News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Modus Ritual Sucikan Diri, Oknum Kepsek di Sumenep Tega Cabuli Siswi Berkali-kali

Pelaku pencabulan yang berhasil diamankan Polres Sumenep berprofesi sebagai Pengawai Negeri Sipil (PNS) berinisial J (41 Tahun).
Minggu, 1 September 2024 - 14:22 WIB
Pengawai Negeri Sipil (PNS) berinisial J (41 Tahun)
Sumber :
  • tvOne - veros

Sumenep, tvOnenews.com - Satreskrim Polres Sumenep berhasil ungkap kasus tindak pidana, persetubuhan dan pencabulan terhadap seorang anak di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura.

Pengungkapan kasus tersebut, berdasarkan laporan Bapak kandung korban, dengan nomor LP/B/212/VIII/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, pada tanggal 26 Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku pencabulan yang berhasil diamankan Polres Sumenep berprofesi sebagai Pengawai Negeri Sipil (PNS) berinisial J (41 Tahun).

Menurut Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, pelaku yang merupakan Kepala Sekolah Dasar, diamankan anggota Resmob Polres Sumenep pada hari Kamis (29/8) sekira pukul 15.00 WIB, di rumahnya Desa Kalianget Timur.

Lebih lanjut, Widiarti menerangkan, kronologis kejadian berawal pada hari tanggal 26 Agustus 2024, sekira pukul 16.00 WIB, pelapor berada di rumahnya, kemudian pelapor diberitahukan oleh keluarga bahwa putrinya inisial T (13 Tahun) telah menjadi korban pencabulan.

"T disuruh melakukan hubungan badan dengan J oleh ibu kandungnya sendiri. Awalnya korban dijemput oleh ibu kandungnya inisial E, selanjutnya korban diantar ke rumah terlapor di Perum BSA Sumenep, dengan alasan akan melaksanakan ritual mensucikan," terangnya.

Setelah itu, sambung Widiarti, korban disuruh masuk oleh E ke rumah milik J (terlapor), sedangkan E menunggu di luar rumah. 

"Setelah korban masuk ke dalam rumah milik J, korban disuruh membuka pakaian oleh J, setelah itu J langsung melakukan hubungan badan dengan korban, dan setelah selesai T (korban) disuruh keluar rumah dan langsung pulang bersama E," ungkap Widiarti.

Selanjutnya, pada hari Jumat, tanggal 16 Februari 2024 sekira pukul 10.30 WIB, korban kembali diantarkan ke rumah pelaku, oleh E.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban diantarkan lagi ke rumah terlapor di Perum BSA Sumenep, untuk melaksanakan ritual mensucikan diri atau berhubungan badan dengan J. Sesudah bersetubuh di rumah pelaku, kemudian pada hari Minggu di bulan Kuni dengan tanggal yang berbeda tahun 2024 pelaku kembali melakukan perbuatan persetubuhan dan pencabulan terhadap T, di salah satu hotel yang terletak diwilayah Surabaya sebanyak 3 (tiga) kali," jelasnya.

Mendalami kasus tersebut, anggota Resmob Polres Sumenep melakukan interogasi terhadap pelaku. hasilnya, J mengakui bahwa telah melakukan pencabulan terhadap T sebanyak 5 kali.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG

Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG

Telkom Akses, operating company PT Telkom, kembali memperkuat komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dengan meraih tiga penghargaan pada ajang TOP GRC Awards 2026, ajang penilaian, penghargaan, dan pembelajaran bersama di bidang GRC terbesar di Indonesia.
Buntut Diduga Hina Nabi Muhammad SAW, Abah Setu di Bekasi Digeruduk Massa hingga Dipanggil Polisi

Buntut Diduga Hina Nabi Muhammad SAW, Abah Setu di Bekasi Digeruduk Massa hingga Dipanggil Polisi

Dugaan video siaran Asep Setiawan (Abah Setu), pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam di Cikarang Barat, Bekasi saat hina Nabi SAW viral berujung digeruduk massa.
Barcelona Bantai Feyenoord 5-1 di Liga Champions, Hansi Flick Beri Sanjungan Selangit ke Raphinha

Barcelona Bantai Feyenoord 5-1 di Liga Champions, Hansi Flick Beri Sanjungan Selangit ke Raphinha

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, melemparkan pujian kepada Raphinha seusai kemenangan 5-1 atas Feyenoord Rotterdam. Sang penyerang asal Brasil mencatatkan dwigol dalam laga tersebut.
5 Fakta Terbaru Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Area Pencarian Kini Diperluas

5 Fakta Terbaru Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Area Pencarian Kini Diperluas

Fakta terbaru pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau. Tim SAR terus memperluas area pencarian di Selat Sunda.
Media Korea Ikut Soroti Junaida Santi, Singgung Masalah Gender dan Absen Bela Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026

Media Korea Ikut Soroti Junaida Santi, Singgung Masalah Gender dan Absen Bela Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026

Media Korea Selatan turut menyoroti absennya Junaida Santi dari Timnas Voli Putri Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2026. Pemain yang menyandang status MVP Proliga 2025 tersebut disebut belum dapat tampil di kompetisi internasional karena persoalan pemeriksaan jenis kelamin.
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Pekanbaru Sudah Mulai Tatap Muka

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Pekanbaru Sudah Mulai Tatap Muka

Kegiatan belajar mengajar di Kota Pekanbaru sudah dilakukan secara tatap muka. Walau demikian, proses belajar masih dilaksanakan terbatas dengan menerapkan sejumlah protocol Kesehatan karena kualitas Udara masih dalam kategori tidak sehat.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT