News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bentrok Antar Desa di Maluku Tengah 4 Orang Meninggal Dunia, Polda Imbau Warga Menahan Diri

Bentrokan antara warga terjadi di kepulauan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Puluhan rumah terbakar, serta empat orang meninggal dunia. Bentrokan ini diduga akibat kesalahpahaman antara warga Desa Ori dan Desa Kariuw.
Rabu, 26 Januari 2022 - 12:42 WIB
Bentrokan antara warga terjadi di kepulauan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, puluhan rumah terbakar, serta 4 orang meninggal dunia
Sumber :
  • Tim Tvone-Christ belseran

Maluku Tengah, Maluku – Bentrokan antara warga terjadi di kepulauan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Puluhan rumah terbakar, serta empat orang meninggal dunia. Bentrokan ini diduga akibat kesalahpahaman antara warga Desa Ori dan Desa Kariuw. Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, mengimbau warga yang berkonflik di Pulau Haruku untuk menahan diri. Saat ini, aparat keamanan sudah dikerahkan dan melakukan pengamanan di sana.

"Benar ada kesalahpahaman di sana dan sudah kita dorong pasukan ke sana untuk membantu pengamanan. Dan Bapak Kapolda mengimbau kepada pihak-pihak berkonflik agar dapat menahan diri," pinta Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M. Rum Ohoirat, Rabu (26/1/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bentrok terjadi antar warga Desa Ori dan Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Bentrok terjadi karena kesalahpahaman sejak Selasa (25/1/2022).

Juru bicara Polda Maluku meminta warga agar tidak terpengaruh dengan isu-isu menyesatkan. Pihaknya kini sedang menyelidiki aktor-aktor dibalik insiden tersebut.

"Kami minta warga juga tidak terpengaruh dengan isu-isu menyesatkan, karena kita sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan, dan penyelidikan," tegas Rum.

Bahkan, lanjut Rum, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Dandim beserta Bupati Maluku Tengah sedang menuju lokasi kajadian.

"Sekali lagi kami minta warga menahan diri, karena kami sedang melakukan penyelidikan. Kita akan mengambil tindakan tegas kepada pihak-pihak yang terlibat," sebutnya.

Akar Konflik

Ketegangan  meningkat antara dua desa bertetangga, Kariuw dan Ori Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten  Maluku Tengah (Malteng), menyusul terjadinya pembacokan terhadap salah satu pemuda Kariuw, Junaedi Leatomu.

Pembacokan  terjadi di Ori, Selasa (25/1/2022) sekira pukul 18.15 Wit. Pasca terjadinya pembacokan, berselang 10 menit sempat  terdengar ledakan bom  tepatnya pukul 18.25 Wit, menyebabkan terjadinya konsentrasi massa.

Kepala Soa Negeri Kariuw, Bapak Lukas Leatomu  yang dikonfirmasi via ponselnya, Selasa (25/1/2022) pukul 18.20  Wit, menuturkan, sebelum terjadi pembacokan, sempat ada insiden kecil antara salah satu warga Kariuw dan Ori di perbatasan kedua desa. 

Kedua desa ini diakuinya memang sedang bersengketa terkait dengan tapal batas. Menurutnya, salah satu warga Kariuw, Bernadus Leatomu  yang sedang membuat kebun, tiba-tiba didatangi salah satu warga Ori, Abdul Karim.

Kedatangan warga Ori tersebut ternyata untuk melarang warga Kariuw membuat kebun di daerah perbatasan, karena kawasan tersebut  diklaim sebagai milik desa Ori.

“Memang ada insiden perdebatan kecil  tentang larangan untuk berkebun, dan ditanggapi oleh warga Kariuw, kalau yang bersangkutan tidak punya hak untuk melarang, dan diminta untuk gugat lewat sidang,”ucapnya.

Perdebatan kecil itu menurutnya, sudah dilupakan. Warga Ori tetap bisa melewati Kariuw seperti biasanya. Namun ternyata, saat korban yang mengendarai motor  melewati Ori, malah dibacok oleh warga setempat. Akibat pembacokan ini, korban mengalami luka dibagian belakang dan wajah tepanya dekat mulut.

“Saat ini Junaedi dirawat dan lukanya dijahit oleh mantri kesehatan, karena yang di wajah, luka dekat mulut,”ungkapnya.

Dirinya juga meminta agar aparat kepolisian segera menangkap pelaku pembacokan dan diproses hukum  agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Kapolresta  Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Leasse, Kombes Pol  Raja Arthur Simamora yang dikonfirmasi Selasa (25/1/2022) malam, mengakui adanya ketegangan di antara kedua negeri.

Menurutnya, aparat kepolisian dan TNI sudah disiagakan untuk melakukan penyekatan agar kedua kelompok warga tidak bertemu.

“Iya benar, bukan bentrok hanya kosentrasi massa saja. Semua sudah terkendali. Kami sudah koordinasi dengan Koramil  dan Danramil setempat dibantu Polsek untuk berada di TKP,” ungkapnya.

Terkait pembacokan, Kapolresta mengatakan  sedang dalam penyelidikan.

“Soal itu (pembacokan) iya benar. Sementara korban sudah dibawa ke tempatnya dulu, pelaku sedang kita selidiki. Situasi sudah terkendali,” pungkasnya.

Kapolsek Pulau Haruku, AKP Subhan Amin yang  dihubungi dari perbatasan mengungkapkan, polisi dan TNI saat ini telah menutup akses jalan  untuk menyekat kedua kelompok warga. Kejadian ini menurutnya, masih berkaitan dengan masalah batas tanah, yang sudah dimediasi dengan Camat setempat, agar tidak ada aktifitas.

“Ternyata  ada aktifitas sehingga ada cekcok mulut dan sudah diselesaikan. Namun ada remaja  Kariuw yang ke Ori dan ada penganiayaan  disana,” ungkapnya.

Subhan juga mengatakan, akses jalan untuk sementara ditutup agar membatasi  aktifitas warga. Sedangkan terkait pelaku penganiayaan, dirinya membutuhkan waktu untuk melakukan pengusutan. Situasi di perbatasan juga dalam keadaan kondusif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita butuh waktu untuk menemukan pelaku. Tentunya ada tahapan-tahapan yang harus dilalui. Pastinya akan tetap kita usut,” tukasnya.(Christ Belseran-Usman Mahu/Ask)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Dukungan terhadap program MBG menggema di Probolinggo. Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pangan Bergizi Probolinggo Raya menggelar aksi damai
Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026 Sabtu 27 Juni yang akan menyajikan tiga pertandingan termasuk duel Timnas Voli Indonesia vs India di babak semifinal.
Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil semifinal Princess Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia U-18 menghadapi Vietnam di Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu (27/6/2026)
Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di pasar modal mencapai 9,73 juta investor hingga akhir Mei 2026.
5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

Oleh Soleh mendesak pemerintah menghentikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Mantan striker Prancis ungkap alasan mengapa Lionel Messi bisa mencetak banyak gol di Piala Dunia 2026. Lionel Messi sudah berhasil cetak 5 gol dalam 2 laga.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT