News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perjuangan Terakhir Mat Solar: Kronologi Sengketa Tanah yang Belum Tuntas

Mat Solar wafat di tengah sengketa tanah Tol Cinere-Serpong senilai Rp3,3 M. Keluarga berharap kejelasan hukum dan pencairan ganti rugi segera terealisasi.
Selasa, 18 Maret 2025 - 13:24 WIB
Rieke Diah Pitaloka kunjungi kediaman Mat Solar
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @riekediahp

Jakarta, tvOnenews.com - Mat Solar, aktor yang dikenal luas melalui perannya sebagai Bajuri dalam sitkom legendaris Bajaj Bajuri, meninggalkan kisah pahit yang belum terselesaikan hingga akhir hayatnya. 

Di balik senyum dan tawa yang selalu disuguhkan di layar kaca, Mat Solar menghadapi sengketa tanah yang rumit dan melelahkan terkait proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Serpong. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sengketa ini bukan sekadar soal uang ganti rugi, tetapi menyangkut harga diri dan perjuangan panjang seorang pekerja seni yang tanahnya terancam hilang karena klaim kepemilikan ganda.

Awal Mula Sengketa Tanah Mat Solar

Masalah ini bermula pada tahun 2019, ketika proyek pembangunan Jalan Tol Cinere-Serpong mulai memasuki tahap pengambilalihan lahan warga yang terkena dampak. Tanah milik Mat Solar seluas 1.313 meter persegi termasuk dalam area yang akan digarap untuk proyek tersebut. 

Pihak pengembang, PT Cinere Serpong Jaya, menghitung nilai ganti rugi sebesar Rp3,3 miliar untuk tanah tersebut, yang seharusnya menjadi hak sah Mat Solar sebagai pemilik resmi.

Namun, proses pencairan dana ganti rugi tersebut tersendat karena muncul klaim kepemilikan ganda atas lahan itu. Sebelum dibeli oleh Mat Solar, tanah tersebut diketahui dimiliki oleh seseorang bernama Idris. 

Idris mengklaim bahwa tanah tersebut sebenarnya belum pernah dijual secara sah kepada pihak lain. Menurut Idris, surat-surat tanah tersebut sebelumnya telah diserahkan kepada seseorang bernama Rusli sebelum akhirnya berpindah ke tangan Mat Solar.

Pada saat pembelian tanah, Mat Solar telah mengantongi sertifikat hak milik (SHM) yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). 

Namun, Idris mengajukan gugatan ke pengadilan, menyatakan bahwa sertifikat tersebut cacat hukum karena proses jual beli yang tidak sah. Gugatan ini membuat pengadilan harus memutuskan status hukum tanah tersebut sebelum ganti rugi bisa dibayarkan.

Rieke Diah Pitaloka Turun Tangan

Melihat ketidakadilan yang menimpa sahabat sekaligus lawan mainnya dalam Bajaj Bajuri, Rieke Diah Pitaloka, yang kini menjabat sebagai anggota Komisi VI DPR RI, tidak tinggal diam. Rieke secara terbuka menyuarakan ketidakadilan yang dialami Mat Solar dan keluarganya.

Dalam rapat bersama Direktur Utama PT Jasa Marga, Subakti Syukur, Rieke menekankan bahwa ganti rugi atas tanah milik Mat Solar harus segera diselesaikan. Ia menegaskan bahwa tanah tersebut dibeli Mat Solar dari hasil kerja kerasnya sebagai aktor dan pekerja seni. 

Rieke meminta agar tidak ada pihak yang mempermainkan hak Mat Solar dan keluarganya hanya karena adanya konflik administratif yang seharusnya bisa diselesaikan dengan cepat.

Rieke bahkan mengirimkan surat resmi kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meminta agar kementerian segera turun tangan menyelesaikan masalah ini. Rieke juga bertemu dengan pihak BPN untuk memastikan keabsahan sertifikat yang dimiliki oleh Mat Solar.

Mat Solar Meninggal Dunia di Tengah Ketidakpastian

Ironisnya, di tengah proses hukum yang belum juga menemui titik terang, Mat Solar mengembuskan napas terakhirnya pada 17 Maret 2025 akibat komplikasi kesehatan. Kepergian Mat Solar meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar yang telah lama menantikan keadilan atas sengketa tanah ini.

Rieke Diah Pitaloka, yang merasa kehilangan sosok sahabat dan mentor, menyampaikan permohonan maaf yang menyentuh hati. 

"Abang, maafin Oneng belum bisa perjuangin hak Abang," tulis Rieke dalam unggahan media sosialnya, merujuk pada peran ikonik mereka sebagai pasangan suami-istri di Bajaj Bajuri.

Dampak Sengketa pada Keluarga Mat Solar

Sengketa ini berdampak besar pada kehidupan keluarga Mat Solar. Istri dan anak-anak Mat Solar menghadapi tekanan psikologis dan finansial akibat ketidakpastian status tanah dan ganti rugi yang belum cair. 

Sebelum meninggal, Mat Solar bahkan sempat menyampaikan kepada keluarganya bahwa ia merasa kecewa karena haknya sebagai warga negara untuk mendapatkan kejelasan hukum tidak terpenuhi.

Keluarga kini harus menghadapi proses hukum yang berlarut-larut, di tengah biaya hidup yang terus meningkat. Mereka berharap agar hak atas tanah tersebut bisa segera dipastikan, dan dana ganti rugi bisa dicairkan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga yang ditinggalkan.

Dana Ganti Rugi Masih Tertahan di Pengadilan

Hingga saat ini, proses hukum terkait ganti rugi tanah Mat Solar masih terus berlangsung. Dana sebesar Rp3,3 miliar yang seharusnya menjadi hak keluarga Mat Solar telah dititipkan ke Pengadilan Negeri Tangerang melalui mekanisme konsinyasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, dana tersebut sudah disiapkan, tetapi belum bisa dicairkan hingga ada keputusan hukum yang sah mengenai kepemilikan lahan tersebut.

Keluarga besar Mat Solar berharap agar proses ini segera menemukan titik terang. Rieke Diah Pitaloka dan sejumlah rekan sesama artis terus memberikan dukungan moral dan tekanan politik agar pihak berwenang segera menyelesaikan kasus ini dengan adil. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Santai Thom Haye soal Kemungkinan Persib Juara di Liga Super

Ucapan Santai Thom Haye soal Kemungkinan Persib Juara di Liga Super

Persib Bandung kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat terkuat peraih gelar Liga Super 2025-2026. Hingga pekan ke-25, Maung Bandung masih ...
Polisi Beberkan Fakta Baru yang Mencengangkan Terkait Kasus Penyiraman Air Keras di Bekasi

Polisi Beberkan Fakta Baru yang Mencengangkan Terkait Kasus Penyiraman Air Keras di Bekasi

Polisi bocorkan fakta baru yang mencengangkan di balik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi
Respons Pedas Ono Surono Terkait Rumahnya Digeledah KPK

Respons Pedas Ono Surono Terkait Rumahnya Digeledah KPK

Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono lontarkan respons pedas terkait rumahnya digeledah KPK saat mengunjungi Sumedang, Jumat (3/4/2026).
Cerita Pelatih Persis Solo soal Pemain Asingnya Keracunan jelang Hadapi PSM

Cerita Pelatih Persis Solo soal Pemain Asingnya Keracunan jelang Hadapi PSM

 Persis Solo akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas PSM Makassar pada pekan ke-26 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan ber-
Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Terungkap, Isi Pembahasan Pertemuan Seskab Teddy dengan Wapres Gibran

Terungkap, Isi Pembahasan Pertemuan Seskab Teddy dengan Wapres Gibran

Terungkap, isi pembahasan pertemuan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. 
Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Respons cepat Dedi Mulyadi saat diajak Melanie Subono bahas nasib gajah Sumatera di Bandung Zoo menuai pujian. Fokus pada perbaikan kesejahteraan satwa.
Eropa Mulai Ikat Pinggang untuk Hadapi Krisis Energi

Eropa Mulai Ikat Pinggang untuk Hadapi Krisis Energi

Eropa mulai ikat pinggang dalam menghadapi krisis energi berkepanjangan seiring pasokan minyak dan gas yang semakin ketat akibat konflik geopolitik yang belum
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT