Indonesia Butuh Investasi Rp13.528 Triliun untuk Kerek Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
- tvonenews.com/Taufik
Jakarta, tvonenews.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyebut Indonesia membutuhkan investasi sebesar Rp 13.528 triliun hingga 2029 untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
Target pertumbuhan ekonomi tersebut dicetuskan oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, nilai investasi tersebut mampu menyerap 3,47 juta tenaga kerja.
"Berdasarkan data Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dibutuhkan investasi sebesar Rp13.528 triliun pada 2025-2029 untuk merealisasikan target pertumbuhan ekonomi tersebut," ujar Rosan, Selasa (10/12/2024).
Selain investasi, target pertumbuhan ekonomi 8 persen juga dilakukan melalui hilirisasi di berbagai industri.
Di antaranya industri pertambangan, perkebunan, perikanan, dan kehutanan yang dinilai memiliki nilai tambah dan berdampak besar bagi perekonomian nasional.
Rosan menambahkan bahwa saat ini pemerintah tengah memetakan potensi hilirisasi dan berencana melakukan hilirisasi terhadap 28 komoditas.
Yakni batu bara, nikel, emas, perak, kobalt, gas alam, logam tanah jarang, udang, rumput laut, kakao, dan nila.
Ia menyatakan bahwa salah satu prioritas pemerintah dalam hilirisasi adalah industri baterai dan kendaraan listrik yang sangat bergantung pada nikel.
Pihaknya pun mengajak anggota Kamar Dagang Eropa (EuroCham) di Indonesia untuk bekerja sama mengoptimalkan potensi hilirisasi komoditas tersebut.
“Kami sangat terbuka untuk berdiskusi dengan EuroCham tentang bagaimana kita dapat bergerak maju dan bekerja sama dalam hilirisasi komoditas kita,” ujarnya.
Sebelumnya, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, bahwa pemerintah semakin terbuka terhadap investor asing.
Ia menyebut, pemerintah telah memangkas sejumlah regulasi dan menyederhanakan kebijakan yang sudah ada. Hal ini guna menarik investor datang ke Indonesia.
“Kita menjadi negara yang semakin terbuka. Daftar negatif investasi kami revisi sejak akhir 2021-2022, dari 100 industri yang tidak boleh dimasuki asing, sekarang hanya tinggal enam industri yang tidak boleh dimasuki asing,” ujar Rosan, dikutip Selasa (10/12/2024).
Selain itu, pemerintah juga berupaya menyederhanakan banyak aturan, kebijakan, dan regulasi agar dapat mengakomodasi investor dengan lebih baik.
Rosan mengatakan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk membantu Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen seperti yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto.
“Investasi akan memegang peranan yang sangat penting dalam bagaimana kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen ini, selain konsumsi,” ujarnya.
Load more