News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPKH Tegaskan Dana Pengembalian Haji Khusus 1447 H Aman, Pencairan Tinggal Tunggu Administrasi

BPKH menegaskan seluruh proses pencairan dana Pengembalian Keuangan (PK) Haji Khusus dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Jumat, 2 Januari 2026 - 14:21 WIB
Ilustrasi Haji
Sumber :
  • pixabay

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan dana Pengembalian Keuangan (PK) untuk penyelenggaraan ibadah Haji Khusus Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam kondisi aman, mencukupi, dan likuid.

Kepastian ini disampaikan untuk merespons aspirasi serta kekhawatiran Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) terkait kepastian pencairan dan keberangkatan jemaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Badan BPKH, Ahmad Zaky, mengatakan BPKH tetap berkomitmen penuh mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang transparan, akuntabel, dan patuh regulasi.

“Hingga saat ini, BPKH terus melakukan koordinasi intensif dengan kementerian terkait. Tanpa adanya pengajuan atau instruksi resmi, BPKH tidak memiliki dasar hukum untuk melakukan pencairan. Hal ini semata-mata dilakukan untuk menjaga prinsip akuntabilitas, kehati-hatian, dan kepatuhan terhadap mekanisme audit,” ujar Ahmad Zaky, kepada tvOnenews.com, Jumat (2/1/2026).

BPKH menegaskan seluruh proses pencairan dana PK dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai pengelola dana umat, BPKH hanya dapat menyalurkan dana berdasarkan instruksi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah selaku pemangku kewenangan teknis penyelenggaraan ibadah haji.

Menjawab isu ketersediaan anggaran, Zaky memastikan tidak ada persoalan dari sisi keuangan. Menurutnya, keterlambatan pencairan sama sekali tidak berkaitan dengan kondisi likuiditas BPKH, melainkan murni karena proses verifikasi administratif yang masih berlangsung di tingkat kementerian.

“Kami memastikan bahwa dana telah siap. Saat ini kami hanya menunggu penyelesaian proses administratif di kementerian terkait agar pencairan dapat dilakukan secara tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan dapat segera dimanfaatkan oleh pihak penyelenggara,” tegasnya.

BPKH menyatakan akan segera menindaklanjuti pencairan Pengembalian Keuangan Haji Khusus begitu seluruh persyaratan administratif terpenuhi.

Langkah ini disebut sebagai bentuk dukungan nyata BPKH dalam menjaga kualitas penyelenggaraan ibadah Haji Khusus agar tetap profesional, transparan, dan memberikan kepastian layanan bagi seluruh jemaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Penyelenggaraan Haji Khusus tahun 2026 dinilai berada di ambang krisis keberangkatan.

Hal itu disampaikan oleh 13 Asosiasi Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang menilai risiko kegagalan berangkat kian besar akibat belum siapnya sistem pelunasan serta belum dicairkannya Pengembalian Keuangan (PK) jamaah dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) ke rekening PIHK.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Periksa Dirjen Integrasi Transportasi Kemenhub, Kasus Suap Proyek Rel Kian Melebar

KPK Periksa Dirjen Integrasi Transportasi Kemenhub, Kasus Suap Proyek Rel Kian Melebar

KPK periksa Dirjen Integrasi Transportasi Kemenhub terkait kasus suap proyek rel DJKA, jumlah tersangka capai 21 dan libatkan korporasi.
Kabar Baik untuk Warga Jakarta! Naik MRT, TransJ hingga LRT Jakarta Besok Gratis

Kabar Baik untuk Warga Jakarta! Naik MRT, TransJ hingga LRT Jakarta Besok Gratis

Ia menegaskan, fasilitas gratis ini diberikan sebagai bentuk kemudahan bagi masyarakat sekaligus ajakan untuk memanfaatkan transportasi publik
Kemenhaj Lumajang Terima Aduan Dugaan Penipuan Percepatan Berangkat Haji, Segini Kerugian Korban

Kemenhaj Lumajang Terima Aduan Dugaan Penipuan Percepatan Berangkat Haji, Segini Kerugian Korban

Kasus penipuan berkedok percepatan ibadah haji mulai bermunculan di Lumajang. Kemenhaj Lumajang, bahkan telah menerima dua laporan dari warga korban penipuan.
RUPS 2026 Astra International Rombak Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

RUPS 2026 Astra International Rombak Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

PT Astra International Tbk. (ASII) gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini. Rapat mengumumkan adanya perombakan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Temui Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diejek Siswa, KDM Lakukan Sidak ke Sekolah

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Temui Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diejek Siswa, KDM Lakukan Sidak ke Sekolah

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi temui Guru SMAN 1 Purwakarta, Bu Atun yang diejek siswa. Kang Dedi Mulyadi (KDM) sidak ke sekolah bertemu para siswa
Pratama Arhan Gigit Jari, Posisinya di Bangkok United Terancam usai Kedatangan Bek Korea di Tengah Ancaman Regulasi Baru

Pratama Arhan Gigit Jari, Posisinya di Bangkok United Terancam usai Kedatangan Bek Korea di Tengah Ancaman Regulasi Baru

Nasib pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, terancam berada di ujung tanduk. Kariernya bersama Bangkok United diselimuti tanda tanya usai kehadiran bek Korea.

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Di tengah sorotan atas insiden dirinya menjadi bahan olokan sejumlah murid, Bu Atun justru menunjukkan keteladanan lewat gaya hidup bersahaja dan pandangan humanis terhadap pendidikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT