GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Korban Bocah Mutilasi Minta Pelaku Dihukum Berat

Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Rafi Danu Sanjaya (12), warga Labuhan Ratu, Lampung Timur, Lampung yang menjadi korban mutilasi saat mencari durian
Minggu, 6 Maret 2022 - 11:19 WIB
Keluarga Rafi menziarahi pusara anak yang menjadi korban mutilasi
Sumber :
  • Pujiansyah

Lampung Timur, Lampung - Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban pembunuhan disertai mutilasi, Rafi Danu Sanjaya (12), warga Desa Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Hidup bocah yang masih duduk di sekolah dasar itu berakhir tragis saat mencari buah durian di areal perkebunan di Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

Anak kedua dari pasangan Abdulah dan Zubaidah itu harus pergi untuk selamanya. Korban memiliki satu adik dan kakak sulung. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam di hati keluarga besar, terlebih kedua orang tuanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat tvonenews.com mendatangi kediaman korban, Sabtu (5/3/2022), karangan bunga ucapan belasungkawa terlihat tersusun rapi di sepanjang jalan. Terlihat ucapan karangan bunga datang dari dari Bupati Lampung Timur dan kepala dinas pendidikan setempat.

Warga dan juga petugas kepolisian masih berdatangan untuk memberikan ucapan bela sungkawa. Bahkan, seluruh keluarga hampir tidak percaya dengan kejadian yang menimpa bocah yang masih duduk di kelas 5 SD tersebut. Di mata keluarga, korban dikenal sebagai anak yang baik cerdas di lingkungan sekolah. Bahkan ia juga menyandang anak berprestasi.

Menurut Mudzakir, salah satu paman korban, Rafi dikenal sebagai sosok yang baik dan anak penurut dengan kedua orang tua dan keluarganya. Ia juga tidak pernah memiliki masalah dengan teman-temannya dan lingkungan. Bahkan, di sekolah korban juga memiliki prestasi. 

"Untuk ke orang tua, alhamdulillah dia anak penurut. Dengan saudara-saudara juga tipe penurut dan terhadap teman-teman, tidak pernah memiliki masalah. Bahkan di sekolah pun, dia salah satu anak berprestasi," jelas Mudzakir.

Mudzakir menambahkan, sebelum berangkat mencari durian, korban sempat pamit dengan ibunya untuk mencari durian jatuh di kebun. Layaknya anak seusia dini saat musim durian, sering mencari durian jatuh dari pohon bersama rekannya. 

"Waktu mau cari durian, dia pamit kepada ibunya. Dia mau cari durian, sebab besok harinya libur sekolah. Di ladang itu banyak kawan dan keluarga, korban itu datang kesana untuk mencari durian," ungkapnya.

Pihak keluarga hanya meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai perbuatannya dan berharap semua pihak berwajib dapat mengusut secara tuntas kasus tersebut. Karena perbuatan pelaku sudah di luar batas dan sangat keji, dengan memutilasi hingga kepala dan badan terpisah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harapan kami sekeluarga untuk tersangka dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatan. Karena menghilangkan nyawa, apalagi ini anak dibawah umur yang belum pantas untuk mendapatkan hal sekeji itu," imbuh Mudzakir.

Rafi Danu Sanjaya ditemukan perkebunan durian Kamis (3/3/2022). Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah terpotong atau termutilasi. Kepala korban sudah terpisah dari badannya sejauh 30 meter. Dari hasil penyelidikan, polisi menangkap Khoirul Anwar (26). Hingga saat ini pelaku ditahan di Mapolres Lampung Timur. (Pujiansyah/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia menjelang persiapan melakoni agenda krusial FIFA Matchday periode Juni 2026 mendatang. Benteng kokoh sekaligus -
AVC Champions League 2026: Libero JTEKT Stings Aichi Ungkap Biang Keroek Kekalahan Mereka atas Foolad Sirjan Iranian

AVC Champions League 2026: Libero JTEKT Stings Aichi Ungkap Biang Keroek Kekalahan Mereka atas Foolad Sirjan Iranian

Langkah wakil dari Jepang di gelaran AVC Champions League 2026 yakni JTEKT Stings Aichi dipastikan gagal melaju ke babak final setelah kalah dari Foolad Sirjan.
Ramalan Asmara Weton Tanggal 17 Mei 2026, Apakah Neptu Anda Masuk Daftar yang Beruntung Soal Cinta Besok?

Ramalan Asmara Weton Tanggal 17 Mei 2026, Apakah Neptu Anda Masuk Daftar yang Beruntung Soal Cinta Besok?

Berdasarkan perhitungan Primbon Jawa, berikut lima weton yang diprediksi akan mandi keberuntungan dalam hal asmara esok hari pada tanggal 17 Mei 2026.
Media Malaysia Akui Timnas Indonesia sebagai Pelopor dan Negara Asia Pertama di Piala Dunia

Media Malaysia Akui Timnas Indonesia sebagai Pelopor dan Negara Asia Pertama di Piala Dunia

Menariknya, kali ini giliran media asal Malaysia, Makan Bola, yang tiba-tiba mengulas kembali rekam jejak legendaris Timnas Indonesia sebagai pionir atau negara
Pro Kontra Fans Oxford United Soal Kelayakan Marselino Ferdinan Bertahan di Klub, Singgung Erick Thohir sebagai Owner

Pro Kontra Fans Oxford United Soal Kelayakan Marselino Ferdinan Bertahan di Klub, Singgung Erick Thohir sebagai Owner

Suporter Oxford United mulai berdebat setelah muncul pertanyaan dari akun penggemar klub apakah Marselino Ferdinan layak untuk dipertahankan pada musim depan.
Satu Nama Pemain Diaspora kembali Bocor, Kali Ini Eks Kapten Jerman Dikabarkan Sedang Dipantau John Herdman untuk Timnas Indonesia

Satu Nama Pemain Diaspora kembali Bocor, Kali Ini Eks Kapten Jerman Dikabarkan Sedang Dipantau John Herdman untuk Timnas Indonesia

Pemain muda berdarah Surabaya yang berkarier di Jerman mencuat sebagai sosok yang dipantau Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Siapa sosok diaspora itu?

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT