News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Bangkit ke Zona Hijau di Awal Pekan, Analis Prediksi Tren Penguatan Berlanjut

IHSG kembali menguat di awal pekan setelah terkoreksi sebelumnya. Para analis memprediksi indeks berpotensi melanjutkan penguatan di rentang 8.660-8.700.
Senin, 8 Desember 2025 - 10:18 WIB
Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Pergerakan positif ini sekaligus menjadi pembalikan arah setelah IHSG ditutup melemah pada akhir pekan sebelumnya.

Mengutip data RTI, Senin (8/12/2025), IHSG naik 25,386 poin atau setara 0,26 persen menuju level 8.655 pada pukul 09.18 WIB. Saat pembukaan, indeks sempat berada di posisi 8.676, sebelum bergerak pada kisaran level terendah 8.642 dan tertinggi 8.682.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp3,190 triliun dengan volume perdagangan sebesar 7,001 miliar saham. Frekuensi transaksi mencapai 491.599 kali. Kapitalisasi pasar pasar tercatat sebesar Rp15.914 triliun.

Dari total saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, sebanyak 313 saham terpantau menguat. Sementara 221 saham terkoreksi, dan 178 saham stagnan tidak mengalami perubahan harga.

Sentimen Pasar Mulai Positif

Kebangkitan IHSG di sesi awal menunjukkan adanya respons positif investor terhadap pasar domestik setelah tekanan pada perdagangan sebelumnya. Sejumlah analis menilai, pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan.

"Secara teknikal, IHSG berpotensi menguat hari ini. Diperkirakan support berada di level 8.550–8.600 dan resistance di 8.660–8.700," ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.

Menurutnya, pelemahan IHSG pekan lalu dipengaruhi tekanan ekonomi global dan kondisi pasar keuangan internasional. Selain itu, minat beli investor asing yang tercatat sebesar Rp206 miliar juga turut memengaruhi dinamika pasar.

Analisis Teknis: Tren Bullish Masih Terbuka

Sementara itu, riset MNC Sekuritas menyampaikan bahwa meskipun IHSG sempat terkoreksi 0,09 persen ke level 8.632 pada perdagangan sebelumnya, tekanan jual menunjukkan tren penurunan.

"Secara teknikal, best case IHSG saat ini berada di akhir wave (iii) dari wave [iii] dan berpotensi menguji resistance di level 8.709," tulis tim analis MNC Sekuritas dalam risetnya.

Namun, MNC Sekuritas juga memberi catatan kehati-hatian kepada pelaku pasar. Dalam skenario terburuk, koreksi lanjutan masih dapat terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Waspadai worst case koreksi IHSG ke level 8.410–8.516 untuk membentuk wave (iv) dari wave [iii]. Diperkirakan support berada di 8.592–8.553 dan resistance pada 8.709–8.769," lanjut riset tersebut.

Arah IHSG Dipengaruhi Sentimen Global

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Fabio Lefundes Resmi Jadi Pelatih Java United, Bawa Misi Besar di Super League 2026-2027

Fabio Lefundes Resmi Jadi Pelatih Java United, Bawa Misi Besar di Super League 2026-2027

Pelatih asal Brasil tersebut langsung mendapat tugas besar membangun tim yang sebelumnya bernama Malut United dengan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT