News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keren! Pasar Tradisional Sentul Yogyakarta Akan Bergaya Arsitektur Indhische

Pemerintah Kota Yogyakarta berencana akan merevitalisasi Pasar Sentul bergaya arsitektur Indische, karena pasar sentul ada di Kawasan Cagar Budaya Pakualaman.
Kamis, 12 Januari 2023 - 14:11 WIB
Pasar Sentul, Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY - Sebuah pasar tradisional di Kota Yogyakarta akan memiliki gaya arsitektur indishche. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Yogyakarta berencana melakukan revitalisasi terhadap salah satu pasar tradisional yakni Pasar Sentul, dengan mengusung konsep bangunan bergaya arsitektur Indische, sesuai arsitektur di kawasan tersebut.

“Karena Pasar Sentul berada di Kawasan Cagar Budaya Pakualaman, maka revitalisasi bangunan pun harus sesuai dengan kondisi di kawasan tersebut, termasuk gaya arsitektur yang akan digunakan,” kata Kepala Bidang Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Fakhrul Nur Cahyanto di Yogyakarta, Kamis (12/1/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan rekomendasi dari Dewan Pertimbangan dan Pelestarian Warisan Budaya (DP2WB) DIY, lanjut dia, maka fasad bangunan pasar akan menggunakan konsep arsitektur bergaya Indische.

Anggaran yang digunakan untuk revitalisasi sepenuhnya berasal dari dana keistimewaan yang dialokasikan sekitar Rp 24,8 miliar.

Pasar Sentul yang saat ini adalah bangunan satu lantai, akan dibangun menjadi bangunan dua lantai ditambah rooftop. Penambahan lantai tersebut dilakukan agar tidak ada lagi pedagang yang berjualan di halaman pasar.

Luasan kios dan los pun akan dibangun sesuai aturan dalam Perda Pasar Rakyat sehingga diharapkan kondisi pasar akan semakin nyaman, baik untuk pedagang maupun konsumen yang datang.

Ukuran kios dibuat menjadi enam meter persegi dan sembilan meter persegi, begitu pula dengan los yang akan diupayakan memiliki luasan sekitar dua meter persegi.


“Saat ini ukuran los di pasar cukup beragam. Ada yang 0,75 meter persegi dan juga yang satu meter persegi atau 1,5 meter persegi,” katanya yang menyebut pasar juga akan dilengkapi travelator untuk memudahkan akses.

Sedangkan, rooftop akan dimanfaatkan untuk pedagang yang saat ini berjualan di Lapangan Sewandanan Pakualaman. 

Selama pembangunan, pedagang Pasar Sentul akan direlokasi sementara di Jalan Batikan, menempati lahan untuk kantor Kelurahan Pandeyan dan di lahan milik Pemerintah DIY.

“Kedua lokasi saling terhubung,” katanya.

Lelang untuk pembangunan selter relokasi sementara diharapkan selesai akhir Januari untuk kemudian dilakukan pembangunan sehingga siap digunakan pada pertengahan Maret. Alokasi anggaran pembangunan selter sementara sekitar Rp 2,4 miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Ambar Ismuwardani mengatakan, revitalisasi ditujukan untuk penataan pasar sekaligus menjadi bagian dari penataan kawasan cagar budaya Pakualaman.

“Untuk saat ini, kami baru menyampaikan rencana itu ke paguyuban pedagang, sedangkan sosialisasi secara resmi belum dilakukan karena masih menunggu gambar teknis dari DPUPKP,” katanya.

Saat ini, di Pasar Sentul terdapat 529 pedagang dan nantinya akan ada tambahan pedagang dari Lapangan Sewandanan yang akan menempati rooftop pasar saat pasar selesai direvitalisasi.

“Harapannya, kami bisa mulai sosialisasi pada Febuari atau Maret,” kata Ambar.

Sedangkan pekerjaan fisik revitalisasi Pasar Sentul ditargetkan dapat dimulai pada Mei dan berakhir pada pertengahan Desember. (Nur/Dan) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
Alami Luka di Kepala, Eks Kopassus Dilarikan ke Rumah Sakit usai Jadi Korban Bacok di Cakung

Alami Luka di Kepala, Eks Kopassus Dilarikan ke Rumah Sakit usai Jadi Korban Bacok di Cakung

Viral di media sosial (Medsos) soal kabar seorang pria, disebut mantan anggota Kopassus menjadi korban bacok di Cakung, Jakarta Timur.
Daftar Pemain Drama Crash 2, Jisung NCT Bergabung dengan Lee Min Ki dan Kwak Sun Young

Daftar Pemain Drama Crash 2, Jisung NCT Bergabung dengan Lee Min Ki dan Kwak Sun Young

Daftar pemain drama Korea Crash 2 lengkap dengan karakter Lee Min Ki, Kwak Sun Young, Heo Sung Tae, hingga Jisung NCT. Simak juga sinopsis dan jadwal tayangnya.
Curigai Perusahaan Asing Terindikasi Sebabkan Karhutla Kalimantan, Prabowo: Pada Saatnya Kita Umumkan Nama-Nama Itu

Curigai Perusahaan Asing Terindikasi Sebabkan Karhutla Kalimantan, Prabowo: Pada Saatnya Kita Umumkan Nama-Nama Itu

Presiden RI Prabowo Subianto mencurigai sejumlah perusahaan asing yang mengantongi izin usaha di Indonesia terindikasi ikut menyebabkan karhutla di Kalimantan.
Masih Ingat Willys Kendaraan Perang Amerika Serikat? Jeep Buka Peluang Hidupkan Kembali Versi Mobil Listrik

Masih Ingat Willys Kendaraan Perang Amerika Serikat? Jeep Buka Peluang Hidupkan Kembali Versi Mobil Listrik

Setelah tak lagi produksi, Jeep membuka peluang untuk membangkitkan kembali Willys sebagai mobil listrik
Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Pemerintah melalui Kemenhaj akan memperkuat pelayanan haji dan umrah indonesia. Guna melindungi seluruh jemaah agar aman saat menjalani ibadah.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT