GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transformasi Anggaran Ditjen Dukcapil Tahun 2018-2023, Tren Pagu Turun Tapi Realisasi Direktorat Tetap Menguat

Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjukkan kemampuan adaptasi yang impresif dalam menghadapi tantangan anggaran dengan realisasi menguat
Jumat, 2 Agustus 2024 - 20:02 WIB
Transformasi Anggaran Ditjen Dukcapil Tahun 2018-2023.
Sumber :
  • Dok. Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa dalam menghadapi tantangan anggaran.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Teguh Setyabudi, mengakui bahwa banyak tantangan yang dilalui selama 6 tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Salah satunya, kebutuhan anggaran tidak terpenuhi sebagaimana yang diharapkan. Trend anggaran menurun dari tahun ke tahun. Ditambah lagi, tidak adanya APBN untuk mendukung pelayanan Adminduk di daerah sejak 2022," ujar Teguh, dikutip Jumat (2/8/2024).

Meskipun mengalami penurunan pagu anggaran dari tahun 2018 hingga 2023, realisasi anggaran justru mengalami kenaikan.

Berdasarkan buku 6 Tahun Ditjen Dukcapil Berkarya, berikut adalah rincian kinerja pelaksanaan anggaran Ditjen Dukcapil dalam lima tahun terakhir:

Tren Penurunan Pagu Anggaran Ditjen Dukcapil

Secara umum, pagu anggaran Ditjen Dukcapil mengalami penurunan rata-rata sebesar Rp. 3.267.050.200,- atau 1,24% per tahun. Meskipun demikian, persentase realisasi anggaran menunjukkan tren peningkatan dengan rata-rata kenaikan sebesar 0,22%.

Kendati demikian, capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) IKPA menunjukkan hasil yang positif dengan rata-rata sebesar 5,1% untuk semester 1 dan 90,86% untuk semester 2 dari tahun 2018 hingga 2023.

Pada tahun 2023, indikator penilaian IKPA mencakup revisi DIPA, deviasi halaman III DIPA, penyerapan anggaran, belanja kontraktual, penyelesaian tagihan, dan pengelolaan anggaran.

Rincian Pagu dan Realisasi Berdasarkan Direktorat

- Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil: Penurunan pagu anggaran sebesar Rp. 6.476.496.200,- atau 0,83% per tahun, namun realisasi anggaran meningkat rata-rata sebesar 0,66%.

- Sekretariat Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil: Penurunan pagu anggaran rata-rata sebesar Rp. 5.578.023.000,- atau 5,49% per tahun, dengan peningkatan realisasi rata-rata sebesar 1,68%.

- Direktorat Pendaftaran Penduduk: Pagu anggaran menurun rata-rata sebesar Rp. 3.267.050.200,- atau 1,24% per tahun, sedangkan realisasi anggaran naik rata-rata sebesar 0,22%.

- Direktorat Pencatatan Sipil: Penurunan pagu anggaran rata-rata sebesar Rp. 5.215.669.600,- atau 58,47% per tahun, dengan kenaikan realisasi rata-rata sebesar 1,91%.

- Direktorat Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan: Kenaikan pagu anggaran rata-rata sebesar Rp. 2.860.376.200,- atau 0,74% per tahun, dengan kenaikan realisasi rata-rata sebesar 0,37%.

- Direktorat Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil: Penurunan pagu anggaran rata-rata sebesar Rp. 766.706.200,- atau 14,32% per tahun, sedangkan realisasi anggaran turun rata-rata sebesar 2,16%.

- Direktorat Fasilitasi Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan: Penurunan pagu anggaran rata-rata sebesar Rp. 755.807.250,- atau 4,74% per tahun, dengan kenaikan realisasi rata-rata sebesar 5,42%.

Sementara itu, Realisasi Anggaran Pinjaman dan/atau Hibah Luar Negeri (PHLN) hingga semester 2 tahun 2023, mencapai Rp. 300.625.518,- atau 0,03% dari total pagu lima tahun pembiayaan PHLN (2023-2027).

Dengan berbagai tantangan anggaran yang dihadapi, Ditjen Dukcapil berhasil meningkatkan realisasi anggaran secara signifikan. Prestasi ini tidak hanya menunjukkan kemampuan adaptasi dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran, tetapi juga komitmen kuat dalam melaksanakan tugas pelayanan publik yang optimal. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Dua OTK

Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Dua OTK

Seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan menjadi korban penyiraman cairan yang diduga air keras oleh dua orang tak dikenal (otk) pada Rabu, (13/5/2026).
Menohok! KPAI Nilai MPR Tak Perlu Mengulang Final LCC di Kalbar, Cukup Koreksi Keputusan Juri dan Wajib Minta Maaf

Menohok! KPAI Nilai MPR Tak Perlu Mengulang Final LCC di Kalbar, Cukup Koreksi Keputusan Juri dan Wajib Minta Maaf

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti keputusan dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026.
120 Ribu Orang Diprediksi Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan Saat Libur Panjang

120 Ribu Orang Diprediksi Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan Saat Libur Panjang

Pada hari pertama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (15/5/2026), jumlah wisatawan yang masuk ke kawasan Ragunan hingga siang hari tercatat mencapai 32.296 orang.
Respon Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes, PKB Undang 250 Pengasuh Pesantren 

Respon Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes, PKB Undang 250 Pengasuh Pesantren 

Pertemuan yang akan digelar pada tanggal 18 dan 19 Mei 2026 di Jakarta itu mengundang 250 pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah. 
Gebrakan Timnas Indonesia Era John Herdman, Bintang MLS dan A-League Kabarnya Jadi Kloter Pertama Naturalisasi Skuad Garuda

Gebrakan Timnas Indonesia Era John Herdman, Bintang MLS dan A-League Kabarnya Jadi Kloter Pertama Naturalisasi Skuad Garuda

Timnas Indonesia menjadi sorotan setelah muncul dua nama yang menjadi naturalisasi terbaru untuk memperkuat skuad Garuda. Adalah Luke Vickery dan Mitchel Baker.
Bikin Bobotoh Bangga, Persib Kembali Kantongi Lisensi AFC Selama 9 Tahun Beruntun

Bikin Bobotoh Bangga, Persib Kembali Kantongi Lisensi AFC Selama 9 Tahun Beruntun

Persib kembali menunjukkan konsistensinya sebagai klub paling profesional di Indonesia. Skuad Pangeran Biru itu kembali dapatkan lisensi klub profesional AFC.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT