GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaminan Sosial Punya Dampak Besar untuk Dongkrak Kesejahteraan Bagi Pekerja Informal

Peneliti dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI I Gede Dewa Karma Wisana tegaskan perlindungan sosial berdampak besar untuk pekerja informal.
Sabtu, 30 November 2024 - 09:01 WIB
Ilustrasi Pekerja
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Peneliti dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) I Gede Dewa Karma Wisana mengungkapkan bahwa perlindungan sosial berdampak signifikan bagi pekerja informal.

Pernyataan tersebut disampaikan I Gede pada Social Security Summit 2024 yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dia juga menambahkan bahwa jaminan sosial bisa memberi kesempatan kepada pekerja informal untuk memperoleh pekerjaan dan pendapatan yang lebih baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perlindungan sosial ini juga memberikan ruang untuk mereka menjadi lebih baik lagi, dengan program-program lainnya. Seperti bagaimana mereka yang pekerja informal menjadi formal, dapat berpartisipasi di industri yang lebih besar dengan kegiatan yang mampu memberikan mereka fix income yang tentunya jauh lebih tinggi," katanya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (30/11/2024).

I Gede menyatakan bahwa ini adalah proses yang berkelanjutan dan memberikan dampak besar bagi pekerja informal. Meskipun pendapatan mereka tidak tetap, jaminan sosial dapat membantu mereka untuk tidak jatuh semakin dalam.

"Artinya, nanti cakupan jaminan sosial ikut meningkat," ujarnya.

Sementara itu, pekerja kreatif yang juga merupakan anggota DPR Komisi IX Surya Utama berpendapat bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting untuk keberlangsungan hidup. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan dalam jangka waktu lama.

"Walaupun kita bukan penerima upah, tapi jaminan yang disediakan untuk kita sangat lengkap. Ada jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, hingga jaminan hari tua," jelas pria yang dikenal dengan nama Uya Kuya itu.

Bahkan, Uya Kuya menyatakan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan seperti BPJS Ketenagakerjaan adalah program yang disediakan oleh pemerintah dan sangat baik.

"Saya menyadari bahwa BPJS Ketenagakerjaan adalah satu metode jaminan sosial yang disediakan oleh pemerintah dengan konsep yang sangat bagus sekali untuk pekerja di Indonesia. Ini adalah jaminan sosial terbaik di Indonesia," lanjut dia.

Melihat situasi saat ini, Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Paulus Agung Pambudhi menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap skema BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadapi kemungkinan peningkatan jumlah pekerja informal atau non-penerima upah di masa depan.

"Kepesertaan yang akan bersumber dari peserta bukan penerima upah itu proporsinya akan semakin meningkat, sekitar 60 persen lebih daripada peserta penerima upah," ujar Paulus.

"Untuk itu tentu perlu mendapat perhatian yang khusus," tuturnya. (ant/nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pascabencana Sumatera, Pemerintah Percepat Pemulihan Sawah dan Lumpur

Pascabencana Sumatera, Pemerintah Percepat Pemulihan Sawah dan Lumpur

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera terus mempercepat penanganan pembersihan lumpur serta rehabilitasi lahan sawah yang
Jasa Raharja Sosialisasikan Zero Pending Claim Saat Momen Lebaran

Jasa Raharja Sosialisasikan Zero Pending Claim Saat Momen Lebaran

Pemerintah Indonesia terus berupaya maksimal dalam mewujudkan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 termasuk penyeberangan disejumlah pelabuhan Sumatera.
Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Kapasitas Stadion Bilino Polje dipastikan berkurang jelang laga krusial final play-off Piala Dunia 2026 antara Italia melawan Bosnia dan Herzegovina.
Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Aktris Arya Saloka harus mengakui dirinya mengalami trauma pernikahan. Itu terjadi akibat rumah tangganya dengan Putri Anne hancur setelah bercerai pada 2025.
Penilaian Pelatih Saint Kitts and Nevis untuk Beckham Putra setelah Anak Asuhnya Dibantai 4-0

Penilaian Pelatih Saint Kitts and Nevis untuk Beckham Putra setelah Anak Asuhnya Dibantai 4-0

Penampilan gemilang Beckham Putra Nugraha bersama Timnas Indonesia mendapat pujian dari pelatih Saint Kitts and Nevis Marcelo Serrano. Pelatih asal Brasil itu -
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Penilaian Pelatih Saint Kitts and Nevis untuk Beckham Putra setelah Anak Asuhnya Dibantai 4-0

Penilaian Pelatih Saint Kitts and Nevis untuk Beckham Putra setelah Anak Asuhnya Dibantai 4-0

Penampilan gemilang Beckham Putra Nugraha bersama Timnas Indonesia mendapat pujian dari pelatih Saint Kitts and Nevis Marcelo Serrano. Pelatih asal Brasil itu -
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT