News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Jalani Autopsi, Polda Lampung Makamkan Empat Mayat Tanpa Kepala

Kepolisian daerah (Polda) Lampung telah memakamkan empat mayat tanpa kepala usai menjalani proses autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung dan Rumah Sakit
Jumat, 15 September 2023 - 14:31 WIB
Tim Disaster Victim Investigation (DVI) dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Lampung melakukan proses autopsi terhadap mayat tanpa kepala di Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan
Sumber :
  • Tim TvOne/Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Kepolisian daerah (Polda) Lampung telah memakamkan empat mayat tanpa kepala usai menjalani proses autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung dan Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan.

Keempat mayat tanpa kepala yang ditemukan di empat lokasi berbeda yakni dua di wilayah Kabupaten Tanggamus dan dua lagi di wilayah Kabupaten Lampung Selatan dalam kurun 1 bulan sejak pertengahan Agustus hingga awal September 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi keempat jenazah tersebut sudah kami makamkan. Dimana dua jenazah sudah dimakamkan di pemakaman Rumah Sakit Batin Mangunang Kabupaten Tanggamus dan dua jenazahnya lagi dimakamkan di pemakaman Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda Kabupaten Lampung Selatan," kata Kombes Pol Umi Fadillah Astutik kepada tvOnenews.com, Jumat (15/9/2023).

Kombes Pol Umi Fadillah menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengambil sampel DNA dari keempat mayat tersebut untuk dilakukan uji laboratorium ke Puslabfor Mabes Polri.

"Perkiraan keluar hasil tes DNA selama dua minggu," jelasnya.

Kepolisian daerah (Polda) Lampung telah menerima laporan kehilangan dari 20 orang warga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya terkait penemuan empat mayat tanpa kepala yang ditemukan di empat lokasi berbeda yakni dua di wilayah Kabupaten Tanggamus dan dua lagi di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

"Saat ini dari Polres Tanggamus sudah ada 11 warga yang menelpon dan melaporkan kehilangan anggota keluarganya. Kemudian di Polres Lampung Selatan ada 9 warga," kata Kombes Pol Umi Fadillah Astutik, Kabid Humas Polda Lampung kepada tvOnenews.com, Jumat (15/9/2023).

Kombes Umi Fadillah mengungkapkan pihaknya sudah menerima laporan dari 20 warga yang kehilangan anggota keluarganya dengan menghubungi tiga nomor saluran telepon atau hotline pengaduan dari Polda Lampung, Polres Lampung Selatan dan Polres Tanggamus.

"Yang melaporkan kebanyakan dari Lampung, tetapi juga ada dari Palembang, Sumatera Utara, Jawa Timur dan Jakarta Barat," ungkapnya.

Polisi masih melakukan pencocokan ciri-ciri anggota keluarga yang hilang dengan ciri-ciri keempat mayat tersebut. Jika terdapat kecocokan ciri-ciri dengan keempat mayat itu, kepolisian akan melakukan tes DNA dari perwakilan keluarga untuk mencocokkan hasil tes DNA yang saat ini masih dilakukan di Puslabfor Mabes Polri.

"Apabila tes DNA itu identik dengan mayat itu, kami akan mempersilahkan pihak keluarga jika ingin membawa mayat itu untuk dibawa," tandas Kombes Umi Fadillah.

Diketahui, penemuan 4 mayat tanpa kepala di Pesisir Pantai Lampung menghebohkan warga. Mayat pertama ditemukan pada Selasa 15 agustus 2023 pukul 11.30 WIB di Pantai Teluk Brak, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, berjenis kelamin laki-laki mengalami kerusakan tubuh akibat pembusukan mencapai 80 persen.

Kemudian pada awal bulan September, ditemukan tiga mayat tanpa kepala dalam kurun waktu dua hari di Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Tanggamus.

Mayat pertama ditemukan warga mengapung di Pantai Penobaan, Kecamatan Tanjung Tua, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (6/9/2023). Mayat berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan tanpa kepala serta lengan. Ciri-ciri mayat itu mengenakan training panjang berwarna warna biru dan kaos berwarna putih.

Mayat kedua berjenis kelamin wanita juga ditemukan dalam kondisi tanpa kepala. Mayat ini ditemukan di Pantai Dusun Paret Dua, Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (6/9/2023) malam.

Mayat ketiga ditemukan warga di pantai yang berada di Kabupaten Tanggamus. Mayat berjenis kelamin perempuan ini ditemukan warga tanpa kepala, lengan dan pergelangan kaki di Pesisir Pantai Karang Bolong, Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, pada Kamis (7/9/2023) siang. (puj/haa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata ini Alasan Masa Penahanan Richard Lee Diperpanjang, Polisi: sampai 3 Juni

Ternyata ini Alasan Masa Penahanan Richard Lee Diperpanjang, Polisi: sampai 3 Juni

Kasus Richard Lee kembali mencuat, karena masa penahanannya diperpanjang oleh Kepolisian. Berikut penjelasannya
Menkeu Purbaya Bocorkan Rencana Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta demi Tekan Konsumsi BBM

Menkeu Purbaya Bocorkan Rencana Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta demi Tekan Konsumsi BBM

Pemerintah tengah mematangkan langkah strategis untuk menggenjot penggunaan kendaraan listrik (EV) di tanah air. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dukungan fiskal akan dialokasikan untuk 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit motor listrik pada tahun ini.
Terpopuler Trend: Doktif Ragukan Niat dr Richard Lee Mualaf, hingga Dedi Mulyadi Umumkan Rute Mahkota Binokasih di Bogor

Terpopuler Trend: Doktif Ragukan Niat dr Richard Lee Mualaf, hingga Dedi Mulyadi Umumkan Rute Mahkota Binokasih di Bogor

Doktif secara blak-blakan meragukan niat dr Richard Lee menjadi mualaf. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengumumkan rute Mahkota Binokasih di Bogor
Tak Banyak Bicara, Dedi Mulyadi Langsung Borong Dagangan dan Beri Modal Jutaan untuk Pemuda Sakit Kronis

Tak Banyak Bicara, Dedi Mulyadi Langsung Borong Dagangan dan Beri Modal Jutaan untuk Pemuda Sakit Kronis

​​​​​​​Dedi Mulyadi borong dagangan pemuda sakit kronis dan beri modal hingga Rp4 juta. Kisah haru perjuangan Al ini langsung menyentuh hati publik.
KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.

Trending

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Timnas Indonesia U-17 berhasil mengawali Piala Asia U-17 2026 dengan raihan yang positif. Hal ini seakan membungkam keraguan yang sempat disematkan kepada pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT