menjaga perdamaian di pulau ini,” imbuh Bowo.

Krisis di Pulau Rempang menjadi pengingat akan kompleksitas konflik yang melibatkan klaim tanah adat dan pembangunan ekonomi. Masyarakat berharap agar negosiasi dapat memunculkan solusi yang adil dan berkelanjutan, yang akan membantu mendamaikan Pulau Rempang dan mengakhiri ketegangan yang telah berlangsung lama. (msi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin John Herdman Senyum, Siapa Nama 5 Pemain Diaspora Baru yang Dipanggil ke Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027?

Bikin John Herdman Senyum, Siapa Nama 5 Pemain Diaspora Baru yang Dipanggil ke Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027?

Kabar gembira datang dari Timnas Indonesia, dimana John Herdman dikabarkan telah mengajukan lima pemain tambahan jelang Piala Asia 2027. Siapa nama-namanya?
Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari kebiajakan baru Dedi Mulyadi hingga omongan Khabib Nurmagomedov.
Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 sektor ganda campuran yang pertemukan pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT