GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Kelompok Ini Jadi Sasaran Utama Stranas Pencegahan Stunting, Termasuk Gadis-Gadis Remaja

Ada 5 kelompok yang menjadi target penurunan prevalensi stunting menjadi 5% pada 2045 melalui Strategi Nasional (Stranas) Pencegahan dan Penurunan Stunting.
Selasa, 19 November 2024 - 15:42 WIB
Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan, Sekretariat Wakil Presiden RI, Suprayoga Hadi.
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah terus mencari solusi untuk menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman krisis pangan global.

Berbagai program digulirkan demi menjamin gizi masyarakat, termasuk memanfaatkan cadangan pangan nasional secara maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya ini juga menjadi bagian dari target ambisius menurunkan prevalensi stunting menjadi 5% pada 2045 melalui Strategi Nasional (Stranas) Pencegahan dan Penurunan Stunting.  

Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan, Sekretariat Wakil Presiden RI, Suprayoga Hadi, menjelaskan bahwa Stranas untuk periode 2025-2029 akan mengusung pendekatan baru.

Selain memberikan intervensi langsung, strategi ini fokus pada lima kelompok sasaran utama.  

"Lima kelompok sasaran prioritas ibu hamil, ibu menyusui, baduta (balita di bawah dua tahun), balita (usia 2-5 tahun), serta remaja putri dan calon pengantin," kata Suprayoga Hadi saat berbicara di Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema *Makan Bergizi Gratis Solusi Atasi Stunting, dilansir Selasa (19/11/2024).

Menurut Suprayoga, jika sebelumnya perhatian lebih banyak diarahkan pada percepatan penurunan angka stunting, kini pencegahan menjadi prioritas utama.

Langkah-langkah ini meliputi pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan rutin calon pengantin, hingga edukasi bagi remaja putri dan ibu hamil.

Sebagai salah satu andalan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijadwalkan mulai berjalan pada Januari 2025.

Program ini diharapkan dapat bekerja selaras dengan Stranas agar manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

Sinergi antara kementerian juga akan diperkuat dalam Stranas baru ini. Kemenko PMK dan BKKBN akan memimpin pelaksanaannya, didukung oleh Kementerian Kesehatan di lapangan. Pendekatan ini dirancang lebih inklusif untuk memastikan implementasi yang maksimal.  

“Stranas ini akan menjadi landasan yang kuat untuk memastikan kesinambungan program hingga lima tahun ke depan,” ujar Suprayoga.  

Stranas ini juga akan dituangkan dalam revisi Perpres Nomor 72 Tahun 2021, yang rencananya selesai dan mulai berlaku pada Januari 2025.

Dengan pendekatan yang lebih terarah, pemerintah optimis angka stunting dapat ditekan menjadi 14,2% pada 2029, dan turun hingga 5% pada 2045.  

“Indonesia telah diakui dunia sebagai contoh terbaik dalam penurunan stunting. Dengan Stranas baru, kita optimis dapat terus mencetak prestasi dan membangun generasi yang sehat serta cerdas,” tutupnya.  

Strategi Nasional yang baru ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif.

Melalui fokus pada pencegahan stunting melalui pendekatan berbasis kelompok sasaran, sinergi antarlembaga, serta optimalisasi program gizi, langkah ini menjadi fondasi kuat bagi masa depan Indonesia yang lebih baik. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari kompetisi domestik. Striker Persipura, Reno Salampessy, curi perhatian John Herdman dengan cetak 2 gol.
Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Polres Probolinggo bentuk tim khusus untuk menangani kasus tujuh koper wisatawan mancanegara asal Thailand yang hilang di kawasan Gunung Bromo.
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN memprediksi awal Ramadhan 2026 di Indonesia berpotensi jatuh 19 Februari karena perbedaan pendekatan hilal global dan hilal lokal.
Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyindir insiden yang terjadi dalam laga Derby d’Italia pada 2021 silam. Pada saat itu, sebuah diving dari Juan Cuadrado sukses membawa Juventus menang.
Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah preman berkedok juru parkir liar diringkus tim kepolisian di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (16/2/2026).
Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Capaian ini semakin memperkuat posisi BRI Group sebagai institusi keuangan nasional yang konsisten menghadirkan instrumen pendanaan berbasis ESG

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT