GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keponakan Bunuh Bibi Sendiri di Pasuruan

Warga Dusun Tempel, Desa Legok, Kecamatan Gempol, Pasuruan, digegerkan dengan penemuan jasad Hj Mirzah (63) yang tewas mengenaskan di dalam gudang rumahnya
Selasa, 15 Juli 2025 - 12:07 WIB
pembunuhan
Sumber :
  • tim tvone - ary suprayogi

Pasuruan, tvOnenews.com - Warga Dusun Tempel, Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, digegerkan dengan penemuan jasad Hj Mirzah (63) yang tewas mengenaskan di dalam gudang rumahnya pada Senin siang (14/7). Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka serius di leher dan perut.

Korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya yang curiga saat melihat pintu garasi rumah terbuka. Saat masuk ke dalam, ia langsung menemukan tubuh adiknya dalam kondisi tak bernyawa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tadi kakaknya yang tahu awal, melihat garasi rumah terbuka, terus masuk dan mendapati korban sudah meninggal,” ujar M. Ulum, perangkat desa setempat.

Hj Mirzah diketahui tinggal bersama dua anaknya, salah satunya sedang bekerja dan yang lain mengalami gangguan kesehatan. Dari hasil olah TKP awal, polisi menduga korban dibunuh menggunakan senjata tajam.

Awalnya, pihak kepolisian menduga peristiwa ini merupakan tindak pencurian dengan kekerasan. Pasalnya, mobil milik korban jenis Honda CRV diketahui hilang dari garasi. Dugaan ini semakin kuat setelah ditemukan pula sepucuk surat yang mengarah pada kemungkinan motif utang piutang.

Jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Pusdik Bhayangkara Watukosek untuk keperluan visum. 

“Korban ada luka pada leher dan perut. Jenazah dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara Watukosek untuk visum,” terang Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno.

Tim Satreskrim Polres Pasuruan bersama Jatanras Polda Jatim bergerak cepat. Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan yang ternyata berasal dari lingkungan dekat korban sendiri.

Pelaku berinisial MF, yang tak lain adalah keponakan korban, ditangkap pada Selasa (15/7). 

“Sementara kita amankan terduga pelaku MF yang tidak lain keponakan korban. Ini terus dikembangkan,” ujar Iptu Joko Suseno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersama MF, polisi turut mengamankan barang bukti berupa mobil korban yang ditemukan di wilayah Sidoarjo, serta sepeda motor yang digunakan pelaku saat mendatangi rumah korban.

Hingga kini, MF masih menjalani pemeriksaan intensif untuk menggali motif di balik aksi sadis tersebut. Meski kuat dugaan berkaitan dengan masalah pribadi atau utang piutang, polisi belum memberikan keterangan resmi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Mulai Melatih, John Herdman Sudah Harus Coret 6 Bintang Timnas Indonesia Sekaligus di Turnamen FIFA Series 2026

Belum Mulai Melatih, John Herdman Sudah Harus Coret 6 Bintang Timnas Indonesia Sekaligus di Turnamen FIFA Series 2026

John Herdman mendapat kabar buruk jelang FIFA Series 2026. Enam pemain Timnas Indonesia dipastikan harus tercoret, termasuk Asnawi, Marselino, dan Mees Hilgers.
Terdakwa Sabu Hampir 2 Ton di Batam Ajukan Pledoi, PN Jadwalkan Replik Rabu

Terdakwa Sabu Hampir 2 Ton di Batam Ajukan Pledoi, PN Jadwalkan Replik Rabu

Juru Bicara PN Batam, Vabienes Stuart Wattimena, mengatakan majelis hakim mendengarkan pembelaan para terdakwa yang dibacakan secara bergantian oleh penasihat hukum masing-masing.
Debt Collector Kembali Berulah, Kali Ini Tusuk Nasabah

Debt Collector Kembali Berulah, Kali Ini Tusuk Nasabah

Seorang nasabah yang merupakan anggota advokat di Perumahan Palem Semi, Karawaci, Tangerang, Banten, ditusuk oleh kelompok penagih utang (debt collector).
Meski Ditinggal Trio MVP, Dua Rising Stars Red Sparks Ini Sukses Buat Eks Tim Megawati Hangestri Itu Menjadi...

Meski Ditinggal Trio MVP, Dua Rising Stars Red Sparks Ini Sukses Buat Eks Tim Megawati Hangestri Itu Menjadi...

Mantan tim Megawati Hangestri di Korsel yakni Daejeon Red Sparks, saat ini tengah menghadapi musim yang sangat berat pada musim Liga Voli Korea 2025/2026 .
Pegawai Ditjen Bea Cukai Diperiksa KPK, Dalami Penggunaan Safe House yang Dijadikan Tempat Penyimpanan Uang Hasil Korupsi

Pegawai Ditjen Bea Cukai Diperiksa KPK, Dalami Penggunaan Safe House yang Dijadikan Tempat Penyimpanan Uang Hasil Korupsi

Pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo diperiksa KPK sebagai saksi terkait pemanfaatan safe house. Adapun safe house tersebut jadi tempat simpan hasil korupsi.
Kapan THR Dibayarkan Perusahaan? Ini Kata DPR RI

Kapan THR Dibayarkan Perusahaan? Ini Kata DPR RI

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengusulkan agar THR dibayarkan pada H-14 atau dua pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026. Edy beberkan alasannya...

Trending

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

Soal kasus teror ke ibu Tiyo dan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto hingga 40 pengurus BEM UGM, masih menjadi sorotan publik dan elite politik. Bahkan, mengejutkan
Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian mencengangkan kakak kandung korban penganiayaan anggota brimob yang tewas, Arianto Tawakal (14), NK (15) menjadi sorotan publik. Kesaksian itu diberi
Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Sosok Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto dikabarkan mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT