News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Dibekingi Oknum, Tim Gabungan TNI-POLRI Gerebek Gudang Gas Oplosan di Deli Serdang

Tim gabungan dari Polda Sumatera Utara dan Kodam I/Bukit Barisan menggerebek sebuah gudang yang diduga dijadikan tempat pengoplosan gas bersubsidi di Jalan Vete
Jumat, 26 September 2025 - 18:28 WIB
Petugas gabungan berjaga di lokasl.
Sumber :
  • tim tvOne/Heri Kiswanto

Deli Serdang, tvOnenews.com - Tim gabungan dari Polda Sumatera Utara dan Kodam I/Bukit Barisan menggerebek sebuah gudang yang diduga dijadikan tempat pengoplosan gas bersubsidi di Jalan Veteran Pasar VI, Desa Manunggal Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (26/9/2025) siang.

Penggerebekan yang dilakukan tim gabungan ini menindaklanjuti informasi adanya pengoplosan gas subsidi yang diduga di lakukan oleh masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan di lapangan, puluhan petugas gabungan mendatangi gudang yang terletak di sekitar pemukiman warga. Gudang tersebut ditembok batu tinggi dan gerbang besar. Saat didatangi petugas, pintu gerbang gudang dalam kondisi ditutup.

Petugas langsung membuka paksa gudang tersebut dan tidak mendapati adanya kegiatan pengoplosan gas subsidi. Diduga pemilik gudang sudah lebih dulu memindahkan seluruh barang yang ada di gudang itu ke tempat lain.

Meski demikian, tim gabungan mengamankan beberapa orang yang berada di sekitar lokasi untuk dimintai keterangan. 

Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP M Alan Haikel membenarkan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwasanya dugaan pengoplosan gas bersubsidi ini dibekingi oleh oknum dari TNI.

"Kami bersinergi dengan pihak Pomdam untuk mengecek ke lokasi gudang gas oplosan yang diduga  dibekingi oknum TNI, namun ternyata tidak ada aktivitas. Kami akan kembangkan lebih lanjut nanti. Kemudian untuk lokasi ini terus dalam pemantauan kita, mungkin hasil pengembangan atau pemeriksaan lebih lanjut akan kita sampaikan," kata Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP M Alan Haikel saat ditemui wartawan di lokasi, Jumat (26/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun mengungkapkan bahwa penggerebekan gudang gas oplosan tidak membuahkan hasil. "Tidak ada yang kita amankan, tapi ada beberapa orang di sekitar lokasi yang akan kita minta keterangan. Untuk barang bukti sendiri tidak kita temukan di gudang ini," tandasnya.

Sebelumnya, pada Rabu (24/9/2025) warga di sekitar gudang sempat melakukan penggerebekan terhadap gudang tersebut karena diduga melakukan pengoplosan gas subsidi tiga kilogram ke tabung gas dua belas kilogram yang sangat merugikan masyarakat kecil demi meraup keuntungan yang lebih besar. (Her/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendikdasmen Pastikan Anak SD Bunuh Diri di NTT Peserta PIP, Ada 72 Siswa Penerima di Sekolahnya

Wamendikdasmen Pastikan Anak SD Bunuh Diri di NTT Peserta PIP, Ada 72 Siswa Penerima di Sekolahnya

Wamendikdasmen Fajar Riza memastikan anak SD kelas IV di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan peserta Program Indonesia Pintar (PIP).
Prabowo Buka Pintu Lebar untuk Australia: Joint Venture Pertanian hingga Hilirisasi Mineral Kritis Jadi Agenda Utama

Prabowo Buka Pintu Lebar untuk Australia: Joint Venture Pertanian hingga Hilirisasi Mineral Kritis Jadi Agenda Utama

Selain pertanian, Presiden Prabowo juga secara terbuka mengundang Australia untuk berinvestasi di sektor hilirisasi mineral kritis Indonesia.
Tragedi Anak SD Bunuh Diri di NTT Jadi Tamparan Keras untuk Pendidikan Nasional, Komisi X Minta Cakupan PIP Diperluas

Tragedi Anak SD Bunuh Diri di NTT Jadi Tamparan Keras untuk Pendidikan Nasional, Komisi X Minta Cakupan PIP Diperluas

Tragedi seorang siswa SD di Ngada, NTT, yang diduga akhiri hidupnya karena tak mampu beli buku dan pena, dinilai sebagai tamparan keras bagi sistem pendidikan.
Gempa Dangkal Magnitudo 2,9 Guncang Kota Bandung Jumat Siang

Gempa Dangkal Magnitudo 2,9 Guncang Kota Bandung Jumat Siang

Wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, dilanda gempa tektonik berkekuatan magnitudo 2,9 pada Jumat (6/2) siang sekitar pukul 13.45 WIB. Peristiwa ini dilaporkan terjadi akibat adanya pergerakan sesar aktif di wilayah setempat.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Pesulap Merah Ngaku Poligami dengan Ratu Rizky Nabila Hampir 4 Tahun Bikin Geger

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Pesulap Merah Ngaku Poligami dengan Ratu Rizky Nabila Hampir 4 Tahun Bikin Geger

Marcel Radhival alias Pesulap Merah akhirnya mengaku poligami dengan Ratu Rizky Nabila, mantan istri eks bek Persija Jakarta, Alfath Fathier sejak 2022 lalu.
Cara Mudah Cek Status BPJS PBI JK Masih Aktif atau Tidak Secara Online

Cara Mudah Cek Status BPJS PBI JK Masih Aktif atau Tidak Secara Online

Panduan lengkap cek status BPJS PBI JK apakah masih aktif atau nonaktif lewat Mobile JKN, WhatsApp Pandawa, dan call center BPJS Kesehatan.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT