News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Investor Swiss Minta 10 Ribu Ha Lahan untuk Bangun Kebun dan Pabrik Kakao, Kementrans Plot di Wilayah Transmigrasi Luar Jawa: Jadi Peluang Kerja para Transmigran

Dia mengatakan Kementrans nanti akan menyiapkan lahan tersebut di area transmigrasi luar Jawa
Senin, 24 Februari 2025 - 22:26 WIB
Ilustrasi biji kakao
Sumber :
  • Stefan Kuhn/Pixabay)

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menerima investasi masuk dari Swiss dalam bentuk kebun dan pengolahan kakao (buah cokelat). Wamentrans Viva Yoga Mauladi menyatakan Swiss membutuhkan lahan seluas 10 ribu hektar (ha) untuk tujuan tersebut.

Dia mengatakan Kementrans nanti akan menyiapkan lahan tersebut di area transmigrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi ketenagakeraan, kebun dan pabrik yang akan dibangun dipastikan juga akan menyerap tenaga kerja dari masyarakat transmigran di wilayah setempat.

“Model kerja sama pengembangan bisnis seperti ini masih terbuka lebar di kawasan transmigrasi,” ucap Viva Yoga Mauladi mengutip antara, Senin (24/2/2025).

Di luar soal investasi yang masuk dari Swiss itu, Kementrans mengajak para pengusaha Indonesia untuk mengembangkan bisnis mereka di kawasan transmigrasi melalui investasi.

Ia menuturkan bahwa pengembangan industrialisasi di luar wilayah Jawa merupakan hal yang diharapkan oleh Wakil Presiden Indonesia Ke-1 Mohammad Hatta sejak 1946.

“Bung Hatta saat itu mengatakan industrialisasi besar-besaran harus segera dibangun di luar Jawa untuk itu diperlukan pemindahan penduduk Jawa sebagai tenaga kerjanya,” katanya.

Viva Yoga menyampaikan bahwa hingga kini implementasi program transmigrasi masih relevan karena perpindahan penduduk dari wilayah padat, seperti Jawa dan Bali, ke wilayah yang masih minim penduduk dapat membuat wilayah Indonesia aman dan terjaga dari klaim negara lain.

Selain itu, ia mengatakan bahwa di era Presiden Prabowo saat ini pelaksanaan program transmigrasi juga bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan, meningkatkan taraf hidup rakyat, serta mendukung program prioritas pembangunan dan swasembada pangan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ia menyatakan bahwa banyak kawasan transmigrasi yang kini menjadi lumbung pangan nasional di luar Pulau Jawa.

“Tinggal mensinergikan dengan food estate sehingga keinginan mewujudkan swasembada pangan bisa tercapai,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya menjadi lumbung pangan, Viva Yoga juga menuturkan bahwa banyak kawasan transmigrasi yang saat ini menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru.

Dari lahan-lahan transmigrasi yang dikembangkan oleh pemerintah di periode-periode terdahulu, ia menyatakan bahwa kini telah terbentuk 1.567 desa, 466 kecamatan, 116 kabupaten/kota, dan tiga provinsi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap persidangan. Sebanyak 13 tersangka telah dilimpahkan ke kejaksaan, sementara polisi masih
OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman jelaskan bahwa
Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Puluhan ribu peserta menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (24/6/2026).
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT